10 hal yang harus Anda tanyakan pada diri sendiri sebelum melayangkan gugatan cerai

Keputusan untuk bercerai memang sangat pribadi. Jadi sebelum melayangkan gugatan, tanyakan 10 hal ini pada diri Anda sendiri.

2,627 views   |   44 shares
  • Masa pacaran biasanya dipenuhi kemesraan yang berlanjut di pelaminan. Tidak ada satupun pasangan yang tentunya membayangkan bahwa 5, 10 atau bahkan 25 tahun kemudian, mereka mempertimbangkan untuk bercerai. Menjalani biduk rumah tangga memang tidak mudah, tidak ada buku panduan yang disiapkan untuk setiap pasangan. Keputusan bercerai memang memiliki alasannya masing-masing dan sangat pribadi, namun sebelum melayangkan gugatan cerai coba tanyakan sepuluh hal ini pada diri Anda sendiri.

  • 1. Apakah dengan sadar atau tidak aku telah menjadi bagian dari penyebab kemelut rumah tanggaku?__

  • Lakukan instrospeksi dan perenungan secara jujur pada diri sendiri sambil bertanya, 'Adakah ucapan dan perilaku yang kulakukan selama ini kurang berkenan padanya?' Saat Anda melihat masalah dari 'aku', maka Anda memberikan kontribusi positif dalam menyelesaikan masalah.

  • 2. Apakah aku atau pasanganku sedang dalam kondisi stres karena berbagai urusan sehingga berimbas pada hubungan kami?

  • Seseorang dalam kondisi stres akan berucap dan bertindak di luar kebiasaannya. Namun jika perilaku ini terjadi terus-menerus tentu akan membuat pasangan frustrasi dan kecewa dengan sikap Anda. Bila hidup Anda selalu merasa diburu-buru, tidak ada waktu atau pekerjaan yang tidak kunjung selesai, berhentilah dan atur sesuai prioritasnya.

  • 3. Apakah aku mengharapkan terlalu banyak dari pasanganku?

  • Setiap orang mengharapkan pasangan yang ideal; punya pekerjaan tetap, gaji bagus, rajin membantu di rumah, mau memperbaiki pipa bocor, memasak, dan seterusnya. Namun harapan yang berlebihan akan menyebabkan Anda kecewa. Pasangan Anda juga manusia biasa loh. Kenapa tidak melakukan sendiri apa yang Anda bisa lakukan sesuai dengan porsi Anda.

  • 4. Apakah ada masalah seksual yang tersembunyi?

  • Kehidupan suami istri tidak dapat dipisahkan dari kepuasan dalam hubungan intim. Ini adalah cara yang sah untuk mengungkapkan rasa cinta. Walaupun mungkin canggung, beritahu ketidakpuasan yang Anda rasakan dan apa yang Anda inginkan.

  • 5. Apakah kesalahan pasanganku sebesar 'raksasa'?

  • Ada saja pasangan yang memulai rumah tangga dengan banyak ketidakcocokan. Bila ini yang terjadi, buatlah daftar apa yang Anda harapkan dari masing-masing agar bisa bahagia. Membahasnya secara terbuka di awal perkawinan akan sangat bermanfaat daripada mendiamkannya hingga akhirnya menjadi 'raksasa'.

  • 6. Apakah aku ingin bercerai atau memperbaiki hubungan perkawinan?

  • Alasan utama yang bisa diterima untuk bercerai adalah bila keselamatan fisik Anda dalam bahaya atau penyebab lainnya. Memperbaiki yang sudah retak memerlukan waktu dan kerelaan untuk saling mengerti kebutuhan masing-masing tanpa mengorbankan salah satu pasangan.

  • Advertisement
  • 7. Apakah ada pihak ketiga?

  • Menghadapi keadaan ini, Anda dapat meneliti dan coba menemukan akar masalahnya. 75% dari hubungan dengan pihak ketiga gagal di tengah jalan. Oleh sebab itu, lebih baik menyuntikkan energi ke dalam pernikahan Anda daripada bercerai.

  • 8. Apakah aku siap secara emosi dan keuangan?

  • Akan ada dampak yang serius untuk hidup dalam kesendirian setelah bertahun-tahun hidup dengan seorang pendamping. Belum lagi dampak keuangan yang bisa timbul akibat perpisahan. Siapkah Anda menghadapinya?

  • 9. Masihkah ada percikan cinta dalam diriku?

  • Setelah sekian lama merawat cinta, hampir tidak mungkin cinta tersebut lenyap begitu saja dari hati Anda. Hidupkan sisa-sisa cinta yang ada dengan resep-resep perawatan cinta yang baru. Resep lama mungkin sudah waktunya diganti sesuai dengan kebutuhan masing-masing agar bisa bahagia.

  • 10. Di manakah aku bisa mendapatkan bantuan para ahli hubungan pernikahan?

  • Carilah bantuan dari para ahli agar meringankan beban Anda. Mereka mungkin tidak bisa menyelesaikan masalah Anda, namun paling tidak Anda memiliki tempat bercerita dan menerima nasihat dari seorang ahli yang berdiri di tengah tanpa memihak siapa pun.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

10 hal yang harus Anda tanyakan pada diri sendiri sebelum melayangkan gugatan cerai

Keputusan untuk bercerai memang sangat pribadi. Jadi sebelum melayangkan gugatan, tanyakan 10 hal ini pada diri Anda sendiri.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr