Perselingkuhan selalu sulit untuk dimaafkan, tetapi apakah selalu begitu?

Terkadang ada baiknya mencoba untuk memaafkan pasangan yang tidak setia. Mengapa?

1,133 views   |   14 shares
  • Kita semua tahu bahwa pengampunan adalah hal yang terpenting -terutama dalam sebuah hubungan. Namun, banyak yang berpikir bahwa dalam kondisi tertentu -seperti perselingkuhan, pengampunan bukan hal yang mudah dilakukan.

  • Namun beberapa pasangan berhasil menemukan solusi untuk saling memaafkan dan bergerak maju, namun tidak banyak juga yang sulit melakukannya. Yang terpenting adalah, memahami bahwa tidak ada penilaian untuk orang-orang yang memilih untuk mengampuni dan memulihkan kesalahan yang telah terjadi.

  • Baca : Letters from a lover

  • Seringkali setelah mengetahui bahwa seseorang tidak setia, reaksi pertama kita adalah marah besar dan timbul rasa tidak percaya. Lakukan hal-hal di bawah ini agar pasangan mau mempertimbangkan untuk mengampuni Anda.

  • 1. Mengakui kesalahan

  • Sejak awal, mengakui perbuatan sendiri sebagai sesuatu yang salah dan mau bertanggung jawab atas kesalahannya. Walau tidak dapat memecahkan masalah, setidaknya ini dapat menciptakan awal baik untuk memulainya.

  • 2. Semua pertimbangan diambil untuk memperbaiki masalah

  • Setelah pengakuan, berusahalah untuk memperbaiki situasi. Seperti, tidak menghubungi selingkuhannya lagi, berusaha memupuk kepercayaan, memahami perasaan tidak percaya pasangan, berusaha keras membuktikan niat untuk berubah, tidak memaksa keintiman dan mencari bantuan profesional dan spiritual.

  • 3. Di atas itu semua, perlu kejujuran

  • Mulai sekarang, jujurlah dalam segala perbuatan Anda, baik maupun buruk. Ketika kebohongan tidak memiliki tempat dalam sebuah hubungan, kepercayaan mulai terbentuk lagi, dan bersama-sama Anda dapat menghadapi tugas memperbaiki hubungan kembali. Bagian terpenting dari menjadi jujur adalah tidak pernah mengulangi kesalahan yang sama lagi.

  • 4. Keinginan untuk tetap berada dalam keluarga

  • Meskipun tidak terjadi dalam semua keluarga, suami dan istri dapat memutuskan untuk memberikan kesempatan kedua untuk memperbaiki hubungan demi keutuhan rumah dan anak-anak.

  • _Baca : 10 proven ways to spot a cheater

  • Seorang single mother pernah berkata kepada saya, "Jika ada kesempatan anak-anak saya tumbuh di dalam sebuah keluarga dengan ayah (dan ibu) mereka, saya pasti bisa belajar untuk memaafkan. Saya akan mengubur ego saya dan memutuskan untuk memaafkan, karena anak-anak saya pantas mendapatkan keluarga yang utuh."

  • Advertisement
  • Keputusan untuk memaafkan pasangan yang telah melanggar kesetiaan, tidaklah mudah. Namun di atas itu semua, ini adalah keputusan pribadi seseorang. Jika Anda berada dalam kondisi ini, penting untuk merenungkan pilihan Anda secara matang. Apapun keputusannya, buatlah dengan keyakinan dan kepastian bahwa itu yang terbaik untuk diri sendiri dan keluarga Anda.

  • Artikel ini diadaptasi dan diterjemahkan dari artikel Forgiving infidelity seems impossible -- but is it always oleh Denhi Chaney.

Bantu kami menyebarkan

Denhi Chaney mengantongi gelar masternya dalam bidang Terapi Rumah Tangga dan Keluarga. Ia juga seorang ibu dari satu orang anak

Perselingkuhan selalu sulit untuk dimaafkan, tetapi apakah selalu begitu?

Terkadang ada baiknya mencoba untuk memaafkan pasangan yang tidak setia. Mengapa?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr