Siapkah saya jatuh cinta lagi setelah perceraian yang menyakitkan?

Pengalaman pahit adalah sebuah proses bagi Anda untuk lebih baik lagi, dan pelajaran untuk menemukan yang terbaik.

1,016 views   |   14 shares
  • Siapa sih, pasangan menikah yang menginginkan sebuah perceraian? Ini adalah sebuah bentuk kegagalan dan pengkhianatan terhadap komitmen dan cinta yang telah dibangun bersama. Namun, tetap banyak pasangan yang memilih perceraian sebagai jalan akhir saat pernikahan yang mereka dambakan tak kunjung mendatangkan kebahagiaan yang diharapkan.

  • Namun, apakah Anda akan terus terpuruk dalam kesendirian setelah mengalami kegagalan dalam pernikahan? Kapankah Anda siap untuk bangkit, mencari kebahagiaan lagi? Ini beberapa hal yang sebaiknya Anda persiapkan saat ingin memulai cinta yang baru (setelah kegagalan pernikahan) lagi.

  • Lupakan masa lalu

  • Tentu bukan alasan yang bijak untuk jatuh cinta hanya karena ingin balas dendam atas sakit hati dari pernikahan sebelumnya. Untuk bisa merasa bahagia lagi, Anda harus benar-benar melupakan dan menerima kejadian pahit di masa lalu, sebagai bagian dari masa lalu. Berdamailah, maka Anda akan dapat memulai cinta baru yang penuh kedamaian.

  • Jadilah cerdas

  • Jangan pernah jatuh ke dalam lubang yang sama. Berhati-hatilah dan bersikap dewasa saat memutuskan untuk memulai cinta yang baru. Pastikan dengan baik sebelum membuka hati Anda, dengan menguji terlebih dahulu karakter dari calon kekasih Anda.

  • Bersikaplah tenang

  • Suatu ketika Anda mungkin akan bertemu dengan mantan, bersikaplah dengan tenang dan dewasa. Jika situasi pertemuan mungkin memanas jagalah hati dan pikiran Anda agar tidak mudah terprovokasi. Hindari segala macam percekcokan dan keinginan untuk saling menyalahkan, sebab semua sudah tidak ada gunanya lagi.

  • Masa depan menyambut Anda

  • Daripada mengingat-ingat selalu akan masa lalu yang pahit, sebaiknya Anda maju memandang masa depan yang sedang menyambut Anda. Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan dan rencanakan. Mulai sekolah lagi, meniti karir lebih baik atau melakukan hal-hal penting lainnya yang selama ini tidak sempat Anda lakukan.

  • Perbanyak pertemanan

  • Jangan tinggal berdiam diri saja, trauma pada hubungan baru dan menutup hati Anda. Justru, sekarang waktunya Anda memiliki kesempatan berteman dengan sebanyak-banyaknya orang. Dari pertemanan-pertemanan inilah Anda akan kembali menemukan banyak karakter orang dan melalui pengalaman yang sudah dilalui Anda akan mampu menyeleksi pribadi yang tepat sesuai dengan hati Anda.

  • Sementara waktu nikmati kesendirian Anda

  • Meski ada banyak yang menaruh simpati kepada Anda, jangan terburu-buru membuka hati lagi. Untuk sementara waktu, nikmati kesendirian Anda sambil melakukan introspeksi diri, mengumpulkan kembali hal-hal yang selama ini hilang dari diri Anda.

  • Advertisement
  • Berpikirlah positif

  • Jangan pernah trauma dengan kejadian pahit yang pernah Anda alami. Sebaliknya, berpikirlah secara positif bahwa kejadian demi kejadian yang telah Anda alami adalah sebuah proses pembelajaran untuk membuat Anda menjadi lebih baik lagi di masa depan.

  • Libatkan orangtua, saudara, dan sahabat

  • Sebelum memutuskan untuk menjalani kehidupan yang baru dengan seseorang, terlebih dahulu mintalah saran dari orangtua, saudara dan sahabat-sahabat Anda. Mereka adalah orang-orang yang tidak perlu Anda ragukan lagi kesetiaannya.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

Siapkah saya jatuh cinta lagi setelah perceraian yang menyakitkan?

Pengalaman pahit adalah sebuah proses bagi Anda untuk lebih baik lagi, dan pelajaran untuk menemukan yang terbaik.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr