Seni Merayakan Hari Besar: Menciptakan Tradisi dalam Keluarga dan Lingkungan

Menggali resep-resep masakan tradisional, dekorasi , dan tradisi dapat menjadikan perayaan hari besar lebih menyenangkan.

1,318 views   |   shares
  • Rutinitas wajib biasanya menyelimuti hari-hari kita yang “normal”. Tapi menyambut hari raya dapat memberikan sebuah perubahan yang menyenangkan dalam rutinitas kita dengan perayaan dan kesempatan untuk berkumpul bersama anggota keluarga lainnya. Semua ini memelihara jiwa kita dan menyeimbangkan kehidupan kita. Lebaran, Natal, Imlek, Waisak merupakan perayaan yang menyenangkan dan memberikan kebahagiaan tersendiri. Buatlah perayaan hari besar menjadi lebih bermakna dengan tradisi yang diwariskan dalam keluarga Anda sendiri. Tidak semua kebudayaan merayakan Natal atau Lebaran, mungkin Anda dapat menciptakan tradisi baru yang dapat Anda baurkan dengan tradisi lama keluarga.

  • Menggali resep-resep masakan tradisional, dekorasi, dan tradisi dapat menjadikan perayaan hari besar lebih menyenangkan. Saat Anda belajar tentang akar kebudayaan atau agama keluarga Anda, Anda dapat melihat dari buku-buku tentang pakaian adat apa yang populer di daerah itu. Hal ini akan membantu memberikan gambaran tentang seperti apa mereka di jaman itu. Cobalah untuk menemukan jenis rumah, seni dan musik dari era mereka.

  • Makanan yang berupa anggur dan apel, kurma dan kacang-kacangan dapat menjadi bagian dari tradisi keluarga Anda. Sirup markisa, es campur, dan kue-kue tradisional mengingatkan kita akan masa lalu. Di keluarga kita pasti ada makanan khas yang resepnya diturun-temurunkan dari nenek kita. Saya ingat bagaimana ibu saya dulu mengajar saya dan kakak saya membuat kue lapis legit di oven tradisional kami yang masih memakai arang sebagai pemanas. Kakak dan saya bercucuran keringat karena harus membuka tutup oven itu setiap 5 menit untuk menambahkan lapisan baru di kue. Namun kami sangat menikmati hasilnya karena ibu meracik sendiri bumbu-bumbunya sehingga rasanya sangat lezat. Ayah selalu membanggakan kue buatan kami ini di depan tamu-tamunya.

  • Saya ingat bagaimana keluarga saya merayakan tahun baru Imlek sewaktu saya masih kecil. Begitu banyak jenis makanan yang tersedia di hari besar itu. Pertama-tama kami menyuguhkannya ke leluhur kami yang sudah meninggal. Sesudah doa-doa selesai barulah kami menyantapnya bersama. Kami juga menikmati parade meriah di jalan yang diadakan oleh beberapa klenteng di kota kami. Ada ular naga panjang dan barongsai yang menari untuk meraih angpao (amplop merah kecil berisi uang) yang digantung tinggi-tinggi di depan toko-toko besar.

  • Sesudah menikah suami dan saya tinggal di komplek perumahan di mana penduduknya kebanyakan beragama Islam. Kami berbaur dengan para tetangga merayakan Lebaran. Saling mengunjungi untuk bersilahturami dan membawa buah tangan. Kami juga memasak ketupat sayur untuk di rumah sendiri sebagai bagian dari tradisi kami. Di hari Natal kami menyediakan kue-kue bagi tetangga yang datang ke rumah.

  • Advertisement
  • Karena kerukunan di antara tetangga begitu kental, kami juga mengadakan perayaan bersama untuk menyambut hari kemerdekaan dan malam tahun baru. Kami menghias gapura bersama, mengadakan lomba makan kerupuk yang digantung dan lomba lari karung bagi anak-anak serta memanjat tiang yang dilumuri oli pelumas bagi orang dewasa. Tentu saja semua ini dimeriahkan dengan hadiah-hadiah dan band di lapangan pada malam harinya. Pada malam tahun baru kami bersama tetangga mengadakan karaoke di jalanan depan rumah sambil menikmati hidangan sate kambing yang diborong dari salah satu warung dekat perumahan kami tinggal.

  • Berbagai tradisi dapat kita ciptakan dan baurkan untuk menikmati hari raya. Baik itu untuk keluarga kita sendiri atau pun untuk masyarakat di sekitar kita. Semua ini akan menambah kerukunan dan keeratan di antara anggota keluarga dan lingkungan kita. Dengan demikian kita juga menemukan kegembiraan dan gairah hidup untuk pengobat kebosanan akibat dari kehidupan yang terlalu rutin.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Bobby Dapalangga dari artikel asli “The art of Celebration: Family Heritage Halloween” karya Pam McMurtry.

Bantu kami menyebarkan

Pam McMurtry is a wife, parent, artist and writer. Her "A Harvest and Halloween Handbook" is sold at Amazon.com.

Seni Merayakan Hari Besar: Menciptakan Tradisi dalam Keluarga dan Lingkungan

Menggali resep-resep masakan tradisional, dekorasi , dan tradisi dapat menjadikan perayaan hari besar lebih menyenangkan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr