Bersahabat dengan mantan. Ya atau tidak?

Berteman dengan mantan apalagi sampai bersahabat tidak semudah yang Anda bayangkan!

1,074 views   |   9 shares
  • Saat mendengar nama mantan disebut kembali, reaksi yang diperlihatkan seseorang dengan yang lainnya bisa berbeda-beda. Ada terlihat malu sambil senyam-senyum sendiri, ada yang terlihat biasa saja alias tidak ada komentar tetapi ada juga yang berubah menjadi kesal saat pembicaraan sudah menjurus ke mantan.

  • Tentu setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda-beda dengan mantan kekasinya. Begitu juga bagaimana hubungan mereka setelah berpisah satu sama lain. Ada yang memilih untuk tidak menjalin hubungan sama sekali pasca putus, tetapi ada juga yang tetap menjalin hubungan pertemanan dengan baik.

  • Tentu, berteman dengan mantan apalagi sampai bersahabat tidak semudah yang Anda bayangkan. Bagaimanapun, si mantan dulunya orang yang pernah Anda cintai dan berbagi saat-saat istimewa bersama. Lalu ketika hubungan percintaan Anda berakhir, apakah Anda bisa melanjutkan kembali dengan hubungan yang berbeda? Dalam hal ini hubungan persahabatan. Bisakah? Saya bertanya pada beberapa orang, begini jawaban mereka:

  • "Kalaupun bisa bersahabat dengan mantan, untuk apa? Sama halnya kita membuka luka lama dan menggali kembali kenangan yang ingin dikubur. Mungkin memang ada orang yang memang bisa menjalin persahabatan dengan mantannya, namun saya yakin perasaannya tidak seratus persen murni untuk bersahabat. Apalagi bila mantannya itu dulunya adalah mantan terindah dengan sejuta kenangan indah dan bahagia. Saya pikir, rasa yang dulu ada sewaktu-waktu bisa saja muncul dan beresiko untuk kembali jatuh cinta. Manusia kan terkadang bisa bersikap tidak rasional terutama dalam hal perasaan. Daripada bersahabat mending anggap teman biasa saja ya." ....(xx),.....

  • "Bersahabat dengan mantan? Hmmm.. kenapa tidak? Bisa-bisa saja kok. Menjaga silahturahmi itu penting. Namun tentu diperlukan restu dari pasangan Anda saat ini, begitupula dengan pasangan dari mantan Anda. Jangan sampai ada yang terluka karena persahabatan tersebut. Pastikan tidak ada pihak yang merasa cemburu dan keberatan. Selain itu, yakinkan diri Anda untuk tidak 'baper' ya. Ingat, tujuan Anda bersahabat, bukan untuk merebut kembali hatinya kan?"........(xx),....

  • "Sebenarnya, menjalin persahabatan dengan mantan tidak menjadi persoalan, asal Anda dan dia sudah benar-benar move on dari hubungan yang dahulu. Anda dan dia harus bisa mengontrol perasaan. Bila saat mengobrol dengannya Anda merasa biasa saja layaknya mengobrol dengan teman, tandanya Anda siap berteman dengannya tanpa menyimpan perasaan lama. Tetapi, perhatikan juga respon dan gerak-geriknya, jangan sampai hubungan persahabatan itu hanya modus bagi dia untuk bisa mencari kembali mendekati Anda. Jika demikian, sebaiknya jaga jarak ya." ....(xx)....

  • Advertisement
  • Setiap orang tentu memiliki alasan saat masih ingin bersahabat dengan si mantan. Sudah bukan jamannya lagi, Anda putus lalu bermusuhan layaknya anak kecil. Mulailah untuk berdamai dengan diri sendiri. Bukankah menjalin hubungan baik dengan seseorang itu wajar? Walaupun ia mantan Anda sekalipun, pastikan Anda dapat bisa memposisikan dia pada tempatnya. Jangan memberi perhatian yang lebih, hargai hubungan persahabatan Anda.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Ezra adalah seorang suami yang bekerja dalam bidang digital marketing di sebuah perusahaan asing. Dia menggemari olahraga, traveling, membaca, menonton film, teknologi dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ikuti akun Twitternya di .

Bersahabat dengan mantan. Ya atau tidak?

Berteman dengan mantan apalagi sampai bersahabat tidak semudah yang Anda bayangkan!
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr