Ketika anak remaja saya salah memilih sosok idolanya. Apa yang bisa saya lakukan?

Apakah anak remaja Anda mulai mempunyai idola dan Anda merasa khawatir akan berdampak negatif terhadap buah hati Anda? Berikut ini merupakan cara yang dapat Anda lakukan untuk menyiasati kekhawatiran Anda tersebut.

203 views   |   4 shares
  • Setiap orang pasti pernah memiliki idola, kita tidak bisa memungkiri bahwa kita pernah atau masih memiliki seseorang yang dikagumi, diidolakan dan dicintai. Tentu pasti ada beberapa faktor dan alasan tersendiri kenapa kita mengidolakan orang tersebut. Jika dipandang dari sudut pandang psikologis, mengidolakan seseorang itu sesuatu yang wajar, hampir seluruh remaja normal mengalami hal ini.

  • Namun yang menjadi masalah adalah ada kalanya seorang remaja seringkali menjadi kelewat batas dalam mengidolakan sosok seseorang apalagi jika dampaknya membawa pengaruh negatif dalam pergaulannya, sebab tidak sedikit para idola yang umumnya adalah figur yang dikenal banyak orang mengalami masalah dan terjerumus dalam perilaku yang negatif. Hal ini tentu berbahaya jika dianggap sebagai suatu teladan yang harus diikuti karena alasan mengidolakan.

  • Segala sesuatu yang berlebihan sudah pasti memiliki efek yang kurang baik dan sudah menjadi tugas para orang tua yang anaknya sedang memasuki masa remaja untuk tetap memonitor perkembangan perilaku anak remajanya. Anda harus mengenal siapa dan bagaimana sosok yang diidolakan oleh si anak, jika apa yang diikuti anak Anda sudah melewati batas apalagi sampai kepada tahap yang menurut Anda berbahaya untuk masa depannya sebaiknya Anda sudah harus mengarahkannya.

  • Berikut beberapa cara agar anak Anda dapat menyalurkan kekaguman kepada idolanya dengan cara yang normal:

  • 1. Aktivitas Positif

  • Berikan anak Anda aktivitas-aktivitas, mengikut sertakan ia dalam kegiatan ekstrakurikuler ataupun kegiatan lain yang berkaitan dengan hobinya akan membuatnya bergaul dengan banyak orang dan membuat karakter anak lebih terbentuk untuk membuka diri pada lingkungan.

  • 2. Tanamkan Nilai Agama

  • Katakan pada anak Anda sebuah pengertian bahwa sosok yang diidolakan tetaplah manusia biasa dan tiap manusia diberikan keistimewaan dan kesempatannya masing-masing yang dikaruniakan oleh Sang Pencipta.

  • 3. Perbanyak Waktu Bersama

  • Luangkan waktu Anda untuk sekedar melakukan diskusi-diskusi ringan bersama anak, atau melakukan rekreasi bersama keluar rumah. Seorang anak yang sering menghabiskan waktu bersama orang tuanya akan merasa lebih diperhatikan, dan bukan tidak mungkin anak Anda justru akan mengidolakan Anda orang tuanya sebagai teladan yang harus dicontoh.

  • 4. Jangan Mengekang

  • Meskipun menurut Anda sebagai orang tua idola yang dipilih anak adalah salah, jangan pernah mengekangnya untuk berhenti mengidolakan. Ingat, mengidolakan seseorang tidaklah salah jika dilakukan dengan cara yang benar, bahkan dapat membawa anak kepada prestasi yang tidak Anda duga sebelumnya. Tugas Anda hanyalah mengarahkan agar ia tidak salah mengikuti perilaku idolanya yang salah.

  • Advertisement
  • Demikian beberapa cara yang dapat Anda lakukan jika anak remaja Anda sudah mengidolakan seseorang dengan cara yang berlebihan. Komunikasi yang selalu dibangun dalam keluarga sangat bermanfaat khususnya pada anak agar setiap perubahan ataupun perkembangan dalam diri anak dapat selalu termonitor dengan baik hingga ia dewasa. Tetaplah dukung apapun yang di lakukan oleh anak Anda selama itu bersifat positif dan bermanfaat untuk dirinya.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Andreas Kurniawan lulus sarjana S1 Teknik Informatika tahun 2009 di STMIK MDP. Memulai karir sebagai IT officer di sebuah Bank selama 1 tahun sebelum akhirnya bekerja di PT. Thamrin Brothers sebagai analis sampai saat ini. Email:

Ketika anak remaja saya salah memilih sosok idolanya. Apa yang bisa saya lakukan?

Apakah anak remaja Anda mulai mempunyai idola dan Anda merasa khawatir akan berdampak negatif terhadap buah hati Anda? Berikut ini merupakan cara yang dapat Anda lakukan untuk menyiasati kekhawatiran Anda tersebut.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr