8 pertimbangan ketika memilih desain cincin pernikahan

Cincin pernikahan layaknya benda sakral, karena hanya akan diperoleh jika sepasang pria dan wanita akhirnya berlabuh di pelaminan. Namun tak berarti memilihnya hanya dengan perasaan, banyak juga lho hal yang harus diperhatikan.

420 views   |   2 shares
  • Kata siapa memilih cincin pernikahan hanya karena bentuknya yang cantik, dan trendy? Cincin ini akan digunakan setiap hari, lho. Jadi kenyamanan dan efisiensi sebetulnya poin yang jauh lebih penting. Apa saja sih sebetulnya yang harus dipertimbangkan?

  • 1. Mulai pencarian lebih awal

  • Luangkanlah waktu paling tidak dua atau tiga bulan sebelum tanggal pernikahan Anda untuk mencari, membandingkan harga dan melihat kembali koleksi cincin yang menarik perhatian Anda dan pasangan. Terlebih jika Anda ingin mendesain sendiri cincin nikah, atau menambahkan ukiran. Biasanya hal ini akan memakan waktu sampai satu bulan atau lebih.

  • 2. Jangan terburu-buru dalam memilih cincin kawin

  • Karena ternyata hal mencari cincin untuk Anda dan pasangan tidak semudah itu, lho. Agar mengurangi kebingungan, Anda bisa memulainya dengan menentukan style cincin seperti apa yang Anda dan pasangan inginkan. Setelah itu mulailah mencari toko perhiasan yang bisa mengakomodir keinginan kalian berdua.

  • 3. Tentukan budget Anda

  • Setidaknya siapkan 3 persen dari seluruh budget pernikahan sebagai budget cincin pernikahan Anda dan pasangan. Bandingkan harga rangka cincin simpel dan harga cincin yang sudah diberi detail tertentu. Memodifikasi cincin sesuai dengan selera, seperti menambah ukiran atau memasang berlian, tentu akan memakan biaya lebih banyak.

  • 4. Efisiensi harus dipertimbangkan

  • Hindari membuang-buang uang Anda untuk membeli cincin nikah yang cantik, berharga mahal tapi tidak nyaman dikenakan atau harus sering dilepas karena tuntutan aktivitas. Ingat satu hal penting ini: Anda akan memakai cincin tersebut setiap hari, jadi pilihlah cincin nikah yang dapat menjadi bagian dari gaya hidup Anda. Banyak pasangan yang kehilangan cincin kawinnya karena ia memilih model yang ribet sehingga membuatnya tidak nyaman dan sering melepaskan cincin kawin tersebut.

  • Cincin dengan jenis logam solid tanpa hiasan batu permata atau pahatan rumit akan nyaman dipakai ketika mengerjakan sesuatu yang selalu menggunakan tangan seperti memasak. Sementara jenis logam platinum cocok untuk yang beraktivitas super aktif karena daya tahannya, terutama dari goresan.

  • 5. Persempit pilihan Anda

  • Buatlah daftar pertanyaan untuk Anda dan pasangan mengenai cincin nikah sebelum melihat-lihat koleksi yang tersedia. Anda dapat memulai dengan pertanyaan seperti jenis logam yang diinginkan, model yang sederhana, unik atau mewah, hingga apakah Anda berdua menginginkan ornamen seperti berlian atau batu permata pada bagian rangka cincin. Sebaiknya, sediakan 3 opsi saja. Hal ini akan mempermudah proses pemilihan.

  • Advertisement
  • 6. Carilah ukuran yang sesuai

  • Tidak hanya baju pengantin yang membutuhkan final fitting, tetapi cincin kawin juga. Anda tahu kan, ukuran jari bisa berubah-ubah? Oleh karena itu, sebaiknya jangan mencoba cincin kawin pada pagi hari atau setelah berolahraga. Karena pada pagi hari, tubuh Anda masih menyimpan garam dari malam sebelumnya sehingga ukurannya pun akan menjadi lebih besar!

  • Ingatlah bahwa pemakaian cincin cenderung terus-menerus; dari musim satu ke musim yang lain, pada masa kehamilan, saat bekerja, saat suhu tubuh sedang panas, dingin dan saat berkeringat. Pilih waktu final fitting ketika Anda dalam keadaan tenang dan suhu tubuh normal. Selain itu, siang hari pun adalah waktu yang paling tepat dalam mencoba cincin kawin.

  • 7.Berpikir untuk jangka panjang

  • Mungkin cincin kawin dengan model tertentu sedang menjadi tren, tetapi apakah tren tersebut akan bertahan sampai 20-30 tahun ke depan? Sebaiknya pilihlah model yang timeless sehingga Anda tidak akan pernah menyesali keputusan Anda nantinya. Jangan lupa juga untuk memastikan cincin yang Anda pilih memiliki minimal dua tanda di bagian dalam: tanda pembuat cincin dan tanda kualitas seperti PLAT atau 24 K. Memperhitungkan masalah perawatan perhiasaan juga sangat penting. Terlebih cincin pernikahan adalah cincin yang akan dikenakan setiap hari. Pilih model dan jenis logam dengan cara perawatan sehari-hari yang mudah dilakukan sendiri seperti cincin emas.

  • 8. Harus couple? Enggak juga ah

  • Kalau zaman dulu mungkin cincin kawin itu harus sama persis atau seragam. Tapi sebenarnya tidak ada keharusan kok! Kalau calon suami Anda tidak mau memakai cincin emas dan memilih untuk menggunakan cincin platinum, kenapa tidak?Jangan sampai kita memaksakan keinginan kita sehingga membuat pasangan menjadi tidak nyaman memakainya.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

8 pertimbangan ketika memilih desain cincin pernikahan

Cincin pernikahan layaknya benda sakral, karena hanya akan diperoleh jika sepasang pria dan wanita akhirnya berlabuh di pelaminan. Namun tak berarti memilihnya hanya dengan perasaan, banyak juga lho hal yang harus diperhatikan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr