5 Kunci Menuju Pernikahan Bahagia dari Pasangan yang Telah Menikah Selama Lebih dari 50 Tahun

Kami berharap ini dapat membantu sewaktu Anda mengembangkan kekuatan yang diperlukan untuk menjalani dan menikmati pernikahan Anda.

42,323 views   |   67 shares
  • Kami baru saja merayakan ulang tahun pernikahan kami yang ke-57. Seiring berjalannya waktu, kami semakin lebih mawas diri mengenai perjalanan dan pengalaman kami berdua. Seringkali orang-orang bertanya apa yang kami lakukan untuk mewujudkan "pernikahan emas" ini. Tanggapan kami selalu spontan dan kompak, "Komitmen." Tekad untuk melestarikan pernikahan ini tertanam dalam diri kami sejak awal, dan kami benar-benar tidak pernah membahasnya sampai usia pernikahan kami yang ke-10.

  • Kami juga memiliki alasan utama yang sama mengapa kami memilih untuk menikah. Kami ingin bersama satu sama lain lebih dari bersama siapa pun juga. Dan setelah 57 tahun, kami berdua masih merasakan hal yang sama.

  • Agar artikel ini tidak hanya membahas pernikahan kami, kami mewawancarai delapan pasangan suami istri lainnya yang telah menikah selama lebih dari 50 tahun dengan berbagai latar belakang dan pengalaman yang berbeda. Mereka sangat senang mengenang masa awal pernikahan mereka, karena menjalani pernikahan dengan integritas memungkinkan seseorang untuk mengenangnya dengan kejujuran - baik dan buruknya.

  • Lima kesamaan utama yang dimiliki pasangan-pasangan ini antara lain:

  • 1. Bertekad melestarikan pernikahan mereka

  • Sepasang suami istri menyatakan bahwa mereka berasal dari keluarga dengan orang tua yang bercerai dan sejak awal mereka bertekad untuk menghadapi tantangan mereka guna mencegah terjadinya perceraian. Pasutri yang lain menyatakan, "Komitmen bersama sejak awal menolong memecahkan masalah dan bukan mengabaikan masalah. Kegagalan bukanlah pilihan."

  • 2. Saling mendukung

  • Banyak pekerjaan suami mengharuskan perjalanan jangka panjang (militer dan sebagainya). Mereka memerlukan dukungan dari pasangan mereka. Seorang suami berkata, "Saya memutuskan untuk menghubungi istri saya beberapa kali sehari untuk memeriksa keadaannya dan anak-anak serta untuk memberitahu bahwa saya sangat mencintainya." Istrinya berkata, "Ungkapan cinta yang tiada hentinya ini menolong saya melewati banyak masa sulit. Dia membuat saya bahagia setiap menit."

  • 3. Nikmati minat satu sama lain

  • Semua pasangan ini aktif dalam agama masing-masing dan saling mendukung dalam pelayanan keagamaan mereka. Berbagi pengalaman rohani meningkatkan cinta mereka bagi satu sama lain.

  • Seorang suami mengembangkan minat melukis dan istrinya menyenangi fotografi. Jadi ketika mereka bepergian, sang istri akan memotret pemandangan yang ingin sang suami lukis. Mereka berdua menikmati bakat satu sama lain.

  • Advertisement
  • 4. Berbagi tanggung jawab keluarga dan saat bersenang-senang

  • Para pasangan ini menyatakan bahwa berbagi dalam hal ini mencakup hobi, kegiatan bersenang-senang, membesarkan anak-anak, tugas rumah tangga, dll. Sepasang suami istri menceritakan ketika mereka baru saja pindah rumah. "Setelah barang-barang kami dipindahkan ke rumah baru, kami menyadari bahwa ini adalah kesempatan terakhir kami untuk berlibur sebagai keluarga sebelum sekolah dimulai. Jadi kami menunda membereskan perabot, mempersiapkan piknik, dan pergi jalan-jalan ke Yellowstone Park." Spontanitas seperti ini dapat memperkuat pernikahan dan keluarga.

  • Berbagi dana yang tersedia juga disebutkan oleh para pasangan ini. Sepasang suami istri berkata, "Kami selalu berbagi dalam mengurus keuangan kami." Sepasang suami istri yang lain berkomentar, "Sejak awal, kami sepakat dalam cara kami menggunakan uang kami."

  • 5. Membangun hubungan penuh cinta, rasa hormat, dan saling percaya

  • Semua pasangan yang kami wawancarai mengungkapkan rasa cinta, hormat, dan percaya yang mendalam bagi satu sama lain. Sifat-sifat inilah yang memungkinkan para pasangan ini untuk mengarungi bahtera hidup berdua. Banyak dari mereka sekarang menghadapi tantangan jasmani karena usia lanjut, namun mereka tetap kuat bersama dan menyadari betapa pentingnya mereka bagi pasangan mereka.

  • Ini hanyalah beberapa saran penuh ilham yang diberikan oleh para pasangan langgeng ini. Kami berharap ini dapat membantu sewaktu Anda mengembangkan kekuatan yang diperlukan untuk menjalani dan menikmati pernikahan Anda.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Natalia Sagita dari artikel asli "5 keys to a happy marriage from couples who have made it 50+ years" karya Gary dan Joy Lundberg.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Gary adalah terapis keluarga dan pernikahan berlisensi sementara Joy adalah penulis dan penyair. Mereka sering mengadakan seminar dan menulis buku tentang hubungan, salah satunya "I Don't Have to Make Everything All Better".

Situs: http://garyjoylundberg.com

5 Kunci Menuju Pernikahan Bahagia dari Pasangan yang Telah Menikah Selama Lebih dari 50 Tahun

Kami berharap ini dapat membantu sewaktu Anda mengembangkan kekuatan yang diperlukan untuk menjalani dan menikmati pernikahan Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr