Cinta dan Prioritas

Terkadang perasaan cinta itu membuat kita bertanya siapa yang lebih kita cintai. Seandainya kita mempunyai beberapa anak, apakah perasaan cinta kita kepada anak yang satu lebih besar dari anak yang lain?

4,627 views   |   3 shares
  • Dalam hidup ini kita mempunyai perasaan cinta untuk banyak orang. Cinta terhadap orang tua, pasangan hidup, kekasih, anak, cucu, saudara, kerabat, teman dekat, dan tentu saja Tuhan.

  • Terkadang perasaan cinta itu membuat kita bertanya siapa yang lebih kita cintai. Seandainya kita mempunyai beberapa anak, apakah perasaan cinta kita kepada anak yang satu lebih besar dari anak yang lain? Mampukah kita membagi perasaan cinta kita secara adil? Tidak jarang pasangan hidup kita merasa diabaikan karena perhatian kita lebih tercurah kepada anak-anak kita. Apakah itu berarti kita lebih mencintai anak-anak daripada pasangan hidup kita? Berikut ini kita akan mengamati lebih jauh apa dan mengapa prioritas dalam kaitannya dengan cinta.

  • Mungkin kita bukan secara tidak adil membagi perasaan cinta kita

  • Yang ada hanyalah: Di mana letak prioritas kita? Misalnya ada seorang anggota keluarga kita yang cacat jasmani, sewajarnya bila kita lebih mencurahkan perhatian kepadanya. Demikian pula ketika anak-anak masih kecil, mau tidak mau kita memberikan perhatian yang besar. Kita berharap pasangan hidup kita memahami hal itu dan memberi perhatian yang sama besarnya kepada mereka. Tetapi apa yang akan terjadi bila pasangan Anda tidak sependapat atau prioritasnya berlainan dengan prioritas Anda? Anda berdua dapat membahas hal ini dan menetapkan prioritas siapa yang harus dipakai dalam rumah tangga Anda.

  • Prioritas adalah penting agar kita tidak dibebani perasaan tidak mampu atau perasaan bersalah

  • Seperti memberi makan keluarga, setiap porsi yang kita sediakan hendaknya mengikuti kebutuhan masing-masing. Tidak masuk akal bila kita memberi makan anak kita yang masih kecil dengan porsi orang dewasa, atau sebaliknya. Demikian pula prioritas, urutannya bergantung pada tuntutan kebutuhan, namun setiap orang mempunyai tempatnya. Walaupun demikian janganlah menjadikan prioritas ini alasan untuk mengabaikan seseorang. Seorang teman saya pernah mengakui bahwa dia merasa bersalah menaruh ibunya di rumah jompo. Tetapi dia juga menyadari bahwa dia tidak sanggup memberikan perawatan sebaik mungkin untuk ibunya di rumah. Ibunya yang sudah lanjut usia dan sakit-sakitan membutuhkan sebagian besar waktunya sedangkan dia sendiri masih mengurus suami dan anak-anaknya yang juga memerlukan perhatian.

  • Prioritas yang berlebihan sehingga mengabaikan seseorang bukanlah prioritas yang sehat

  • Kita sering mendengar kisah tentang bagaimana orang tua yang kehilangan anak melalaikan anaknya yang lain yang masih hidup. Dalam hal ini orang tua memberikan prioritas yang berlebihan terhadap perasaan cintanya untuk si anak yang meninggal. Bila mereka tidak segera menyadari hal ini, mereka akan kehilangan anak yang lain. Istri yang memberikan prioritas berlebihan kepada anak-anaknya mengambil resiko kehilangan suaminya. Bagaimana kita tahu kalau prioritas kita untuk seseorang berlebihan? Bila ada seseorang yang merasa dirinya diperlakukan tidak adil, kita hendaknya meninjau prioritas kita. Misalnya anak kita mengeluh karena saudaranya mendapat sepeda motor pada hari ulang tahunnya, sedangkan dia tidak. Kita mungkin memberi alasan bahwa waktu itu kita mempunyai uang, sedangkan sekarang dalam keadaan kekurangan. Tinjaulah prioritas Anda, apakah Anda sudah lama menabung untuk sepeda motor itu, sedangkan untuk anak yang ini Anda "lupa" menabung?

  • Advertisement
  • Dengan memahami hal-hal di atas Anda mungkin merasa lebih lega mengetahui bahwa prioritas Anda berada di urutan yang benar. Jika Anda masih merasa sangsi sebaiknya Anda berembuk dengan keluarga Anda untuk mengetahui bahwa tidak seorang pun merasa diabaikan karena prioritas Anda.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Cinta dan Prioritas

Terkadang perasaan cinta itu membuat kita bertanya siapa yang lebih kita cintai. Seandainya kita mempunyai beberapa anak, apakah perasaan cinta kita kepada anak yang satu lebih besar dari anak yang lain?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr