Benarkah MPASI anak di bawah 1 tahun tidak memerlukan gula dan garam?

"Makanan yang tidak asin kurang maknyus." atau " Makanan yang tidak manis kurang enak di lidah." Apakah dua pernyataan ini membuat Anda ingin menambahkan gula dan garam pada MPASI anak?

334 views   |   2 shares
  • Terkadang sebagai orang tua atau Ibu khususnya pasti bersemangat untuk memberikan MPASI kepada buah hati yang sudah lulus ASI eksklusif. Ingin rasanya segera memberikan berbagai macam variasi makanan kepada buah hati, apalagi kalau melihatnya makan dengan lahap. Namun seiring berjalannya waktu ketika buah hati mulai menginjak usia 9 bulan, terkadang mulai moody dan ada kalanya sulit makan. Ketika hal itu terjadi, mungkin tebersit sebuah pertanyaan dalam pikiran Anda "apakah ini karena makanannya hambar?"

  • Bolehkah menambahkan gula dan garam pada MPASI anak di bawah 1 tahun?

  • Menurut pendapat dr. Meiriani Sari, M.Sc. SpA IBCLC ( Almamater Pediatrik GAMA, RS Puri Mandiri Kedoya & RSIA Ibnu Sina Jakarta), sebaiknya anak di bawah 1 tahun tidak diberikan MPASI yang mengandung gula dan garam. Hal ini bertujuan untuk:

  • 1. Memberi kesempatan kepada anak untuk mengenal berbagai jenis makanan, mengingat tidak ada makanan dengan kandungan yang sempurna sehingga perlu diberikan makanan yang bervariasi untuk mengetahui makanan yang diterima anak (rasa dan tidak ada alergi) guna memenuhi gizi seimbangnya.

  • 2. Memberi kesempatan kepada anak untuk merasakan rasa makanan dengan rasa alami tanpa rasa tambahan.

  • 3. Mengenalkan anak dengan gula dan garam sejak dini akan menyebabkan anak craving atau mengidam.

  • 4. Setelah craving, anak akan cenderung menjadi picky eaters/pemilih makanan. Hal ini biasanya akan berpengaruh pada menu seimbang anak dan berat badannya.

  • 5. Memberikan garam sejak dini akan memperberat beban ginjal, sedangkan memberikan gula sejak dini akan memperberat beban pankreas dan hati.

  • 6. Mempercepat terjadinya penyakit hipertensi, diabetes, dan obesitas pada saat dewasa nanti.

  • Nah, karena itu tunda dulu ya memberikan gula dan garam pada MPASI anak hingga berusia lebih dari 1 tahun.

  • Lalu, bagaimana cara saya menyajikan MPASI dengan rasa manis dan asin untuk MPASI anak di bawah 1 tahun?

  • Walaupun saat ini sudah tersedia banyak makanan instan untuk bayi, namun sebaiknya Anda menghindarinya, kecuali dalam keadaan terdesak misalnya saat sedang dalam perjalanan. Dalam keseharian, buatlah makanan sendiri bagi anak sehingga dapat lebih memperhatikan kandungan gizinya. Mengenai rasa, rasa manis alami dapat diperoleh dari sumber karbohidrat, seperti nasi, jagung, ubi-ubian, kentang, oatmeal, dan buah-buahan. Sedangkan rasa asin alami sebagai penggurih makanan dapat diperoleh dari kaldu ayam atau sapi alami, dapat juga diberikan sedikit keju atau mentega yang rendah natrium. Ada banyak contoh menu untuk buah hati yang sehat dan bervariasi dapat diperoleh dari buku-buku dan internet.

  • Advertisement
  • Kebiasaan mengonsumsi makanan sehat adalah modal awal kesehatan anak di masa yang akan datang. Karenanya, perhatikan apa yang dikonsumsi anak sedari dini, dimulai dari MPASI yang merupakan makanan awal buah hati Anda.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Andreas Kurniawan lulus sarjana S1 Teknik Informatika tahun 2009 di STMIK MDP. Memulai karir sebagai IT officer di sebuah Bank selama 1 tahun sebelum akhirnya bekerja di PT. Thamrin Brothers sebagai analis sampai saat ini. Email:

Benarkah MPASI anak di bawah 1 tahun tidak memerlukan gula dan garam?

"Makanan yang tidak asin kurang maknyus." atau " Makanan yang tidak manis kurang enak di lidah." Apakah dua pernyataan ini membuat Anda ingin menambahkan gula dan garam pada MPASI anak?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr