5 Petunjuk Berbagi Tanggung Jawab Tugas-Tugas di Rumah

Sebuah pernikahan “tradisional” pada umumnya didefinisikan sebagai suatu keadaan di mana suami pergi ke luar rumah mencari nafkah sementara istri tinggal dan mengatur rumah dan merawat anak-anak.

5,484 views   |   6 shares
  • Sebuah pernikahan “tradisional” pada umumnya didefinisikan sebagai suatu keadaan di mana suami pergi keluar rumah mencari nafkah sementara istri tinggal dan mengatur rumah dan merawat anak-anak. Dalam kasus seperti ini, adalah mudah bagi pasangan kita yang tinggal di rumah untuk bertanggung jawab untuk sebagian besar perawatan dan pengaturan di rumah ketika dia berada di rumah sepanjang hari. Namun, semakin banyak keluarga yang tidak lagi dapat menyesuaikan dengan definisi “tradisional” ini. Banyak keluarga yang memiliki kedua orang tua harus bekerja sepanjang hari. Dalam situasi seperti ini, tidak ada orang tinggal di dalam rumah untuk mengerjakan atau mencuci pakaian, mencuci piring, membersihkan rumah dan tanggung jawab lain di rumah yang berkaitan dengan tugas-tugas kerumahtanggaan. Kedua orang tua menjadi sangat lelah pada malam hari, dan jika salah satu atau yang lainnnya melakukan sebagian besar pekerjaan rumah tangga dan merawat anak, dapat memicu kemarahan dan menyebabkan timbulnya masalah dalam pernikahan. Terlepas dari kenyataan bahwa semakin banyak wanita yang bekerja di luar rumah, penelitian telah menunjukkan bahwa mereka terus melakukan tanggung jawab utama untuk sebagian besar pekerjaan sehari-hari di dalam rumah. Ketegangan ini diciptakan dari ketidakseimbangan situasi seperti ini dan hal ini tidak dapat dihindari atau terhindari. Saran-saran dan petunjuk di bawah ini akan membantu Anda dan pasangan Anda menemukan cara untuk berbagi tanggung jawab dengan cara yang mudah untuk ditetapkan dan adalah mudah untuk dilakukan bagi setiap anggota keluarga.

  • 1. Menjadi sangat spesifik mengenai apa yang Anda inginkan

  • Ingatlah bahwa pasangan Anda tidak dapat membaca pikiran Anda dan mungkin tidak akan tahu hal apa yang mengganggu Anda. Jika itu membuat Anda gusar ketika memiliki tumpukan piring kotor tertinggal di tempat cuci piring Anda di malam hari, bicarakan dengan pasangan Anda dan buatlah cara untuk mencuci atau membersihkan piring setiap malam sebelum Anda tidur.

  • Mungkin satu-satunya kesulitan jika Anda memiliki jam kerja yang berbeda dengan pasangan Anda sehingga tidak dapat melihat pekerjaan pasangan Anda ketika dia benar-benar telah melakukan tugas mencuci piring tersebut. Menunjukkan tepat di mana penyebab ketegangan Anda akan membantu Anda menyelesaikan hal-hal yang perlu untuk dilakukan sehingga Anda berdua dapat menjadi puas dan senang.

  • 2. Melakukan tugas secara bergantian

  • Ketika salah satu pasangan memiliki pekerjaan, tugas atau tanggung jawab yang terus menerus untuk satu area pekerjaan di dalam rumah, seperti merawat kebun atau memasak, hal tersebut dapat menjadi sesuatu yang berat untuk dilakukan dan membosankan. Salah satu cara untuk mengatasi tekanan ini adalah dengan melakukan tanggung jawab secara bergantian sehingga setiap masing-masing pasangan dapat beristirahat. Anda dapat mempertimbangkan untuk bergantian dalam melakukan tugas-tugas tertentu. Sebagai contoh, Anda mungkin dapat mengambil tanggung jawab untuk menjaga anak-anak pada malam-malam tertentu agar pasangan Anda dapat memiliki waktu bebas pada malam tersebut lalu, pada malam-malam berikutnya yang telah ditentukan Anda dapat mengurus anak-anak dan memberikan pasangan Anda istirahat.

  • Advertisement
  • 3. Bersikap konsisten dan jelas

  • Adalah penting bagi Anda untuk konsisten baik dalam perkataan maupun tindakan Anda jika Anda mengungkapkan keinginan Anda agar pasangan Anda dapat membantu lebih banyak pada suatu tugas rumah tertentu, maka biarkan pasangan Anda untuk melakukan tugas rumah tersebut. Sebagai contoh, Anda ingin agar pasangan Anda membantu menyiapkan anak-anak sebelum tidur malam, jangan Anda langsung mengambil alih tugas tersebut. Ini dapat memberi kesan yang membingungkan, katakan kepada pasangan Anda jika Anda ingin benar-benar melakukan tanggung jawab tersebut. Ingatlah ada banyak cara untuk dapat melakukan suatu pekerjaan tertentu dengan baik. Hanya karena pasangan Anda melakukan hal yang sedikit berbeda dengan Anda bukan berarti dia salah melakukannya.

  • 4. Memahami sumber dasar dari sudut pandang tertentu

  • Sering kali hal-hal seperti latar belakang Anda dan ide-ide Anda mengenai peran sesuai jenis kelamin dapat berkontribusi menimbulkan konflik. Anak-anak tumbuh dengan melihat orang tua mereka dalam melakukan sesuatu hal dengan cara tertentu dan menyimpannya dalam batin mereka tanpa mereka sadari. Mungkin Anda atau pasangan Anda akan memiliki hubungan yang sama dengan mereka. Mungkin Anda merasa harus bertindak sesuai dengan cara yang “tradisional” namun menginginkan lebih banyak cara yang modern dalam melakukan tugas-tugas kerumahtanggan. Memahami darimana perasaan Anda berasal dan membicarakan mengenai hal tersebut dengan pasangan Anda akan membantu Anda dalam bekerjasama untuk lebih memahami dan lebih sesuai. Mencoba untuk menemukan cara atau jalan tengah jika harapan Anda dan pasangan benar-benar berbeda. Seperti contoh, jika Anda merasa bahwa seorang laki-laki seharusnya bertanggung jawab atas perawatan atau pemeliharaan kebun dan taman namun suami Anda melihat bahwa ibunya melakukan hal-hal tersebut, bersedialah untuk menemukan jalan tegahnya dengan cara melakukan beberapa bagian kecil tugas yang berkaitan dengan perawatan kebun dan taman.

  • 5. Bekerjasama

  • Jika salah seorang pasangan telah bertanggung jawab atas sebagian besar tugas tertentu, bekerja bersama dapat menyediakan sebuah kesempatan bagi salah satunya untuk belajar bagaimana menyelesaikan tugas-tugas tersebut. Sebagai contoh, jika Anda selalu mengerjakan atau menyelesaikan tugas mencuci pakaian dan pasangan Anda kurang mengenal atau memahami bagaimana cara melakukan tugas mencuci pakaian tersebut maka bekerja bersama Anda akan menyediakan dan memberikan kesempatan kepada pasangan Anda untuk melihat bagaimana cara menyelesaikannya sebelum dia melakukannya sendiri. Adalah tidak selalu memungkinkan untuk menyelesaikan pekerjaan ketika Anda berdua sedang di rumah, namun lakukan ketika Anda bisa. Pertimbangkan apa tugas yang dapat Anda selesaikan, sebagai contoh, dengan melakukan tugas mencuci piring bersama ini dapat menjadi kesempatan yang baik untuk membicarakan mengenai rencana Anda di akhir pekan, apa yang Anda lakukan pada pekerjaan Anda pada hari itu, atau masalah apa yang Anda miliki. Anda akan berbagi tugas, memecahkan masalah yang ada mengenai ketidakadilan. Dan Anda dapat membuat pekerjaan atau tugas ini menjadi menyenangkan dengan mengubahnya menjadi sebuah permainan atau mendengarkan musik dan bernyanyi ketika Anda sedang bekerja. Mengambil kesempatan dari bekerjasama untuk menikmati keberadaan satu sama lain, untuk mengenal masing-masing lebih baik dan menguatkan hubungan Anda dengan pasangan.

  • Advertisement
  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Syane Nathalia dari artikel asli "5 tips for sharing responsibilities at home (VIDEO)" karya Lynn Scoresby.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Dr. Scoresby enjoys sitting with his wive amidst the trees and flowers he and his wife have planted, while listening to the quiet sounds of nature...and their many playing grandchildren. Dr. A. Lynn Scoresby is the founder and president of www.firstanswers.com, www.achievementsynchrony.com, and www.6innovations.com. He has been a marriage and family psychologist for more than 35 years and published more than 20 books/training program

5 Petunjuk Berbagi Tanggung Jawab Tugas-Tugas di Rumah

Sebuah pernikahan “tradisional” pada umumnya didefinisikan sebagai suatu keadaan di mana suami pergi ke luar rumah mencari nafkah sementara istri tinggal dan mengatur rumah dan merawat anak-anak.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr