Untuk Anda yang masih lajang, ini 7 hal menyenangkan yang 'worth to let go' ketika Anda sudah menikah

Menempuh hidup baru sebagai pasangan menikah, tidak sedikit hala-hal yang berubah dan berbeda. Bahkan, hingga 180 derajat dari masa lajang Anda. Bersiaplah untuk melepaskan 7 hal yang dulu menyenangkan semasa lajang ini untuk pernikahan bahagia Anda.

435 views   |   5 shares
  • Mengikat janji suci dengan pasangan sama dengan membuka bab petualangan baru dalam hidup Anda. Di perjalanan yang baru, tidak sedikit hal-hal yang berubah, menjadi berbeda. Bahkan, hingga 180 derajat berganti dari masa lajang Anda.

  • Anda yang hendak atau baru saja menempuh hidup baru, bersiaplah untuk melepaskan 7 hal yang dulu menyenangkan semasa lajang ini, demi kebahagiaan rumah tangga Anda.

  • 1. Melakukan perjalanan random

  • Semangat menjelajah dunia begitu menggelora saat Anda masih sendiri. Saat kaki terasa ingin melangkah, Anda dapat dengan mudah memutuskan untuk melakukannya. Wisata lokal maupun mancanegara, menginap di hotel ataupun backpacking, pertimbangan Anda untuk menjalankannya tidaklah bertumpuk. Kini, setelah berkeluarga, ada kepala-kepala lain yang turut sumbang ide dan suara. Perjalanan Anda pun perlu persiapan yang lebih terencana, terutama jika anak-anak turut serta. Bepergian dengan bawaan ringan dan seadanya pun besar kemungkinan tidak lagi jadi pilihan Anda.

  • 2. Bermalasan sepanjang hari libur

  • Kala melajang, beringsut dari ranjang di hari libur, terasa begitu berat. Anda lebih suka tenggelam di balik selimut dan menunda waktu mandi. Setelah menikah, belum tentu Anda masih memelihara kebiasaan ini. Tugas rumah tangga telah menanti, belum lagi anak-anak yang bangun lebih awal dan minta ditemani. Ambil sisi positifnya, tubuh Anda selalu bergerak aktif dan kesehatan menjadi lebih baik.

  • 3.Nongkrong semalam suntuk

  • Hampir semua lajang sangat menikmati kegiatan ini. Apakah di kafe ataupun di tempat tinggal salah satu kawan, menghabiskan waktu hingga hari berganti seperti menjadi ritual pertemanan. Begitu Anda berstatus menjadi pasangan menikah, ada seseorang yang menantikan kehadiran Anda di malam hari. Keesokan paginya pun tugas negara telah menunggu. Dua alasan tersebut menjadi faktor utama mengapa Bang Rhoma Irama pun bernyanyi kalau begadang menjadi tak berarti.

  • 4. Tidur mendengkur

  • Ingatlah bahwa di samping Anda kini terbaring pasangan tersayang. Sudah barang tentu, gaya tidur Anda pun menentukan kualitas istirahatnya. Salah satunya adalah apakah Anda mengeluarkan suara dengkuran yang mengusik tidurnya. Selain itu, mendengkur pun bisa jadi sebuah indikasi bahwa ada masalah kesehatan dalam tubuh Anda. Sebelum pasangan rajin memencet hidung Anda di malam hari, segera tangani kebiasaan mendengkur Anda ini.

  • Advertisement
  • 5. Hura-hura di hari kerja

  • Kaum pekerja, khususnya di kota besar, amat familiar dengan rutinitas ini. Work hard, play hard. Begitulah semboyan para pekerja muda trendi ini. Dengan dalih, menunggu kemacetan jam pulang kerja mereda, ngopi cantik di kafe yang hits atau bercengkrama di lounge yang cozy. Tak peduli besok pekerjaan di kantor telah menyambut. Pernikahan biasanya akan mengubah ini. Anda akan menyegerakan untuk kembali ke rumah. Kerinduan akan keluarga menjadikan langkah Anda berderap menuju rumah. Tak sabar untuk berbincang dengan pasangan dan anak-anak terkasih, hingga mengucapkan "selamat tidur" kala malam datang.

  • 6. Belanja impulsif

  • Siapa yang tak kenal retail therapy? Belanja adalah obat bete yang manjur, khususnya bagi kaum Hawa. Bagi kaum Adam, pengeluaran belanja banyak tak terkendali untuk memenuhi hobi. Saat Anda hanya menanggung diri sendiri, rasanya begitu ringan untuk merogoh kocek demi kepuasan pribadi Anda. Berkeluarga menjadikan Anda berpikir lebih jauh. Keuangan diatur sedemikian rupa supaya keluarga Anda dapat hidup layak dengan risiko seminimal mungkin. Tak perlu risau, sebenarnya Anda masih tetap dapat berbelanja tanpa rasa bersalah, dengan perencanaan tentunya.

  • 7. Tebar pesona di media sosial

  • Sebagai generasi milenial, tak afdol rasanya jika tidak eksis di media sosial. Semasa masih sendiri, Anda lebih bebas untuk berinteraksi dengan lawan jenis, termasuk di media sosial. Seiring dengan perubahan status Anda yang kini tak lagi sendiri, sudah pasti Anda perlu menghormati komitmen dan perasaan pasangan. Ingatlah pula, lingkaran sosial Anda pun berlipat ganda. Temannya menjadi teman Anda pula, begitu juga dengan keluarga Anda yang bertambah besar dengan kehadiran keluarganya. Orientasi Anda pun kini bergeser dimana media sosial tak lagi menjadi ajang tebar pesona atau cari jodoh. Figur Anda di dunia maya, sekarang adalah bagian dari citra keluarga yang dikenal dunia. Jagalah dengan baik demi keutuhan keluarga Anda.

  • Advertisement
  • Pada dasarnya, menikah bukanlah sebuah siksaan atau ucapan selamat tinggal kepada kebebasan. Anda akan mendapatkan kebahagiaan taraf baru dalam perjalanan hidup Anda. Seiring dengan bertambahnya kedewasaan dan kebijaksanaan, Anda akan belajar satu hal terpenting dalam pernikahan. Bahwa menghabiskan waktu dengan belahan jiwa tentu jauh lebih menyenangkan ketimbang bersenang-senang sendirian, bukan?

Baca, hidupkan, bagikan!

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Untuk Anda yang masih lajang, ini 7 hal menyenangkan yang 'worth to let go' ketika Anda sudah menikah

Menempuh hidup baru sebagai pasangan menikah, tidak sedikit hala-hal yang berubah dan berbeda. Bahkan, hingga 180 derajat dari masa lajang Anda. Bersiaplah untuk melepaskan 7 hal yang dulu menyenangkan semasa lajang ini untuk pernikahan bahagia Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr