5 cara efektif menghadapi tantrum balita Anda

Pilihlah secara bijak tentang apa yang seharusnya Anda berikan terhadap keluarga terutama anak, sebab Tuhan mempercayakan kepada kita semua untuk merawat seorang bayi agar dapat berlanjut hingga tua nanti.

242 views   |   2 shares
  • Balita tepatnya di usia 2-3 tahun akan mulai berinisiatif untuk meluapkan emosi yang sedang dialaminya. Cara mereka melepaskan amarah masih begitu sederhana dan terkadang masih kurang paham dengan perasaan yang sedang mereka alami. Mereka belum dapat memahami tentang apa saja yang membuat orangtua mereka bingung dan marah, namun beberapa dari orangtua tersebut menanggapinya dengan emosi pula. Ketika si balita mulai menunjukkan kemarahannya seperti rewel, berteriak, hingga menangis sambil berguling-guling di lantai karena sebuah hal yang sebenarnya sepele maka itu bisa disebut "Tantrum". Tantrum bisa terjadi kapanpun dan dimanapun dia berada, sebab hal itu bisa saja terjadi akibat dia sedang lapar, ingin membeli makanan atau barang yang sangat mereka inginkan, namun mereka tidak bisa menginformasikannya dengan benar. Itulah hal sebenarnya yang harus Anda ketahui mengenai tantrum pada anak, untuk selanjutnya berikut cara-cara bijak dan benar ketika menghadapi buah hati yang sedang tantrum.

  • Pengambilan sikap yang bagaimana untuk mendapatkan cara bijak tersebut ?

  • 1. Tetap berpikir positif

  • Menggunakan pikiran positif ketika menghadapi anak yang sedang marah memang cukup sulit, sebab memerlukan kesabaran untuk mendapatkan pikiran positif tersebut. Anda sebagai orang tua jika dapat berpikir positif maka akan tenang untuk menghadapi buah hati mereka, dengan begitu kemarahan anak akan mudah terkendali.

  • 2. Menghargai mereka

  • Anak usia balita mempunyai perasaan malu dan juga kecewa. Ketika mereka mempunyai sebuah maksud tertentu dengan menunjukkan tindakan yang termasuk tantrum, untuk itu berusahalah untuk dapat berkomunikasi dengan baik terhadapnya. Hargai maksud yang mereka tunjukkan, dan Anda harus jeli dan tenang menghadapinya.

  • 3. Memberikan kesempatan atau toleransi

  • Anak yang sedang tantrum berarti mereka sedang dalam keadaan tertekan, biarkan mereka mencoba untuk membuka segala persoalan yang mengganjal di dalam hati mereka. Selama mereka tidak melakukan hal-hal yang buruk dan merugikan banyak orang lain, maka jangan larang mereka berkumpul dan bercanda dengan kawan mereka. Andaisaja anak Anda pernah melakukan tindakan tidak adil terhadap kawannya, selama dia bisa Anda nasehati dengan lembut dan segera merubahnya maka itu merupakan toleransi baginya.

  • 4. Ajarkan mereka kesabaran

  • Jangan pernah selalu memberikan ruang luas untuk segala kemauan sang buah hati, Anda setidaknya sebagai orang tua bijak tidak harus meluluskan semua permintaan anak bahkan sekejap mereka memintanya. Jarkan kesabaran terhada mereka, berikan jarak sedikit atau penundaan jika memang keadaan tersebut tidak memungkinkan. Hal ini akan mampu mengajarkan buah hati untuk lebih bisa bersabar lagi.

  • Advertisement
  • 5. Membiasakan melakukan sarapan dengan gizi seimbang

  • Cara berpikir sehat dan tindakan yang teruji tidak akan cukup jika tanpa tubuh sehat yang turut melengkapinya. Dengan tubuh yang sehat akan membawakan pikiran yang jernih dan efektif dalam berpikir, Anda atau anak Anda juga pasti akan dapat lebih berpikir luas ketika kesehatan tubuh selalu terjaga

  • Kebiasaan sebenarnya tidak akan sulit berubah selama ada kesehatan jasmani, dukungan, kesabaran dan arahan yang tepat, dengan begitu Anda sebagai orang tua tidak harus takut dengan kenyataan. Pilihlah secara bijak tentang apa yang seharusnya Anda berikan terhadap keluarga terutama anak, sebab Tuhan mempercayakan kepada kita semua untuk merawat seorang bayi agar dapat berlanjut hingga tua nanti.

Baca, hidupkan, bagikan!

Saya adalah ayah dari seorang putra usia 2,5 tahun, saya saat ini bekerja di kantor pos. Di waktu luang saya memanfaatkan waktu untuk menulis dan bermain dengan putra saya. Semoga tulisan-tulisan saya dapat menginspirasi para pembaca.

5 cara efektif menghadapi tantrum balita Anda

Pilihlah secara bijak tentang apa yang seharusnya Anda berikan terhadap keluarga terutama anak, sebab Tuhan mempercayakan kepada kita semua untuk merawat seorang bayi agar dapat berlanjut hingga tua nanti.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr