Cara ampuh hadapi persaingan antara si kakak dan si adik

Adik dan kakak dengan usia tak terpaut jauhakan tumbuh bersama dalam fase serupa. Kesamaan minat pun memperbesar kemungkinan mereka saling memperebutkan segalanya. Redam sibling rivalry dan tumbuhkan perilaku saling menyayangi dengan 5 jurus ini.

332 views   |   1 shares
  • Memiliki anak lebih dari satu, membawa tantangan pengasuhan tersendiri. Dengan dua atau lebih individu dengan karakter unik dan kebutuhan berbeda, menjadikan Anda perlu bersikap tegas sekaligus fleksibel. Perseteruan antar saudara kandung (sibling rivalry) tak terhindarkan. Bertemunya perbedaan-perbedaan pastilah memercikkan konflik.

  • Namun, perseteruan ini dapat Anda tangani sejak dini. Pada dasarnya, sibling rivalry terjadi karena adanya tuntutan dari anak untuk mendapatkan perlakuan yang sama dan setara. Padahal dengan perbedaan yang ada (jenis kelamin, usia, karakter), arti keadilan merujuk kepada pemberian sesuai kebutuhan.

  • Terlebih jika usia anak-anak Anda tidak terpaut jauh, mereka akan tumbuh bersama dalam fase serupa. Semua masalah pun ibarat berlipat ganda. Kesamaan minat pun memperbesar kemungkinan mereka saling memperebutkan segalanya, mulai dari mainan hingga perhatian Anda.

  • Bagaimana cara meredam dampak negatif sibling rivalry? Anda dapat menumbuhkan perilaku saling menyayangi antara anak-anak Anda dengan 5 cara ini.

  • 1. Berbagi tanpa mengorbankan

  • Konsep sharing is caringacapkali disalahartikan oleh anak. Di mata mereka, berbagi berarti mengorbankan kesenangan. Hal ini wajar saja dirasakan oleh anak, khususnya jika usia mereka masih balita dan prasekolah. Pada fase ini, tingkat individualisme mereka masih sangat tinggi. Dunia masih berputar hanya di sekeliling mereka.

  • Yang perlu Anda bentuk untuk menjadikan konsep berbagi ini penting dalam hidup mereka adalah rasa empati. Bahwa kebahagiaan dan anugerah yang menyenangkan hidup, adakalanya perlu juga dirasakan oleh orang lain yang tidak seberuntung kita. Sebaliknya, perbuatan buruk pun sebaiknya tidak dilakukan kepada orang lain karena kita sendiri tak ingin juga disakiti.

  • Selain itu, kepekaan untuk menerima perbedaan dapat Anda tumbuhkan juga. Keunikan dan perbedaan patut dihargai, sepanjang tidak merugikan dan menyakiti orang lain. Termasuk di dalamnya perbedaan gender, usia, status sosial, dan cara pandang. Terapkan dengan menghindari pembandingan dan kompetisi tidak sehat di antara anak-anak Anda.

  • 2. Berkomunikasi dengan positif

  • Penyampaian apa yang sedang dirasakan dan dipikirkan menentukan reaksi orang lain. Niat baik yang diutarakan dengan cara yang menyinggung, akan berubah mana. Berilah contoh kepada anak mengenai cara berbicara, bersikap, dan berperilaku sopan. Tunjukkan bagaimana cara merespons ucapan dan tindakan secara positif, meskipun pesan yang disampaikan adalah kritik atau sesuatu yang dapat menyinggung perasaan.

  • Advertisement
  • 3. Tetapkan aturan yang tegas, namun adil

  • Membuat batasan-batasan adalah hal yang perlu dilakukan dalam pengasuhan. Bukan untuk membelenggu, namun sebagai pengingat bahwa segala hal memiliki takaran, tidak dapat terlalu kurang maupun berlebihan. Buatlah aturan yang jelas untuk anak, dengan memfokuskan pada kebutuhan individual mereka. Gunakan prinsip keadilan yang sebenarnya, yaitu sesuai dengan kebutuhan dan kondisi anak, dimana setiap anak tentunya unik dan berbeda. Luangkan waktu untuk menjelaskan kepada anak, tujuan dari aturan, manfaatnya bagi dirinya dan orang lain, serta maksud dari konsekuensi yang diterimanya kala aturan tersebut dilanggar. Perlahan tapi pasti, anak akan mencoba untuk hidup dalam keluarga secara harmonis. Ia menyadari bahwa apa yang dilakukannya sebaiknya memberikan manfaat secara nyata, tak hanya untuk dirinya sendiri.

  • Beberapa aturan yang dapat Anda buat di antaranya :

    • Membangun rutinitas melalui tugas rumah tangga

    • Mengorganisir kegiatan harian melalui jadwal yang berhubungan dengan seluruh anggota keluarga

    • Sistem penghargaan untuk perilaku yang diharapkan. Namun, aturlah supaya tidak membuat anak berpikiran bahwa apa yang ia lakukan wajib mendapatkan imbalan.

  • 4. Pecahkan masalah dengan kepala dingin

  • Dalam menangani perseteruan adik dan kakak, Anda merasa "gatal" untuk terjun langsung saat konflik muncul. Tahan dulu langkah Anda, jika konflik tersebut tidak melibatkan situasi berbahaya yang dapat melukai anak-anak Anda. Berikan kesempatan kepada mereka untuk mencari solusi bersama atas masalah yang mereka hadapi. Anda dapat turun tangan, saat Anda melihat mereka butuh dipisahkan sementara hingga kepala mereka mendingin dan kembali bertemu untuk menyelesaikan konflik.

  • 5. Kerinduan yang merekatkan

  • Setiap orang butuh waktu sendiri. Demikian pula anak-anak Anda. Tidaklah selalu mereka harus beraktivitas bersama, khususnya jika anak telah menginjak usia sekolah. Berikan waktu untuk mereka "berpisah" dengan adik atau kakak. Biarkan mereka menikmati dunia dan bertualang sendiri. Setelah kebutuhan me-time ini terpenuhi, biasanya akan muncul kerinduan dalam diri mereka. Keinginan untuk berkumpul kembali dengan saudara kandung dan menghabiskan waktu bersama. Keseimbangan yang menciptakan harmoni.

  • Advertisement
  • Perseteruan antar saudara kandung adalah sebuah proses pembelajaran. Ambil hikmah dari setiap konflik yang terjadi. Tanamkan pada anak-anak Anda, apapun yang terjadi, mereka akan selalu dicintai dan disayangi tanpa syarat. Keluarga tetap bersatu dan saling menjaga, seberat apapun tantangan menanti di depan sana.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Cara ampuh hadapi persaingan antara si kakak dan si adik

Adik dan kakak dengan usia tak terpaut jauhakan tumbuh bersama dalam fase serupa. Kesamaan minat pun memperbesar kemungkinan mereka saling memperebutkan segalanya. Redam sibling rivalry dan tumbuhkan perilaku saling menyayangi dengan 5 jurus ini.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr