Ketahuilah 6 lika-liku pernikahan berbeda bangsa

Menikah dengan pasangan berbeda kewarganegaraan tak selamanya menyuguhkan mimpi manis belaka. Banyak tantangan menanti Anda, baik sebelum dan sesudah pernikahan. Simak enam hal di balik pernikahan dengan WNA yang perlu Anda ketahui.

538 views   |   6 shares
  • Menikah dengan warga negara asing menjadi sebuah impian bagi sebagian warga Indonesia. Fisik yang memukau, penghasilan yang lebih tinggi, kesempatan bertualang ke luar negeri, adalah beberapa alasan yang memikat untuk menjalin hubungan atau menikah dengan WNA.

  • Sayangnya, menikah dengan pasangan berbeda kewarganegaraan tak selamanya menyuguhkan mimpi manis belaka. Banyak tantangan menanti Anda, baik sebelum dan sesudah pernikahan. Simak enam hal di balik pernikahan dengan WNA yang perlu Anda ketahui.

  • 1. Legalitas adalah hal yang terus diperjuangkan

  • Menikah dengan WNA akan disambut dengan tumpukan dokumen yang wajib Anda lengkapi dan laporkan. Prosesnya cukup melelahkan dan menguras kantong, ditambah jika Anda bermaksud menyewa pengacara untuk meminimalkan kesalahan prosedural atau sistem yang memberikan hasil mengecewakan. Anda memiliki keturunan? Bersiaplah untuk proses legalisasi yang semakin rumit. Bicarakan dengan pasangan, pastikan Anda memiliki dana untuk seluruh proses yang ada. Tak ada salahnya pula, Anda menuliskan alur dan jadwal tenggat waktu proses-proses yang harus dilalui.

  • 2. Pernikahan Anda akan (selalu) dipertanyakan

  • Hubungan dan kehidupan pernikahan Anda akan selalu mengundang tanya. Tak hanya dari lingkungan sekitar, bahkan hingga pihak otoritas. Untuk legalitas, pernikahan Anda perlu diverifikasi, apakah ada maksud lain di baliknya? Maksud tersebut misalnya menikah untuk kemudahan memperoleh visa atau izin tinggal, pernikahan untuk menyelamatkan status imigran di negeri orang, dan lain-lain. Pihak otoritas akan mengorek berbagai aspek, hingga yang paling sepele. Siapkan mental Anda untuk mendapatkan perlakuan seperti ini.

  • 3. Gaya pengasuhan anak

  • Perbedaan latar belakang budaya menjadikan Anda dan pasangan sangat mungkin merasakan gaya pengasuhan yang berbeda. Gaya pengasuhan yang besar kemungkinan masing-masing akan Anda berdua terapkan kepada anak. Di sinilah kompromi sudah harus didengungkan. Saat keseimbangan sulit dicapai, perlu ada kesepakatan, gaya mana yang dominan dipakai atau dikenalkan lebih dahulu. Diskusikan juga, apakah ada kemungkinan anak akan berpindah-pindah negara di masa pengasuhan. Dengan demikian, anak mewaspadai adanya culture shock yang nantinya berpengaruh terhadap kepribadiannya. Perbedaan lokasi dan sebaran tempat tinggal sanak saudara juga mempersulit Anda untuk meminta bantuan kala Anda membutuhkan pihak keluarga membantu mengasuh anak Anda.

  • Advertisement
  • 4. Tembok yang terbentang di jalinan silaturahmi

  • Memiliki keluarga baru yang berada di negara berbeda akan membawa konsekuensi. Anda bisa saja melewatkan banyak perayaan dan event penting karena tak sempat datang ke negara tersebut. Sangatlah perlu bagi Anda dan pasangan, memberi kesempatan silaturahmi bergantian kepada kedua pihak keluarga. Manfaatkan pula teknologi komunikasi terkini untuk memudahkan pertemuan virtual untuk melepas kangen. Hambatan komunikasi lainnya adalah kendala bahasa. Bekali diri Anda dan pasangan dengan pengetahuan berbahasa sesuai bahasa yang digunakan keluarga. Pelajari juga budaya yang berlaku, untuk menghindari pertikaian dan ketidakcocokan akibat perbedaan budaya dan tata krama.

  • 5. Pundi-pundi yang dijaga rapat

  • WNA biasanya mendapatkan perlakuan berbeda di luar negaranya. Tarif yang lebih mahal, pajak yang lebih tinggi, hingga biaya-biaya tambahan yang tidak sedikit. Antisipasi hal-hal tersebut sejak dini dan persiapkan "modal menikah" yang tidak terbatas pada pesta pernikahan saja.

  • 6. Dilema pergaulan sosial

  • Menikah dengan WNA acapkali membuat Anda mengalami penerimaan berbeda. Di lingkungan domestik, Anda dianggap "terlalu tinggi" atau sebaliknya dipandang sebelah mata di lingkungan luar negeri sebagai pihak pendatang. Ada baiknya, Anda bergabung dengan support group seperti organisasi para keluarga ekspatriat atau grup para wanita bersuamikan WNA. Organisasi semacam ini akan memberikan aneka informasi, dukungan, dan memudahkan Anda menjalin jejaring di kalangan sesama pasangan pernikahan antarnegara. Ikuti juga kiprah dan kegiatan mereka yang mempermudah kehidupan keluarga pernikahan campuran, termasuk dorongan kepada pemerintah untuk memuluskan proses legalisasi.

  • Menyatukan dua hati dan pikiran tidaklah cukup untuk mempertahankan pernikahan Anda. Banyak pertimbangan dan persiapan matang yang perlu dilakukan. Ingatlah selalu, jalan keluar dan solusi permasalahan akan selalu tersedia. Teruslah menegakkan kompromi dan toleransi, untuk meredakan riak-riak yang hadir silih berganti.

  • Advertisement
Bantu kami menyebarkan

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Ketahuilah 6 lika-liku pernikahan berbeda bangsa

Menikah dengan pasangan berbeda kewarganegaraan tak selamanya menyuguhkan mimpi manis belaka. Banyak tantangan menanti Anda, baik sebelum dan sesudah pernikahan. Simak enam hal di balik pernikahan dengan WNA yang perlu Anda ketahui.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr