3 Cara Mengatakan, ‘Maafkan Saya.’

Meminta maaf memang sulit, tetapi bila dilakukan dengan tulus akan membebaskan Anda dari beban perasaan bersalah yang menghantui Anda.

27,562 views   |   14 shares
  • Memohon ampun tidak pernah mudah. Anda mungkin tidak menemukan kata yang tepat atau waktu yang tepat untuk meminta maaf. Saya tahu itu sebab saya pernah mengalaminya sebelumnya. Kadang-kadang kita telah menyakiti seseorang karena kebohongan atau sesuatu yang kita lakukan di belakang mereka tanpa menyadarinya bahwa kita sedang menyakiti seseorang. Namun demikian, orang yang kita bohongi mungkin tidak memahami tindakan kita - sampai kita tampil untuk meminta maaf.

  • Saya ingat sewaktu masih 17 tahun dan hidup dengan hukum ketat ibu saya. Selama Anda hidup di bawah atap rumahnya, Anda wajib mematuhi peraturannya. Waktu itu, saya memberontak sebab teman saya bermain di luar rumah dan mereka punya teman pria. Saya ingin bersenang-senang seperti mereka. Jadi saya berbohong tentang keberadaan saya. Saya tidak tahu bahwa saya telah menyakiti ibu dengan membuatnya kawatir. Dia tidak tahu di mana atau dengan siapa saya berada. Dia membayangkan sesuatu yang terburuk telah terjadi pada saya ketika saya tidak menanggapi pesannya atau teleponnya. Kebohongan saya menyebabkan saya kehilangan kepercayaannya - untuk sementara. Butuh beberapa tahun sebelum saya sendiri menyadari kesalahan saya dan meminta maaf. Akhirnya saya memahami kekawatirannya dan menyadari saya telah mempersulit peran dia sebagai seorang ibu. Setelah meminta maaf, saya mendapatkan kembali kepercayaannya.

  • Sebelum mendekati seseorang yang telah Anda bohongi atau sakiti, pertama Anda harus menerima akibat tindakan negatif Anda. Anda harus tahu bahwa sesungguhnya yang Anda lakukan adalah salah, alasan Anda telah melakukannya dan secara jujur merasa menyesal untuk perilaku Anda. Begitu Anda telah sadar Anda dapat mengutarakan rasa sesal Anda.

  • Berikut ini adalah beberapa ide tentang cara meminta maaf:

  • Menulis surat kepada seseorang

  • Dalam surat itu, jelaskan mengapa Anda melakukan apa yang Anda lakukan dan bagaimana Anda menyadari bahwa itu salah. Jelaskan bahwa Anda sungguh-sungguh menyesali perbuatan negatif Anda, dan Anda ingin berusaha keras untuk tidak pernah mengulang lagi.

  • Berbicara langsung

  • Mendekati seseorang itu sangat menakutkan. Anda tidak pasti akan akibatnya. Namun demikian, berbicara langsung jelas merupakan tanda itikad baik bahwa Anda sungguh-sungguh menyesali perbuatan Anda. Menyampaikan perasaan Anda dan membeberkan semuanya mungkin membuat Anda rentan, jujur, dan tulus. Saya melakukan tepat seperti itu kepada ibu saya, dan hubungan kami menjadi makin baik.

  • Advertisement
  • Lakukan sesuatu yang khusus untuk membayar kesalahan Anda

  • Undanglah dia makan siang atau malam. Mungkin memasak makanan kesukaan mereka. Mengirim bunga atau sekeranjang buah-buahan dengan sisipan kartu ucapan manis. Jika Anda tidak dapat mengatakan dengan kata-kata sendiri betapa menyesalnya Anda, belilah kartu yang isinya dapat menjelaskan perasaan Anda sesungguhnya.

  • Jangan kecil hati atau kecewa jika orang itu tidak menerima permintaan maaf Anda. Banyak orang butuh waktu untuk memproses maaf. Orang lain menolak menerima permintaan maaf sebab mereka merasa terlalu disakiti dan mungkin tidak percaya lagi. Terlepas dari hasilnya, ingatlah selalu bahwa Anda telah melakukan hal yang benar - dengan memohon maaf.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Effian Kadarusman dari artikel asli "3 Ways to say. ‘I’m sorry’" karya Mayra Bitsko.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Mayra Bitsko is a freelance writer, the author of A Second Chance and The Past Beckons and holds a master's degree in business administration-accounting.

3 Cara Mengatakan, ‘Maafkan Saya.’

Meminta maaf memang sulit, tetapi bila dilakukan dengan tulus akan membebaskan Anda dari beban perasaan bersalah yang menghantui Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr