Ini standar yang harus dimiliki oleh ruang menyusui di tempat Anda bekerja

Menyusui dengan aman dan nyaman adalah hak Ibu dan bayi. Kini pemerintah sudah mendukung loh!

2,974 views   |   7 shares
  • Berbahagialah bagi Anda ibu menyusui, karena sekarang pemerintah telah mendukung sepenuhnya program ASI eksklusif bagi anak. Ini karena pemerintah ingin mendukung peningkatan kesehatan dan kecerdasan anak Indonesia lewat pemberian ASI ekslusif. Masyarakat Indonesia dewasa ini juga semakin cerdas mengetahui beragam manfaat ASI untuk anak. Di jaman dahulu, orang merasa bangga jika mampu membeli susu formula untuk anaknya. Berbeda dengan sekarang, ASI diketahui memiliki manfaat lebih banyak daripada susu formula sehingga para ibu berlomba memberikan ASI eksklusif.

  • Salah satu yang nyata adalah lewat peraturan Kementrian Kesehatan pasal 15 tahun 2013 yang berisi penyediaan fasilitas khusus untuk menyusui dan/atau memerah ASI, pemberian kesempatan kepada ibu yang bekerja untuk memberikan ASI Eksklusif selama waktu kerja di tempat kerja dan membuat aturan internal yang mendukung keberhasilan program pemberian ASI Eksklusif serta penyediaan tenaga terlatih pemberian ASI. Lengkap ya!

  • Salah satu yang sangat membantu adalah penyediaan sarana ruang menyusui di tempat umum dan tempat bekerja. Seperti aturan seperti apa sih seharusnya? Yuk simak di bawah ini.

  • 1. Setiap tempat bekerja dan tempat sarana umum harus menyediakan sarana dan prasarana ruang ASI sesuai dengan standar minimal dengan ukuran minimal 3x4 m2 dan/atau disesuaikan dengan jumlah pekerja perempuan yang sedang menyusui

  • 2. Ada pintu yang dapat dikunci dan mudah dibuka tutup

  • 3. Lantai keramik/semen/karpet

  • 4. Memiliki ventilasi dan sirkulasi udara yang cukup

  • 5. Bebas potensi bahaya di tempat kerja termasuk bebas polusi

  • 6. Lingkungan cukup tenang jauh dari kebisingan

  • 7. Penerangan dalam ruangan cukup dan tidak menyilaukan

  • 8. Kelembapan berkisar antara 30-50%, maksimum 60%

  • 9. Tersedia wastafel dengan air mengalir untuk cuci tangan dan mencuci peralatan

  • Untuk Peralatan Ruang ASI di tempat kerja sekurang-kurangnya terdiri dari peralatan menyimpan ASI dan peralatan pendukung lainnya sesuai standar meliputi:

  • 1. Lemari pendingin (refrigerator) untuk menyimpan ASI

  • 2. Gel pendingin (ice pack)

  • 3. Tas untuk membawa ASI perahan (cooler bag)

  • 4. Sterilizer (mesin steril) botol ASI

  • 5 Peralatan pendukung meliputi:

  • a. Meja tulis

  • b. Kursi dengan sandaran untuk ibu memerah ASI

  • c. Konseling menyusui kit yang terdiri dari model payudara, boneka, cangkir minum ASI, spuit 5cc, spuit 10 cc, dan spuit 20 cc

  • Advertisement
  • d. Media tentang ASI dan inisiasi menyusui dini yang terdiri dari poster, foto, leaflet, booklet, dan buku konseling menyusui)

  • e. Lemari penyimpan alat

  • f. Dispenser dingin dan panas

  • g. Alat cuci botol

  • h. Tempat sampah dan penutup

  • i. Penyejuk ruangan (AC/Kipas angin)

  • j. Nursing apron/kain pembatas/ pakai krey untuk memerah ASI

  • k. Waslap untuk kompres payudara

  • l. Tisu/lap tangan

  • m. Bantal untuk menopang saat menyusu

  • Nah, ternyata peraturan tentang standar ruang menyusui yang dibuat oleh pemerintah cukup lengkap ya! Jika di tempat Anda bekerja ruang menyusuinya belum memenuhi standard atau malah belum mempunyai ruang menyusui, jangan ragu mengajukan usul pembuatan ruang menyusui karena sudah didukung oleh pemerintah. Menyusui dengan aman dan nyaman di manapun berada adalah hak ibu dan bayi.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Nuria adalah lulusan Teknik Elektro UGM. Nuria mengawali karir sebagai praktisi bidang IT di salah satu perusahaan swasta, Menulis adalah salah satu kegemaran saya untuk mengekspresikan dan sharing tentang hal-hal yang bermanfaat.

Ini standar yang harus dimiliki oleh ruang menyusui di tempat Anda bekerja

Menyusui dengan aman dan nyaman adalah hak Ibu dan bayi. Kini pemerintah sudah mendukung loh!
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr