Ini yang dipikirkan orangtua ketika keluarga kecil Anda jarang mengunjungi mereka

Kira-kira apa yang mereka pikirkan? Sedih atau malah bebas? Mungkin ini beberapa di antaranya.

778 views   |   19 shares
  • Anak yang sudah tinggal terpisah dari orang tua, entah karena menikah atau bekerja jauh dari rumah, seringkali jarang mengunjungi orangtuanya karena berbagai alasan. Apalagi jika pasangan yang dinikahi anak tidak akur dengan orangtua. Hal ini sering kali membuat anak berada pada posisi sulit, yang mengakibatkannya cenderung memilih pasangannya ketimbang orangtuanya. Apalagi jika sudah tidak serumah. Ini justru malah akan semakin menjauhkan hubungan antara anak dengan orangtua. Alhasil tanpa sadar mereka jadi jarang mengunjungi orangtuanya sendiri.

  • Kira-kira apa yang dipikirkan orangtua ketika keluarga kecil Anda jarang mengunjungi mereka? Mungkinkah ini di antaranya:

  • "Aku hanya menyusahkan mereka"

  • Terkadang orangtua merasa bersalah dan berpikir bahwa Anda tidak mengunjugi mereka karena Anda tidak ingin membuat keluarga kecil Anda bermasalah karena mereka. Bila Anda menangkap sinyal ini dalam diri orangtua Anda, segera atasi masalahnya.

  • "Mungkin mereka sibuk"

  • Terkadang orangtua juga mengerti bahwa anak-anak sibuk dengan kehidupan mereka sendiri. Akan tetapi dari lubuk hati yang terdalam, sebagai orangtua mereka tentu juga merindukan anak-anaknya dan berharap dapat memandang wajah anak cucunya setiap saat. Meskipun mereka tidak mengucapkan rasa rindu, Anda perlu tahu orangtua pasti akan rindu dengan anak-anaknya.

  • "Mengapa mereka tidak memperdulikanku"

  • Jika Anda tidak mengunjungi orangtua, apa lagi dalam rentang waktu yang cukup lama, mereka akan berpikir Anda tidak lagi mempedulikan mereka. Perasaan ini biasanya dapat membuat orangtua kecewa dan bahkan sakit hati.

  • "Aku merasa seorang diri"

  • Orangtua juga merasa kesepian ketika anak-anaknya tak kunjung menjenguk atau memperhatikannya. Mereka dapat merasa masa tuanya hampa, sendiri tanpa kehaditan anak cucu.

  • "Tidak ingatkah mereka dengan pengorbananku dulu"

  • Jika Anda kembali ke masa lalu, mengingat saat orangtua melahirkan dan membesarkan Anda dengan segala tantangan dan beban hidup yang harus mereka pikul selama itu. Layakkah Anda mengacuhkannya saat Anda sudah besar? Mereka akan merasa pengorbanan mereka hanyalah sia-sia.

  • "Mereka sudah memiliki keluarganya sendiri"

  • Pikiran seperti ini sama saja membuat orang tua merasa tidak menjadi bagian dalam keluarga Anda. Tentu sangat menyedihkan ketika orangtua merasakan demikian. Sebagai keluarga, kita harus saling peduli dan menyayangi. Tunjukanlah sikap itu pada orangtua Anda.

  • Advertisement
  • Setelah anak-anak menikah, setiap orangtua tentu akan merasa kesepian dan lebih membutuhkan perhatian anak-anaknya. Jangan pernah abaikan kehadiran orangtua Anda. Perlakukan mereka sebagaimana layaknya mereka memperlakukan Anda dulu, dan bagaimana Anda ingin diperlakukan anak-anak kelak. Beri contoh pada anak Anda, dengan menjadi anak yang berbakti dengan menghargai dan menyayangi orangtua Anda selagi mereka hidup.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Ini yang dipikirkan orangtua ketika keluarga kecil Anda jarang mengunjungi mereka

Kira-kira apa yang mereka pikirkan? Sedih atau malah bebas? Mungkin ini beberapa di antaranya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr