Sekolah sehari penuh. Setujukah Anda?

Pemerintah merencanakan program sekolah sehari penuh. Katanya, demi memberikan kesempatan pada anak untuk menghabiskan waktu dengan kegiatan yang positif. Apakah aspek lainnya sudah dipertimbangkan?

378 views   |   1 shares
  • Wacana full day school yang dicanangkan Menteri Pendidikan baru, Muhadjir Effendy, cukup menimbulkan pro dan kontra dalam masyarakat. Ada yang setuju dengan rencana tersebut tetapi banyak juga yang kontra. Padahal, wacana full day school sebenarnya bukan hal yang baru karena sudah diterapkan di beberapa sekolah swasta. Sebenarnya apa kelebihan dan kekurangan full day school? Cocokkah diterapkan dalam pendidikan kita dan bagi anak Anda? Simak kelebihan dan kekurangannya pada ulasan di bawah ini.

  • Kelebihan full-day school:

    1. Anak mendapatkan kegiatan yang positif seusai sekolah. Jika biasanya setelah pulang sekolah mereka bermain main dengan temannya, maka kegiatan di sekolah dapat diisi dengan hal yang positif dan bermanfaat bagi anak.

    2. Kegiatan mereka dapat dengan mudah dipantau. Terutama kegiatan seusai sekolah. Orang tua dapat dengan tenang mengatahui anak berada di sekolah dengan kegiatan yang baik seusai jam sekolah.

    3. Full day school cocok untuk anak yang ibunya wanita karier atau pekerja. Ibu tidak perlu lagi mengkhawatirkan kegiatan anak sepulan sekolah. Kegiatan sekolah yang berakhir sama dengan jam pulang kantor membuat ibu dan anak dapat pulang bersama-sama ke rumah.

    4. Tidak perlu lagi mencari tempat tambahan untuk kegiatan. Hal ini menyangkut soal kepraktisan. Full day school memungkinkan anak melakukan berbagai maam kegiatan dalam satu tempat, sekolah.

    5. Lebih mudah mengatur soal pengeluaran biaya pendidikan. Karena kegiatan tambahan sudah difasilitasi oleh sekolah, maka pengeluaran pendidikan anak pun sudah jadi satu dengan uang sekolah. Praktis! Selain itu sekolah negeri menerapkan full day school, maka biayanya pun dapat relatif lebih murah daripada swasta. Terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah.

  • Kekurangan full-day school:

    1. Waktu istirahat anak berkurang. Full day school memakan waktu penuh di sekolah menyebabkan waktu istirahat anak berkurang. Anak yang terbiasa tidur siang akan merasa lekas lelah mengantuk apalagi melakukan aktivitas tanpa jeda.

    2. Waktu anak bersama keluarga berkurang. Waktu yang dihabiskan di sekolah lebih banyak ketimbang di rumah. Lelah seharian penuh di sekolah membuat anak merasa lelah saat berada di rumah.

    3. Tidak bisa memiliki kebebasan untuk memilih ekstra kurikuler di luar yang disediakan sekolah. Minat dan bakat anak yang berbeda-beda akan sulit terpenuhi dengan keterbatasan kegiatan yang ada di sekolah. Dan untuk memasukkan anak ke ekstra kurikuler yang diminati juga menjadi kendala karena keterbatasan waktu yang dihabiskan di sekolah.

    4. Untuk anak yang ibunya berada di rumah, akan sedikit waktu yang dihabiskan bersama ibu. Padahal biasanya seorang ibu memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga karena alasan mengurus anak. Jika anak sudah sekolah penuh, , maka waktu sang ibu akan semakin berkurang.

  • Advertisement
  • Tentunya full day school memberikan pandangan pro dan kontra masing-masing pada para orang tua. Apapun pandangannya, setiap orang tua tentu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Bagaimana dengan Anda?

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Nuria adalah lulusan Teknik Elektro UGM. Nuria mengawali karir sebagai praktisi bidang IT di salah satu perusahaan swasta, Menulis adalah salah satu kegemaran saya untuk mengekspresikan dan sharing tentang hal-hal yang bermanfaat.

Sekolah sehari penuh. Setujukah Anda?

Pemerintah merencanakan program sekolah sehari penuh. Katanya, demi memberikan kesempatan pada anak untuk menghabiskan waktu dengan kegiatan yang positif. Apakah aspek lainnya sudah dipertimbangkan?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr