8 alasan mengapa seseorang menunda untuk memiliki momongan

Beberapa orang dengan kondisi kesehatan yang kurang baik sengaja dilarang untuk memiliki momongan, sebab dikhawatirkan anak yang dilahirkan akan terinfeksi, cacat permanen atau jika tidak dapat membahayakan keselamatan ibu yang mengandung.

128 views   |   shares
  • Anak adalah pusaka keluarga, seorang anak dalam sebuah keluarga dapat merupakan berkat bagi keluarga tersebut. Namun, ketika ada banyak orang berusaha ingin segera memiliki momongan, beberapa justru menunda dengan berbagai alasan yang kadang tidak masuk akal.

  • Sebut saja Robi, sahabat saya sejak masih duduk di bangku SMA. Robi dan istri saat ini telah menikah sekitar 3 tahun, tetapi semenjak menikah - hingga sekarang - mereka berusaha menunda memiliki momongan. Tidak sedikit keluarga dan sahabat berusaha mengklarifikasi keputusan mereka tersebut dan lagi-lagi jawaban yang mereka utarakan tetaplah sama, "Nanti!".

  • Di sekitar kita ada banyak orang memiliki pola pikir yang sama dengan sahabat saya Robi, bahwa memiliki anak terkadang bukan menjadi prioritas utama mereka setelah menikah. Namun, apa benar bahwa kesibukan menjadi alasan utama seseorang menunda segera memiliki momongan, atau ada alasan-alasan lain yang lebih mendasari? Dari beberapa sumber saya menemukan alasan-alasan mengapa seseorang melakukan hal tersebut, di antaranya:

  • 1. Alasan ekonomi

  • Alasan ekonomi menjadi alasan yang kerap dilontarkan para suami istri untuk segera memiliki momongan. Mereka berharap bahwa dengan kondisi ekonomi yang baik anak yang akan dilahirkan nantinya dapat dibesarkan dalam keadaan layak dan tercukupi kebutuhan hidupnya.

  • 2. Alasan kesibukan

  • Banyak orangtua zaman sekarang baik pihak pria maupun wanita sama-sama bekerja. Mereka khawatir jika memaksakan diri segera memiliki momongan, maka buah hati mereka akan kurang mendapatkan perhatian serta kasih sayang.

  • 3. Alasan kedewasaan

  • Banyak pria dan wanita menikah dengan tingkat kedewasaan yang masih rendah. Meskipun telah menikah, tapi mereka masih ingin hidup dan beraktivitas layaknya para remaja tanpa perlu repot-repot memikirkan mengurus kebutuhan anak.

  • 4. Tidak ingin istirahat terganggu

  • Merawat anak apalagi jika ia baru lahir butuh perhatian ekstra. Anak yang baru lahir belum mampu membedakan mana siang dan malam, hal inilah yang kerap menyusahkan orangtua jika tiba-tiba ia terbangun di malam hari. Alasan tidak ingin istirahat terganggu didukung sebuah penelitian yang pernah dilakukan oleh Ergoflek, di mana pada masa awal memiliki bayi para orangtua rata-rata kehilangan 1500 jam istirahat pada 12 bulan pertama kehidupan buah hatinya.

  • 5. Masih sangat menikmati kebersamaan sebagai suami dan istri

  • Ada beberapa pasangan mengaku bahwa dengan hadirnya anak terlalu cepat, maka akan mengurangi kemesraan dalam hubungan mereka. Kadang, para pasangan ini juga khawatir anak-anak akan membawa kekacauan dalam rumah tangga mereka.

  • Advertisement
  • 6. Masih belum suka anak-anak

  • Ada beberapa orang mengaku bahwa dirinya masih ketakutan memegang bayi yang baru lahir, lainnya mengaku jijik jika harus membersihkan kotoran bayi yang baru BAB. Alasan-alasan inilah yang membuat mereka menunda untuk segera memiliki momongan.

  • 7. Takut bentuk tubuh berubah

  • Pada wanita perubahan bentuk tubuh selama kehamilan adalah hal yang normal. Namun, bagi beberapa wanita kadang perubahan bentuk tubuh selama hamil bisa sangat mengerikan, mereka takut bentuk tubuh yang berubah drastis akan membuat mereka tidak menarik lagi, sehingga bisa berpengruh pada karier atau tuntutan aktivitas lainnya.

  • 8. Alasan kesehatan

  • Beberapa orang dengan kondisi kesehatan yang kurang baik sengaja dilarang untuk memiliki momongan, sebab dikhawatirkan anak yang dilahirkan akan terinfeksi, cacat permanen atau jika tidak dapat membahayakan keselamatan ibu yang mengandung. Beberapa penyakit yang berkaitan dengan hal tersebut di antaranya: HIV dan AIDS, tekanan darah tinggi akut, diabetes akut, epilepsi, penyakit jantung, sedang mengonsumi obat-obatan tertentu, dan sebagainya.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

8 alasan mengapa seseorang menunda untuk memiliki momongan

Beberapa orang dengan kondisi kesehatan yang kurang baik sengaja dilarang untuk memiliki momongan, sebab dikhawatirkan anak yang dilahirkan akan terinfeksi, cacat permanen atau jika tidak dapat membahayakan keselamatan ibu yang mengandung.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr