Ini tandanya si kecil sudah siap menerima menu MPASI

Posisi duduk membuat makanan yang masuk akan lebih cepat dicerna oleh usus. Selain itu, bayi yang sudah mampu duduk sendiri sangat jarang mengalami tersedak saat menelan makanan.

273 views   |   1 shares
  • Banyak orangtua zaman dahulu tidak mengetahui kapan saat yang tepat memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) kepada buah hatinya, ketidaktahuan semacam ini membuat bayi kerap menderita gangguan pencernaan karena ususnya belum mampu menerima makanan padat.

  • Namun seiring berkembangnya zaman, kejadian-kejadian tersebut berangsur-angsur hilang karena orangtua masa kini lebih mudah memperoleh akses informasi. Tidak hanya itu, aktifnya gerakan MPASI yang diadakan di setiap desa dan kelurahan, membuat para orangtua mengetahui apa saja tanda-tanda ketika buah hati mereka sudah siap untuk diperkenalkan dengan makanan selain ASI. Berikut penjelasannya:

  • 1. Usia bayi minimal 6 bulan

  • Ketika bayi menginjak usia 6 bulan orangtua bisa mulai ancang-ancang untuk memperkenalkan MPASI. Mengapa harus usia 6 bulan? Beberapa lembaga seperti AAP Section on Breastfeeding, American Academy of Family Physicians, World Health Organization dan banyak lembaga lokal lainnya menyebutkan, "Setelah usia 6 bulan sistem pencernaan bayi sudah berkembang jauh lebih baik, sehingga dianggap telah siap untuk mencerna makanan padat."

  • 2. Jika bayi sudah mampu mengangkat kepalanya

  • Makanan yang ditelan agar sampai ke lambung membutuhkan posisi tubuh yang baik. Pada bayi usia 6 bulan rata-rata mereka telah mampu menegakkan kepalanya, sehingga makanan yang masuk dapat ditelan dengan sempurna. Namun, meskipun sudah usia 6 bulan tetapi jika buah hati Anda belum mampu mengangkkat kepalanya, maka sebaiknya tunda dulu memberikan MPASI atau konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak keluarga Anda.

  • 3. Jika bayi sudah mampu duduk sendiri

  • Posisi duduk membuat makanan yang masuk akan lebih cepat dicerna oleh usus. Selain itu, bayi yang sudah mampu duduk sendiri sangat jarang mengalami tersedak saat menelan makanan.

  • 4. Jika mulut bayi sudah kuat untuk mengunyah

  • Ketika Anda mendekatkan sendok, bayi sudah mampu membuka mulutnya lebar-lebar. Selain itu, ia juga mampu menggerakan otot-otot rahangnya, sehingga mampu mengunyah makanan yang masuk di mulutnya.

  • 5. Bayi mulai menunjukkan ketertaikan dengan makanan yang Anda masak

  • Saat Anda menunjukkan makanan, bayi mulai menunjukkan ketertarikannya. Selain itu, sensor indera pengecap bayi juga sudah bekerja dengan baik, sehingga ia akan dapat membedakan mana rasa makanan yang ia sukai dan mana yang tidak.

  • 6. Bayi mudah merasa lapar

  • Semakin bertambahnya usia bayi Anda, ia membutuhkan asupan kalori yang lebih banyak. Kalori yang dimiliki oleh asi dan susu formula kadang tidak mencukupi, sehingga bayi Anda akan cepat merasa lapar. Di samping itu, pola tidur bayi yang telah siap menerima MPASI juga mulai berubah, pada malam hari tidurnya akan lebih lama daripada waktu baru lahir dulu.

  • Advertisement
  • 7. Berat badan bayi naik

  • Pantau kenaikan berat badan bayi Anda, jika berat badannya telah naik minimal dua kali lipat dari berat saat ia lahir, maka bayi Anda telah siap diperkenalkan dengan MPASI.

  • Demikian beberapa tanda yang umum dijumpai pada bayi yang siap diperkenalakan dengan MPASI. Namun perlu diingat, bahwa setiap bayi kadang tidak menunjukkan tanda-tanda yang sama. Bijaksanalah dan pahami dengan betul karakter buah hati Anda, sehingga Anda betul-betul bisa memastikan apakah ia sudah siap atau tidak untuk mengonsumsi MPASI.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Ini tandanya si kecil sudah siap menerima menu MPASI

Posisi duduk membuat makanan yang masuk akan lebih cepat dicerna oleh usus. Selain itu, bayi yang sudah mampu duduk sendiri sangat jarang mengalami tersedak saat menelan makanan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr