Kasih sayang yang ‘sehat’ untuk si kecil tak harus selalu dengan materi

Kesibukan orang tua membuat mereka kehilangan waktu bersama anak. Yang anak butuhkan bukan materi, namun quality time untuk bermain bersamanya. Membagi waktu memang butuh pengorbanan dari orang tua dan ini adalah pilihan yang terbaik untuk anak.

409 views   |   4 shares
  • Sungguh menyenangkan melihat Carmen, 7 tahun, kamarnya penuh dengan baju bergambar tokoh princess, berbagai gadget, buku cerita anak-anak, peralatan menggambar, dan mainan seperti boneka. Sudah pasti menjadi suatu kegembiraan tersendiri disaat ia bisa bermain bersama teman sebayanya.

  • Namun pada kenyataannya, sejak kecil ia hanya ditemani seorang baby sitter,beberapa pembantu serta supir. Ayahnya sibuk bekerja sebagai dokter spesialis di suatu rumah sakit dan Ibunya juga sama sibuknya sebagai manajer marketing di sebuah perusahaan periklanan. Sedangkan kakek dan neneknya harus menjaga restoran yang sudah mereka kelola selama 25 tahun.

  • Kesibukan orang tua, kakek dan neneknya membuat mereka kehilangan waktu bersama Carmen. Mereka hanya bertemu Carmen saat sarapan pagi dan sudah melihat Carmen tidur saat mereka tiba di rumah malam hari. Alasan inilah yang membuat mereka menyediakan segala sesuatunya untuk menemani Carmen dan untuk menunjukkan rasa kasih sayang kepadanya.

  • Namun barang dan aktivitas sekolah ternyata belum cukup bagi Carmen untuk merasakan kebahagiaan sebagai seorang anak. Yang ia butuhkan adalah kehadiran kedua orang tuanya untuk bermain bersamanya.

  • Potret kehidupan ini sering terjadi pada keluarga yang tinggal di ibukota, tuntutan ekonomi membuat mereka terobsesi mencari uang untuk kebutuhan hidup dan memiliki kesulitan membagi waktu untuk anaknya. Mereka hanya memiliki waktu saat weekend, itu pun jarang karena orang tua lebih memilih untuk beristirahat dan membayar jam tidur mereka selama seminggu.

  • Jika keadaan ini tidak berubah, bagaimana dengan Carmen saat remaja? Di mana ia membutuhkan bimbingan orangtuanya. Apakah orang tua cukup hanya memantau lewat handphone? Ubahlah situasi ini sekarang juga! Memang butuh pengorbanan dari orang tua dan ini adalah pilihan.

  • BERIKAN RASA KASIH SAYANG DAN BUKAN MEMANJAKAN

  • Tidak ada yang salah dengan memanjakan anak lewat barang-barang, namun anak tetap harus mendapatkan kasih sayang orangtua tanpa syarat. Bentuk kasih sayang yang 'sehat' adalah bukan hanya memberi, namun memberinya tanggung jawab, kemandirian dan tantangan sesuai dengan usianya. Berilah 'imbalan' seperti pelukan atau ciuman sambil mengatakan "Ibu sayang sekali sama kakak".

  • Sebaliknya saat ia membuat masalah, jadilah pendengar yang baik saat ia menjelaskan alasannya. Ajaklah anak berbicara dan berikan kesempatan untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Jika ia tidak mampu, baru Anda turun tangan. Ini akan melatihnya untuk mandiri dan bertanggung jawab atas perbuatannya.

  • Advertisement
  • PANTAU PERUBAHAN PSIKIS ANAK

  • Selalu pantau perubahan psikis anak. Jika Anda bekerja, mintalah baby sitter atau anggota keluarga lainnya untuk memantau kondisi anak. Jika ia berubah menjadi lebih pendiam dari biasanya dan terlihat sedih, jangan ragu meluangkan waktu untuk 'sesi curhat'. Anda dapat menanyakan apa saja yang mengganggu pikirannya, sehingga ia tidak segan untuk selalu terbuka pada Anda dan berani mengungkapkan isi hatinya.

  • BERI CONTOH POSITIF

  • Kebiasaan orang tua untuk membelikan semua barang dan mengiyakan semua keinginannya akan berpotensi menciptakan anak yang manja, egois, selalu minta dibantu orang lain dan tidak percaya diri. Berikan pola asuh yang seimbang sehingga tidak berakibat buruk pada perilaku anak.

  • Asahlah imajinasinya dengan menemaninya membaca buku, menonton film kartun favorit atau bercerita untuk menanamkan nilai positif bagi anak. Tapi yang patut diingat adalah anak akan meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Lakukan hal yang positif dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi contoh positif bagi anak.

  • Waktu berkualitas

  • Jika Anda sibuk dengan pekerjaan, buatlah janji dengan anak untuk meluangkan waktu bermain bersama atau pergi ke suatu tempat bersama. Ingatlah untuk tidak hanya sekedar memberi janji tapi juga selalu menepatinya, sehingga anak pun akan mengerti ada saatnya orang tua bekerja dan ada saatnya untuk quality time bersama. Berilah ia kesempatan untuk memilih kegiatan yang ingin dilakukan atau tempat yang ingin mereka kunjungi.

  • Waktu adalah hal yang sangat berharga saat Anda bisa melihat tumbuh kembangnya anak sampai ia dewasa. Karenanya, selalu luangkan waktu untuknya dan jadilah temannya sebelum menyesal di kemudian hari.

Baca, hidupkan, bagikan!

Setelah melahirkan Raphael, Celerina memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga dan mengurus buah hatinya tanpa bantuan baby sitter. Disinilah ia kemudian menemukan passion-nya yang baru yaitu memasak khususnya menu MPASI (Makanan Pendamping ASI)

Kasih sayang yang ‘sehat’ untuk si kecil tak harus selalu dengan materi

Kesibukan orang tua membuat mereka kehilangan waktu bersama anak. Yang anak butuhkan bukan materi, namun quality time untuk bermain bersamanya. Membagi waktu memang butuh pengorbanan dari orang tua dan ini adalah pilihan yang terbaik untuk anak.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr