Trik siap sedia ibu menyusui saat dinas ke luar kota

Menjadi ibu menyusui yang bekerja, Anda mungkin dihadapkan pada tugas dinas ke luar kota atau luar negeri. Sementara, rutinitas menyusui Anda harus tetap berjalan. Dengan 7 trik ini, Anda dapat tetap lancar bekerja dan ASI pun tetap tersedia.

358 views   |   1 shares
  • Menjadi ibu pekerja, menghadirkan berbagai tantangan dalam menjalankan pengasuhan anak Anda. Terlebih jika Anda masih aktif menyusui Si kecil. Salah satu situasi yang sangat mungkin dihadapi ibu menyusui (busui) pekerja adalah perjalanan dinas ke luar kota. Ya, Anda harus tetap melakukan rutinitas memerah Anda sekaligus memastikan bahwa ASI perah (ASIP) Anda tersimpan dengan baik hingga tiba waktunya Anda kembali mendekap si kecil.

  • Sepintas, nampaknya sang busui perlu bertangan delapan bak gurita. Melihat banyaknya persiapan dan langkah-langkah yang harus dilakukan. Tak perlu risau, dengan beberapa trik ini, Anda akan dapat melaksanakan rutinitas perah-simpan ini dengan lancar, tanpa mengganggu terlaksananya kewajiban pekerjaan Anda.

  • 1. Periksa fasilitas di tempat Anda menginap

    • Anda akan datang ke tempat baru yang pastinya berbeda dengan rumah kesayangan. Pastikan bahwa tempat menginap Anda memiliki fasilitas-fasilitas yang mendukung kegiatan perah-simpan Anda, seperti lemari es untuk menyimpan ASIP dan colokan listrik untuk mengisi ulang baterai pompa elektrik Anda.

    • Jika lemari es yang ada di kamar tidak cukup mumpuni, Anda dapat menitipkannya ke dapur hotel atau penginapan. Umumnya, mereka memiliki pendingin dengan daya dan kapasitas besar. Konfirmasikan kepada pihak hotel atau penginapan mengenai hal ini.

    • Untuk colokan listrik, tanyakan bentuk colokan yang mereka punya. Ada baiknya, Anda menyediakan konektor berkaki untuk mengatasi perbedaan bentuk colokan listrik.

  • 2. Perlengkapan memerah ASI siap tempur

  • Selanjutnya, persiapkan peralatan tempur Anda. Perlengkapan yang wajib Anda bawa :

    • Pompa ASI, dengan suku cadang tambahan sebagai antisipasi kala Anda tidak sempat mencucinya.

    • Jika Anda pemakai pompa elektrik, bawalah serta charger, powerbank, atau baterai ekstra. Pastikan pompa Anda memiliki daya yang terisi penuh ketika berangkat.

    • Sediakan cadangan pompa manual atau pelajari teknik memerah menggunakan tangan (teknik Marmet) untuk memerah ASI Anda dengan lebih praktis.

    • Wadah penyimpan ASIP, dapat berupa botol atau plastik ASI.

    • Label dan pulpen juga wajib Anda siapkan, untuk memberikan keterangan nama dan waktu perah pada wadah.

    • Cooler bag berukuran besar atau cooler box ukuran travel yang ringkas. Isi dengan ice gelatau ice packs untuk memastikan ASIP terjaga dalam temperatur dingin.

    • Penutup menyusui (nursing cover) yang memudahkan Anda memerah di mana pun dan kapan pun Anda memerlukannya.

    • Perangkat pembersih pompa, terdiri atas sikat botol, sabun cuci botol khusus, cairan sterilisasi (untuk mempersingkat proses sterilisasi), wadah untuk sterilisasi, atau alat sterilisasi botol berukuran kecil.

    • Cairan pembersih tangan dan tisu basah anti bakteri untuk memastikan higienitas tangan Anda sewaktu memerah.

    • Pakaian yang memiliki akses menyusui atau memudahkan Anda memerah ASI (misalnya kemeja kancing depan, blus menyusui, dan sejenisnya).

    • Perlengkapan lain untuk keadaan darurat, seperti kompres payudara, suplemen menyusui, dan makanan-minuman peningkat produksi ASI (booster ASI) untuk berjaga-jaga jikalau produksi ASI Anda mendadak mengalami penurunan akibat kelelahan atau stres.

  • Advertisement
  • 3. Pelajari aturan yang ditetapkan oleh sarana transportasi yang Anda gunakan mengenai membawa ASIP sebagai bentuk cairan.

    • Aturan ini berlaku biasanya pada moda transportasi pesawat terbang. Pentingnya persiapan pada aspek ini, terutama bagi Anda yang pergi untuk dinas di luar negeri, atau bahkan lintas benua.

    • Bersiaplah untuk segala bentuk skenario yang mungkin terjadi pada Anda, termasuk kemungkinan ASIP dan peralatan menyusui Anda diperiksa intensif, atau diberlakukan pembatasan jumlah terhadap ASIP yang boleh dibawa.

    • Disarankan, Anda mencetak peraturan yang berlaku dan bertanya jelas kepada pihak berwenang untuk kelancaran proses pemeriksaan yang akan datang.

  • 4. Aturlah pemberian ASIP kepada si kecil dan bagaimana mengatasi reaksinya saat Anda tidak ada di sampingnya selama perjalanan dinas berlangsung. Pilihlah media yang cocok dan nyaman bagi si kecil untuk mengonsumsi ASIP. Jika memungkinkan, lakukan "pemanasan" 1-2 minggu sebelum keberangkatan untuk membangun ritme menyusui yang baru.

  • 5. Kemaslah perlengkapan menyusui Anda dalam sebuah cooler bag yang mudah Anda bawa

  • Bayangkan Anda harus memerah di waktu atau tempat yang tidak terduga. Anda perlu siap sedia untuk melakukannya!

  • 6. Lakukan pemerahan sesuai jadwal, umumnya setiap 2-3 jam

    • Jangan risau jika ada sedikit penurunan produksi, karena hilangnya rutinitas menyusui langsung akan berpengaruh terhadap produksi ASI.

    • Jika Anda pengguna pompa ASI, lakukan pemerahan dengan tangan di akhir sesi untuk memaksimalkan pengosongan payudara Anda.

    • Hindari jeda waktu perah yang terlalu lama karena dapat menimbulkan masalah baru bagi Anda. Payudara bengkak, sumbatan kelenjar susu, timbulnya infeksi dan demam, akan menghadirkan halangan besar bagi pekerjaan Anda.

  • 7. Pahami aturan penyimpanan ASIP yang tepat, yaitu

    • ASIP harus disimpan dalam wadah steril dan tertutup rapat

    • ASIP dapat disimpan dan diangkut dalam kondisi dingin atau beku (dengan bantuan es)

    • ASIP segar dapat tahan di suhu ruang selama 6-8 jam

    • ASIP segar dapat disimpan dalam cooler bag dengan tambahan es hingga 24 jam

    • ASIP dapat disimpan dalam lemari pendingin (bukan freezer) sampai 5 hari

  • Advertisement
  • Dengan tips dan trik yang tepat, Anda dapat tenang selama perjalanan dinas berlangsung. Tetaplah berpikir positif, mengelola waktu dengan cerdas, dan fleksibel terhadap segala kemungkinan yang dapat terjadi; guna memastikan rutinitas memerah Anda tetap lancar dan terkendali.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Trik siap sedia ibu menyusui saat dinas ke luar kota

Menjadi ibu menyusui yang bekerja, Anda mungkin dihadapkan pada tugas dinas ke luar kota atau luar negeri. Sementara, rutinitas menyusui Anda harus tetap berjalan. Dengan 7 trik ini, Anda dapat tetap lancar bekerja dan ASI pun tetap tersedia.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr