Sejauh mana saya boleh memasuki area privasi anak remaja saya?

Sebagai orangtua kita ingin menjaga dan melindungi anak-anak kita, tidak peduli berapa pun usia mereka. Namun ketika mereka sudah menginjak remaja apa saja yang dapat kita lakukan dan sebatas mana?

297 views   |   2 shares
  • Sebagai orangtua kita ingin menjaga dan melindungi anak-anak kita, tidak peduli berapa pun usia mereka. Namun ketika mereka sudah menginjak remaja apa saja yang dapat kita lakukan dan sebatas mana?

  • Anak-anak yang sudah menginjak usia remaja sering ingin memiliki privasi lebih banyak. Tidak lagi seperti ketika masih kecil di mana segala hal mereka ceritakan kepada orangtuanya. Mereka memiliki teman-teman sebaya kepada siapa mereka lebih sering bercerita karena merasa mereka bisa lebih memahami. Mereka juga menyimpan catatan harian di mana mereka menulis hal-hal yang mereka rahasiakan terhadap orang lain. Sejauh mana kita sebagai orangtua berhak menyelidiki semua itu?

  • Bina hubungan yang akrab

  • Jalan satu-satunya untuk mengurangi pekerjaan Anda sebagai detektif, ialah membina hubungan yang akrab dengan anak remaja Anda. Luangkanlah waktu untuk berbincang-bincang dengannya tentang apa saja. Memang hidup ini penuh kesibukan, masing-masing anggota keluarga memiliki kegiatannya sendiri-sendiri. Tetapi usahakanlah untuk meluangkan waktu membina keakraban dalam keluarga.

  • Makan malam merupakan saat yang tepat untuk berkumpul. Buatlah peraturan untuk melarang penggunaan ponsel di saat makan, termasuk tidak menjawab telpon apa pun kecuali dalam keadaan darurat. Telpon dari teman, kerabat, bahkan pekerjaan dapat menunggu sampai selesai makan. Manfaatkan saat ini untuk bercerita tentang apa saja yang terjadi hari itu. Setiap anggota keluarga mendapat kesempatan untuk didengar, tidak hanya ayah atau ibu.

  • Perhatikan benar-benar apa yang dikatakan anak-anak Anda. Dari sini Anda dapat mengetahui apakah dia sedang risau atau sedang senang karena suatu hal. Berikan saran atau nasihat yang akan membuat dia berpikir bahwa dalam keadaan apa pun dia dapat mengandalkan orangtuanya. Selain di meja makan, luangkan waktu di lain kesempatan juga, misalnya nonton televisi bersama, belanja bersama, atau rekreasi bersama.

  • Perlukah Anda menyelidiki urusan remaja Anda?

  • Dengan keakraban yang Anda bina, Anda dapat merasakan bila ada sesuatu yang tidak beres dalam kehidupan remaja Anda. Mungkin dia menyembunyikan hal itu karena kuatir Anda tidak setuju dan marah. Cobalah menggali lebih dalam dengan bertanya secara bijak. Ajaklah dia berbicara empat mata dan beri dia kepercayaan bahwa Anda berniat menolongnya dan bukan memarahinya.

  • Jika dia tetap tidak mau bercerita dan Anda tetap merasa ada sesuatu yang disembunyikannya, Anda berhak mencari tahu dengan cara apa pun. Anak Anda belum dewasa, karena itu masih tinggal bersama Anda. Anda perlu mengetahui segala urusannya, terutama bila Anda merasa bahwa urusan itu penting. Anda berhak membaca catatan hariannya untuk membantu memecahkan masalah yang mungkin dihadapinya.

  • Advertisement
  • Siapa tahu dia hanya mencurahkan perasaan kepada bukunya karena dia mencintai sesama jenisnya, atau terlibat dalam hubungan cinta dengan orang yang dia kenal hanya melalui internet. Boleh jadi seorang temannya menggunakan narkoba dan dia tidak ingin Anda melarangnya berteman lagi dengan orang itu. Terlebih lagi, yang paling penting, bisa saja dia menyimpan perasaan depresinya dan merasa bahwa hidup ini tidak penting.

  • Semua ini perlu Anda ketahui untuk dapat membantunya. Sebagai orangtua yang bijak, janganlah Anda menginterogasi remaja Anda, dia akan lebih tertutup. Singgunglah masalahnya secara halus dan diplomatis. Ajaklah dia berbicara tentang kerisauannya begitu dia membuka diri. Arahkanlah dia untuk memperoleh jalan keluar yang terbaik sesudah Anda membahas hal ini bersama pasangan hidup Anda.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Sejauh mana saya boleh memasuki area privasi anak remaja saya?

Sebagai orangtua kita ingin menjaga dan melindungi anak-anak kita, tidak peduli berapa pun usia mereka. Namun ketika mereka sudah menginjak remaja apa saja yang dapat kita lakukan dan sebatas mana?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr