6 kekhawatiran yang dipikirkan para ayah baru

Bukan hanya ibu yang kuatir ketika melahirkan bayinya, ayah juga memiliki kekuatirannya sendiri.

319 views   |   shares
  • Bukan hanya ibu yang kuatir ketika melahirkan bayinya, ayah juga memiliki kekuatirannya sendiri. Apalagi ayah muda yang bertugas di rumah. Sementara ibu bekerja di luar, si ayah merasa tidak mampu menjaga bayi sendirian. Ada banyak kekuatiran berkecamuk di benaknya. Bagaimana kalau bayinya muntah, apa yang mesti dikerjakannya? Bagaimana kalau nangis melulu?

  • 1. Kurang tidur

  • Ayah baru kebanyakan kuatir anaknya akan sering bangun di malam hari sehingga mengganggu tidur orangtua. Bila ayah atau ibu harus bekerja esok harinya, mereka akan mengantuk karena hal ini.

  • Sebetulnya hal ini mudah diatur. Biasanya bayi yang masih kecil akan diam bila disusui ibu. Jadi ambillah bayi itu dari ranjang kecilnya dan bawalah ke ranjang besar untuk menyusu sebentar. Jika karena suatu hal bayi harus minum susu formula, sediakanlah air hangat di termos, jangan terlalu panas. Biarkan salah satu orangtua yang tidak harus bekerja besok membuat susu dan meminumkannya ke si bayi.

  • 2. Bayi sakit

  • Sediakan obat turun panas sesuai anjuran dokter. Juga temperatur untuk mengukur panas badan. Catatlah nomor telepon dokter atau puskesmas di dekat rumah, tempelkan di kulkas. Bila terpaksa bawalah ke dokter, khususnya jika panasnya tinggi.

  • Jika anak sedang rewel karena gigi tumbuh, jangan panik, beri obat turun panas jika perlu supaya dia juga dapat tidur lebih banyak. Beri dot bayi/empeng atau plastik untuk digigit-gigit bayi yang baru tumbuh gigi.

  • 3. Bayi muntah

  • Tidak usah kuatir jika muntahnya tidak sering dan hanya karena kekenyangan minum susu. Karena itu sesudah minum susu gendonglah dalam keadaan berdiri, tepuk-tepuklah punggungnya perlahan-lahan supaya bayi beserdawa sehingga dengan keluarnya angin dia tidak akan muntah. Letakkan serbet di pundak Anda sehingga bila dia muntah (gumuh) baju Anda tidak akan kotor. Jangan mengajaknya bercanda sehabis makan supaya perutnya tidak terkocok-kocok.

  • 4. Anak jatuh terbentur

  • Selama benturan itu tidak mengenai belakang kepalanya dan tidak keras sehingga dia muntah-muntah, Anda tidak perlu kuatir. Bahkan bibir berdarah bukan masalah besar karena kulit bibir memang tipis dan mudah berdarah. Cukup Anda tekan dengan kain bersih supaya darahnya berhenti. Jika dahi benjol gosok-gosoklah dengan es batu yang dibungkus kain supaya bengkaknya hilang.

  • 5. Bayi tidak mau makan

  • Ketika bayi sudah mulai disuapi makanan yang lunak, kadang-kadang sulit menyuruhnya makan. Sebagai orangtua Anda harus kreatif dalam membujuknya. Pura-puralah menganggap sendok Anda pesawat terbang yang akan masuk ke mulut anak. Yang terutama makanlah lebih dulu sehingga Anda tidak menyuapinya dalam keadaan perut kosong. Karena Anda akan makin kurang sabar dan frustrasi bila Anda sendiri lapar. Memang anak harus dinomorsatukan, tetapi dalam hal ini Andalah yang harus makan lebih dulu.

  • Advertisement
  • 6. Bila anak menangis terus

  • Carilah sebabnya, apakah dia sakit, kurang nyaman karena gigi tumbuh, lapar atau haus. Anak kecil mudah dialihkan perhatiannya, jika Anda pandai membujuknya, mungkin dengan membawanya keluar rumah sebentar, dia akan diam karena perhatiannya tertarik kepada hal-hal yang jarang dilihatnya. Jangan panik, tetaplah tenang dan bercanda dengan si anak. Sesekali ajaklah menonton TV, mungkin dia mulai menyukai film-film kartun. Tetapi janganlah menjadikan TV pengasuh tetapnya. Anak kecil perlu merasakan pelukan, perhatian dan kasih sayang untuk tumbuh dengan sehat.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

6 kekhawatiran yang dipikirkan para ayah baru

Bukan hanya ibu yang kuatir ketika melahirkan bayinya, ayah juga memiliki kekuatirannya sendiri.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr