10 tanda Anda masih belum siap menuju ke pelaminan

Memutuskan untuk menikah membutuhkan kemantapan hati. Namun, jika ternyata Anda masih diliputi oleh rasa cemas, takut, khawatir, atau ada sesuatu yang mengganjal di hati Anda, maka lebih baik atasi dulu keraguan-keraguan tersebut.

1,693 views   |   5 shares
  • Di sebuah acara pesta pernikahan tiba-tiba Anda mendapat pertanyaan dari sahabat Anda, sebuah pertanyaan yang sebetulnya paling dihindari oleh setiap pria maupun wanita lajang, "Kapan kamu menyusul?" Tidak ingin menyakiti dan menyinggung perasaan mereka, Anda pun berusaha bercanda dan mengomentari pertanyaan tersebut dengan lelucon yang bagi Anda sebetulnya sangat menyakitkan.

  • Cerita lain, walaupun mungkin saat ini Anda telah memiliki calon pasangan, tetapi belum tentu Anda dan dia siap untuk melanjtukan kehidupan ke arah yang lebih serius. Orang lain tidak pernah tahu bagaimana kesiapan Anda untuk menikah, yang mereka inginkan hanyalah berita bahagia dan ingin merayakannya bersama dengan Anda.

  • Baiklah, itu hanya sekedar intermeso. Namun, jujur kapan sebetulnya Anda ingin menikah? Anda tidak perlu menutup diri atau bahkan minder ketika ada seseorang mengajukan pertanyaan semacam ini.

  • Pernikahan adalah sebuah acara sakral, Anda tidak boleh mempermainkan pernikahan dengan alasan apa pun. Adalah lebih baik bagi Anda untuk menunda pernikahan jika nyatanya Anda masih memiliki ciri-ciri berikut ini:

  • Masih ada keraguan dalam diri Anda

  • Memutuskan untuk menikah membutuhkan kemantapan hati. Namun, jika ternyata Anda masih diliputi oleh rasa cemas, takut, khawatir, atau ada sesuatu yang mengganjal di hati Anda, maka lebih baik atasi dulu keraguan-keraguan tersebut.

  • Anda masih kesulitan untuk bertanggung jawab

  • Jangan berpikir dalam pernikahan segala sesuatu akan berjalan baik-baik saja. Padahal, ada banyak tanggung jawab yang perlu Anda emban bersama pasangan sepanjang kehidupan Anda. Nah, jika Anda masih belum mampu untuk bertanggung jawab sebagai suami, istri atau orangtua, maka sebaiknya Anda tunda keinginan untuk segera menikah.

  • Masih dominan hidup dalam kesendirian

  • Anda masih tidak ingin terikat dengan peraturan baru sebagai suami atau istri, Anda juga tidak suka hidup berbagi dengan orang lain. Sebaliknya, Anda masih sangat menikmati kesendiri seperti makan sendiri, nonton film sendiri, bepergian sendiri, dan sebagainya.

  • Anda masih terbayang-bayang kisah masa lalu

  • Kejadian pahit masa lalu yang mungkin pernah Anda alami masih membekas hingga kini, mungkin juga Anda masih belum bisa "move on" dari mantan kekasih Anda. Untuk mengatasi hal tersebut Anda memilih untuk tetap sendiri, entah sampai kapan, dengan harapan Anda tidak perlu lagi merasakan rasa sakit hati yang sama lagi.

  • Anda belum bisa menerima si dia dengan sepenuh hati

  • Advertisement
  • Masih ada keraguan dalam diri Anda mengenai sosok yang saat ini ada di dalam hati Anda, Anda masih diliputi keraguan apakah dia orang yang tepat sebagai pendamping hidup Anda.

  • Anda masih belum memiliki rencana jangka panjang

  • Kehidupan Anda masih mengalir apa adanya, Anda belum bersedia berkomitmen dan memiliki rencana jangka panjang bagi kehidupan Anda. Mengenai masalah jodoh Anda pun tidak terlalu merisaukannya, Anda cenderung menganggap jodoh hanyalah sebagai rejeki kalau pun belum ketemu juga tidak mengapa.

  • Anda masih memiliki pikiran negatif mengenai arti pernikahan

  • Banyakanya kasus perceraian yang menimpa pasangan menikah membuat Anda memiliki fobia, Anda memiliki pikiran negatif bahwa pernikahan hanyalah sebuah seremoni belaka, tapi ketika seseorang sudah bosan dengan pernikahannya, maka perceraian bisa dilakukan kapan saja.

  • Kondisi ekonomi belum stabil

  • Anda paham betul situasi keuangan Anda, sehingga tidak buru-buru memutuskan untuk menikah. Bagi Anda perekonomian yang stabil sangat menentukan kebahagiaan pernikahan ke depannya.

  • Belum suka dengan anak-anak

  • Anak adalah karunia terindah yang diberikan oleh Tuhan kepada seseorang dalam ikatan pernikahan. Namun, Anda masih belum terbiasa dengan hal ini, Anda masih mengganggap memiliki anak sebagai sebuah beban dan penghalang bagi Anda untuk bisa menikmati kehidupan Anda.

  • Masih memiliki segudang alasan

  • Jika Anda ditanya kapan menikah dan Anda menjawab "Nanti!", maka itu menunjukkan bahwa Anda betul-betul belum siap menuju ke pelaminan. Hati Anda masih mendua antara menikah dan tidak, juga Anda merasa masih cukup muda sehingga merasa masih memiliki cukup banyak waktu untuk membicarakan mengenai hal tersebut.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

10 tanda Anda masih belum siap menuju ke pelaminan

Memutuskan untuk menikah membutuhkan kemantapan hati. Namun, jika ternyata Anda masih diliputi oleh rasa cemas, takut, khawatir, atau ada sesuatu yang mengganjal di hati Anda, maka lebih baik atasi dulu keraguan-keraguan tersebut.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr