Mengajarkan anak menghargai makanan. Bagaimana caranya?

Kalau tidak dimakan ayamnya mati, begitulah cara orang dulu mengajarkan anak-anak untuk menghargai makanan. Apa cara lainnya?

578 views   |   1 shares
  • Kalau tidak dimakan nanti ayamnya mati, begitulah cara orang dulu mengajarkan anak-anak untuk menghargai makanan. Apa cara lainnya? Dengan menghargai makanan anak-anak diajar untuk tidak menyia-nyiakan atau membuang-buang makanan. Mengapa dibilang ayamnya mati jika tidak dihabiskan makanannya? Karena kebanyakan orang dulu memelihara ayam, baik di kampung maupun di rumah gedong. Anak-anak memiliki ayam kesayangan, karena itu mereka takut bila ayamnya mati.

  • Teladan

  • Cara mengajar yang terbaik ialah dengan teladan. Bila ayah dan ibu tidak pernah membuang-buang makanan, anak-anak akan berbuat yang serupa. Bagi orangtua memang lebih baik membuang sisa makanannya bila sudah kekenyangan daripada memaksa diri untuk memakannya, karena makanan itu cuma akan membuat mereka lebih gemuk. Tetapi yang paling penting ialah mengambil makanan secukupnya supaya tidak terlalu kekenyangan sehingga mesti membuang makanan itu.

  • Berkat

  • Beri tahu mengapa anak-anak mesti menghargai makanan. Antara lain karena makanan adalah salah satu berkat yang kita terima dari Tuhan. Karena itu kita seharusnya tidak menyia-nyiakan berkat kita. Banyak orang lain yang tidak seberuntung kita. Di negara-negara yang sedang berkembang anak-anak kelaparan karena orangtuanya tidak mampu membeli makanan.

  • Makanan sehat

  • Anak-anak hendaknya dibiasakan makan makanan sehat secara tidak berlebihan. Dengan sendirinya bila mereka makan secukupnya, hanya sedikit kemungkinan untuk membuang-buang makanan. Ajarkan tentang kesehatan yang dapat diperoleh melalui cara makan yang benar. Beri tahu bahwa makan kebanyakan akan membuat orang kegemukan, sedangkan kurang makan akan membuat orang kekurangan nutrisi sehingga timbul bermacam gangguan kesehatan. Didiklah mereka untuk menerapkan menu empat sehat lima sempurna sehingga mereka tidak kekurangan gizi.

  • Hidangan secukupnya

  • Selain pada hari besar, sediakan hidangan secukupnya di rumah. Pada hari-hari tertentu saja Anda boleh menyediakan makanan istimewa secukupnya. Misalnya pada hari ulang tahun, ulang tahun perkawinan, hari raya, barulah Anda menyediakan hidangan yang lain daripada yang lain. Itu pun jangan secara berlebihan sehingga membuat anak-anak cenderung mengambil makanan banyak-banyak namun tidak menghabiskannya. Perhitungkan baik-baik berapa orang yang akan hadir dan berapa banyak makanan yang mesti disediakan. Jika makanan pencuci mulut dihidangkan sebaiknya kurangi makanan utama, karena bila Anda makan secara berlebihan Anda akan cenderung untuk membuang makanan.

  • Advertisement
  • Ajak berbelanja

  • Sesekali ajaklah anak-anak berbelanja secara bergantian untuk mengajarkan mereka berapa banyak uang yang harus dikeluarkan untuk membeli makanan, karena itu sudah sepantasnya mereka menghargainya. Ajarkan bagaimana harga selalu naik dan untuk menghemat kita mencari barang atau makanan yang sedang diobral. Dengan demikian mereka sadar bahwa membuang makanan berarti juga membuang uang. Sementara itu Anda juga dapat menunjukkan bagaimana memilih makanan yang sehat seperti memilih ikan yang segar, telur yang baik dan daging yang segar.

  • Memberi makan manula

  • Bila tidak ada kakek nenek, ajaklah mereka ke rumah orang jompo untuk melihat bagaimana sulitnya memberi makan manula. Bandingkan dengan diri mereka yang masih sehat dan dapat menikmati makanan dengan lebih baik. Sementara mereka masih mampu menyantap makanan sendiri dan memiliki selera yang sempurna, janganlah mereka menyia-nyiakan kesempatan itu. Jagalah agar badan mereka sehat dengan menjaga agar tubuh mereka tidak kekurangan makanan.

Baca, hidupkan, bagikan!

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Mengajarkan anak menghargai makanan. Bagaimana caranya?

Kalau tidak dimakan ayamnya mati, begitulah cara orang dulu mengajarkan anak-anak untuk menghargai makanan. Apa cara lainnya?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr