Saat teman memberi komentar negatif. Apa yang harus saya lakukan?

Idealnya, teman adalah orang yang selalu mengupayakan yang terbaik dan memberi dukungan dalam bentuk saran atau kritik membangun. Namun kenyataannya tak selalu demikian. Sebab ada teman yang hobinya nyinyir.

899 views   |   4 shares
  • Punya teman yang suka nyinyir? Teman yang selalu berkomentar negatif atas segala hal yang Anda lakukan. Atau kelihatan selalu gelisah, terlalu berlebihan atau penakut? Sehingga mereka sering sekali mengeluarkan komentar-komentar negatif, sindiran, pernyataan tidak penting, atau malah menyinggung perasaan Anda?

  • Komentar menyindir seperti, "Wow, pintar sekali kamu," atau "Ya lumayan, tapi masih banyak yang lebih bagus lah", yang disampaikan dengan nada tidak enak, bisa membuat Anda bingung karena tidak bisa membalasnya. Jika hanya sekali dua kali tentunya tidak masalah. Namun jika terlalu sering, Anda tentu lelah mendengarnya.

  • Biasanya yang pertama kita pikirkan adalah; ada apa dengan orang ini? Mungkin pertanyaan tersebut menjadi berkembang ke pertanyaan lain seperti "Punya salah apa ya?" atau bahkan langsung dengan emosi ingin membalas perilakunya. Susan Shapiro Barash dalam bukunya Toxic Friends: the antidote for women stuck in complicated friendship menyebut teman seperti ini sebagai musuh dalam selimut.

  • Sebab, ia akan terus berkomentar negatif, dan kelihatannya tidak senang pada apa pun yang Anda lakukan, meski ia tetap berteman dengan Anda. untuk itu, sebelum marah-marah, ia menyarankan agar Anda mencari tahu penyebabnya terlebih dahulu, baru memilah cara menghadapinya.

  • Cara pertama, yakni mencoba memahami latar belakangnya. Sebab, anggapan umum terhadap orang yang suka nyinyir adalah karena rasa iri ataupun kebiasaan berprasangka buruk. Namun ada pula tipe orang yang memang gemar menyerang orang lain dengan komentar negatif tanpa tendensi apa pun. Sekadar asal bicara. Jika sudah lama berteman, tentunya bisa cepat diketahui teman yang suka nyinyir itu termasuk tipe yang mana.

  • Bisa jadi ia sebetulnya memiliki kehidupan yang lebih baik. Namun, ada masalah yang membuatnya kurang bahagia, sehingga senang mencari-cari celah untuk berkomentar negatif kepada orang lain. Jika latar belakangnya ini dipahami, mungkin rasa kesal bisa diredam. Lebih baik lagi jika Anda bisa membantu mengatasi masalahnya, agar kadar komentar negatif si teman perlahan berkurang.

  • Cara kedua, bisa dengan memberikan jawaban yang tepat pada komentar buruknya. Sebab, saat ia mulai beraksi Anda berpikir untuk membalasnya. Untuk melakukan itu, jawaban Anda selain harus cerdas dan tajam, juga harus disampaikan sesegera mungkin. Kunci untuk balasan tepat adalah dengan mempertajam kemampuan mendengar Anda, sehingga Anda bisa bereaksi secepat kilat.

  • Advertisement
  • Direktur artistik di Studio Bahasa Teater (SBT), Abigail Paul di Frankfurt, mengungkapkan kemampuan berpikir seseorang lebih cepat dibandingkan kemampuan bicaranya. Ini membuat orang-orang yang 'diserang' sebenarnya punya waktu berlebih untuk menyiapkan jawaban.

  • Proses mendengar dan berpikir yang sama bisa kita terapkan saat pembicaraan kita dengan teman memanas, sehingga kita perlu 'memertahankan diri'."Kebanyakan kita tidak mendengar apa inti dari yang disampaikan lawan bicara, kita hanya menunggu untuk bisa berkomentar. Tidak ada resep ajaib dalam mendengarkan seseorang, kecuali berlatih," ungkapnya.

  • Jika teman Anda cenderung mengeluarkan pernyataan tidak menyenangkan, Anda harus melatih otak untuk mendengarkannya dengan saksama dan hati-hati, dan bersiap mengeluarkan jawaban balasan secepat mungkin. "Sehingga Andalahjadinya yang mengontrol keadaan". Misalkan teman Anda berujar, "Ya lumayan, tapi masih banyak yang lebih bagus lah". Coba jawab : "Iya ya. Coba lihat hasil kerja kamu?"

  • Jika Anda malas memanjang-manjangkan masalah, cara ketiga bisa diterapkan. Yakni; menjaga Jarak. Apalagi si negatif ini biasanya sulit menerima masukan. Ketika diberi tahu terus terang bahwa komentarnya kurang enak didengar, alih-alih minta maaf, biasanya justru mereka yang tersinggung. Kalaupun tidak tersinggung, umumnya mereka berdalih hanya bercanda. Jika si teman termasuk tipe ini, solusi yang paling baik adalah menjaga jarak dengannya. Usahakan jangan terlalu sering beraktivitas bersama, demi menghindari komentar negatifnya.

  • Belina Raffy, seorang konsultan bisnis, menyebut bahwa jika di sebuah kantor, saling sindir dan komentar terlalu negatif, maka akan berujung pada matinya inovasi di kantor. "Semua ide akan mati". Lebih buruk lagi, ini akan menimbulkan efek negatif yang dapat merusak atmosfer kerja di kantor.

  • Jika komentar negatif keluar di tempat kerja - tempat di mana semua orang diasumsikan ingin melihat kesuksesan - komentar tersebut biasanya keluar dari orang yang gelisah, tutur Raffy. Misalnya, seorang rekan kerja yang tidak tahu bagaimana mengerjakan sebuah tugas - dia mungkin berpikir bahwa dengan mengalihkan perhatian kepada orang lain dengan melontarkan pernyataan negatif kepada orang lain, akan membuat atasannya mengalihkan fokus kepada staf lain.

  • Meskipun sulit untuk membalas dengan pernyataan positif, komentar positif penting untuk membuat proyek berjalan dengan baik. Selain itu, rekan kerja lainnya juga tidak merasakan atmosfer negatif. Misalnya seorang rekan kerja berkomentar, "proyek ini tidak maju-maju", Anda bisa menjawab, "setidaknya kita masih ada di jalur yang tepat, saya akan buat maju".

  • Advertisement
  • Karena pada dasarnya, menurut Raffy, komentar-komentar positif dan tajam dari rekan kerja, bos atau bawahan bisa mengubah lingkungan kerja yang dulunya terkesan keras dan kasar, menjadi lebih hangat. "Sementara komentar negatif, akibatnya hanya akan meningkatkan ketegangan, membuat orang lain merasa tidak diterima dan inferior".

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Saat teman memberi komentar negatif. Apa yang harus saya lakukan?

Idealnya, teman adalah orang yang selalu mengupayakan yang terbaik dan memberi dukungan dalam bentuk saran atau kritik membangun. Namun kenyataannya tak selalu demikian. Sebab ada teman yang hobinya nyinyir.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr