Kegiatan-kegiatan ini bisa mencegah Anda cepat pikun

Pikun identik dengan usia renta, meski sebetulnya bisa juga menyerang Anda yang masih berusia muda. Namun, jangan khawatir, masih banyak jalan yang bisa ditempuh untuk mencegah hal itu terjadi dalam waktu dekat

480 views   |   11 shares
  • Kepikunan atau dementia, ternyata tidak hanya terjadi pada mereka yang berusia renta. Namun bisa saja dialami oleh Anda yang masih muda. Biasanya gejala kepikunan terlihat dari sering lupa, sulit mencari kata untuk menceritakan sesuatu, sulit membuat keputusan, dan mengalami masalah dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Menurut Robert Stufflebeam, konsorsium di Cognitive Science Instruction, dementia bisa juga terjadi karena kecelakaan atau kehilangan banyak sel otak (neuron).

  • Karena itu, Dr David Dexter, direktur MS Society/Parkinson's UK Tissue Bank Run by Imperial College. Mengungkap ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencegah kepikunan.

  • Berikut 12 cara yang bisa diterapkan:

  • 1. Bepergian

  • Ada banyak tempat menarik yang bisa Anda kunjungi. Dorong diri sendiri pergi ke sana, sebagai reward akan sebuah pencapaian dalam kehidupan sehari-hari, misalnya. Jika ada keterbatasan uang, maka cobalah sisihkan gaji Anda dan menabung untuk membeli tiket serta akomodasi. Bangkitkan kembali semangat, dengan berpetualang.

  • 2. Menjaga kepala

  • Menjaga kepala dari benturan keras atau luka berat. Makanya selalu gunakan helm saat mengenderai sepeda motor, kegiatan konstruksi lapangan dan kegiatan-kegiatan lain yang dapat membahayakan kepala.

  • 3. Olahraga dan menjaga makanan

  • Dengan menjaga kebugaran tubuh, Anda bisa panjang umur. Menghindari kebiasan-kebiasaan buruk seperti merokok dan menonsumsi alkohol. Mengonsumsi makanan dan minuman sehat, makanan yang sangat baik untuk kesehatan otak. Cari tahu tentang komunitas-komunitas olahraga yang cocok, kenalkan, atau sesekali nikmatilah car free day, siapa tahu, Anda kemudian bisa berkenalan dengan lingkungan olahraga baru, dan kembali bersemangat.

  • 4. Menulis

  • Kegiatan ini dapat melatih dan menstimulasi sel-sel saraf otak. Jika perlu, fasilitasi diri dengan komputer dan ruang kerja yang nyaman. Beli buku sebagai referensi. Dorong diri sendiri untuk menulis, tidak harus dipublikasikan. Ajak keluarga yang menjadi pembacanya.

  • 5. Pelihara binatang kesayangan

  • Dengan sibuk mengurus binatang peliharaan, Anda akan merasa memiliki kesibukan baru yang menyenangkan. Terutama jika memang suka dengan hewan ya. Bahkan bisa jadi Anda akan melakukan upgrade informasi dan otomatis belajar kembali. Cara-cara mengurus hewan, terlibat dalam komunitas pecinta hewan. Jika memelihara anjing, mereka akan terdorong untuk berjalan-jalan bersama dan dengan itu, senantiasa sehat, bahkan bisa menambah teman baru.

  • Advertisement
  • 6. Melakukan Aktivitas sosial

  • Pasti selalu ada orang yang lebih renta, atau memiliki lebih banyak kesulitan dalam hidup, daripada Anda. Orang-orang tersebut membutuhkan bantuan. Maka bergabunglah dalam berbagai kegiatan amal, menjadi relawan dalam kegiatan di rumah ibadah, misalnya. Menjalin tali kekeluargaan, persahabatan, menghadiri undangan pesta dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya pun dapat menjaga dan meningkatkan kemampuan otak, khususnya bagian otak yang mengatur fungsi komunikasi

  • 7. Ikut klub atau organisasi tertentu

  • Mungkin Anda belum tahu bahwa di sekeliling Anda ada begitu banyak klub dan organisasi sosial. Bisa juga mencakup kegiatan-kegiatan rekreasi dan hobi misalnya fotografi, melukis dan mengutak-atik sepeda motor atau komputer. Apa pun tujuan kelompok-kelompok tersebut, pasti ada klub atau organisasi yang cocok untuk Anda.

  • 8. Menelusuri dunia maya

  • Internet merupakan dunia yang tak terbatas untuk dijelajahi. Ada begitu banyak hal yang bisa dipelajari, dan bisa juga sebagai media untuk berelasi dengan sesama yang memiliki antusiasme sama.

  • 9. Melakukan aktivitas beribadah

  • Aktivitas ibadah memiliki peran yang cukup signifikan dalam menjaga dan meningkatkan fungsi otak.

  • 10. Belajar

  • Jangan berhenti belajar. Anda mungkin perlu belajar bahasa asing tertentu sesuai kebutuhan saat liburan. Atau belajar keahlian baru. Bisa juga mendalami agama, bergabung dalam kelas-kelas khusus di tempat ibadah, bisa jadi hal yang menyenangkan untuk dilakukan.

  • 11. Melakukan permainan memori

  • Kegiatan ini dapat meningkatkan dan menajamkan kemampuan otak, seperti teka-teki silang, teka-teki matematika dan logika dan menikmati permainan optical illusions.

  • 12. Mencintai

  • Pergi mengunjungi kembali tempat-tempat yang memiliki kenangan romantika tertentu bagi Anda dan pasangan. Menyiapkan kejutan makan malam romantis. Atau melakukan hal-hal spesifik yang terus menerus membangkitkan gelora cinta dalam kehidupan Anda.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Kegiatan-kegiatan ini bisa mencegah Anda cepat pikun

Pikun identik dengan usia renta, meski sebetulnya bisa juga menyerang Anda yang masih berusia muda. Namun, jangan khawatir, masih banyak jalan yang bisa ditempuh untuk mencegah hal itu terjadi dalam waktu dekat
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr