Adakah cara yang paling benar dalam pengasuhan?

Setiap orangtua pasti ingin memberikan yang terbaik bagi buah hatinya. Termasuk dalam menerapkan cara pengasuhan. Banyaknya informasi terkait hal ini kadang membingungkan, jadi adakah cara yang paling benar dalam pengasuhan?

237 views   |   3 shares
  • Setiap anak memiliki keunikan masing-masing, ya setiap anak berbeda. Maka teknik mengasuh anak pun jadi banyak macamnya. Biasanya, cara pengasuhan di berbagai wilayah yang paling kentara perbedaannya.

  • Dalam buku How Good Are the Asians, tulisan Yong Zhao dan Wei Qiu menjabarkan bahwa orang China-Amerika jumlahnya banyak di berbagai universitas unggul. Dan biasanya memiliki nilai IQ yang tinggi. Apa rahasianya? Profesor Amy Chua, yang juga menulis buku Battle Hymn of the Tiger Mother, megatakan bahwa itu karena cara pengasuhan yang lebih keras dan dengan tuntutan tinggi.

  • Namun, menurut Christine Gross-Loh dalam buku Parenting without Borders, tidak ad acara pengasuhan khas satu negara yang paling tepat. Sebab, dalam bukunya tersebut ia melakukan analisis yang amat komprehensif membandingkan cara pengasuhan khas banyak negara dan menemukan bahwa yang disebut dengan cara pengasuhan terbaik di Amerika, jelas berbeda dengan cara pengasuhan di Jepang, misalnya.

  • Memang, dalam cara mengasuh anak, harus ada nilai kearifan lokal yang ditanamkan. Namun, mendidik seorang anak tidak bisa disamakan dengan anak lainnya. Sebab, ya, anak bukan kertas kosong. Mereka sudah memiliki sifat bawaan, keunikan yang harus ditangani dengan caranya masing-masing. Memadukan berbagai teknik pengasuhan dari berbagai negara, bisa dilakukan. Namun, tentunya, tidak ada yang mutlak paling benar.

  • Namun demikian, kita harus mengakui bahwa tetap ada cara pengasuhan yang paling tepat. Yakni; pengasuhan dengan kasih sayang. Memperkuat attachment dan koneksi, terutama di masa balita, tentunya adalah cara mengasuh yang wajib diterapkan kepada setiap anak, dengan karakteristik apa pun, dan berasal dari mana pun.

  • Apalagi dengan fakta bahwa attachment hanya terbentuk di usia 0-2 tahun, dan koneksi hanya terbentuk hingga usianya 5 tahun. Setelah itu, seorang anak akan membawa bekal koneksinya ini hingga ke masa dewasa. Jadi, attachment parenting yang kerap digaungkan Dr William Sears, dokter anak serta penulis the Baby Book, juga Dr Laura Markham, psikolog anak, merupakan cara pengasuhan satu-satunya yang paling benar.

  • Sebetulnya apa itu pengasuhan penuh kasih sayang?

  • Pengasuhan ini, menjunjung tinggi terbentuknya koneksi yang kuat antara orangtua dan anak. Sebab semua penelitian terkait otak, selama 4 dekade, membuktikan bahwa optimalisasi tumbuh kembang fisik, mental dan emosional setiap manusia, bergntung pada terpenuhi atau tidaknya kebutuhan akan koneksi di masa bayi dan balita.

  • Advertisement
  • Pengasuhan penuh kasih sayang, adalah pengasuhan yang responsif pada segala kebutuhan anak di awal hidupnya. Sebab, tidak akan ada bayi yang bisa menenangkan dirinya sendiri. Bayi terlahir dengan penuh rasa ketakutan pada dunia baru yang serba terang dan bising, dunia yang berbeda dengan tempat ternyaman yang selama 9 bulan ia tinggali. Ia sangat bergantung dan memiliki kebutuhan tinggi akan kehadiran orang lain yang peka terhadap segala ketakutannya itu. Orangtua yang akan dengan cepat mendekapnya saat ia menangis, orangtua yang membawanya dalam gendongan saat ia belum bisa berjalan, orangtua yang tidak semena-mena melakukan sesuatu tanpa mengatakan apa-apa.

  • Menerapkan pengasuhan penuh kasih sayang, berarti; orangtua siap bertanggung jawab untuk meregulasi emosinya sendiri, jadi bisa tetap tenang saat berurusan dengan anak. Orangtua siap menerapkan batasan dengan empati. Orangtua akan mencari dulu alasan mengapa anak melakukan sesuatu, tidak langsung bereaksi. Orangtua mementingkan koneksi sebelum melakukan koreksi.

  • Pengasuhan penuh kasih sayang akan menjunjung tinggi nilai empati. Bukan permisif, dengan memberi segala yang diminta. Bukan otoriter, yang mengatur segala hal tanpa memberi kesempatan anak mengungkapkan pendapatnya.

  • Attachment parenting adalah seni, bukan melulu sains. Jadi tidak ada tolak ukur yang pasti dan wajib dipukul rata ke setiap anak. Pengasuhan penuh kasih sayang adalah cara fleksibel yang memberikan respons sesuai karakter dan kebutuhan masing-masing anak. Pengasuhan penuh kasih sayang akan selalu berusaha melihat persoalan dari sudut pandang anak, kemudian menganggap anak sebagai orang dewasa dalam ukuran kecil yang bisa diajak berdiskusi untuk sama-sama menyelesaikan masalah.

  • Ya, perasaan dan kebutuhan anak sama pentingnya dengan orang dewasa. Tidak memanjakan, dan tidak galak. Ada saatnya anak harus bisa menghadapi kekecewaannya, namun orangtua akan hadir di situ untuk menemaninya menghadapi rasa sedih. Tidak serta merta memenuhi segala hasratnya, dan tidak meninggalkan anak yang sedang berusaha meregulasi emosinya. Hadir, dan menawarkan pelukan. Bukankah kita sebagai orang dewasa juga suka ditemani dan diberi pelukan hangat, acapkali merasa sedih dan gundah?

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Adakah cara yang paling benar dalam pengasuhan?

Setiap orangtua pasti ingin memberikan yang terbaik bagi buah hatinya. Termasuk dalam menerapkan cara pengasuhan. Banyaknya informasi terkait hal ini kadang membingungkan, jadi adakah cara yang paling benar dalam pengasuhan?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr