Perlukah saya mengonsumsi suplemen ASI jauh sebelum bersalin?

Memberikan ASI kepada anaknya, adalah keinginan setiap ibu. Karena itu, seringkali calon ibu penasaran, saat masih mengandung, apakah ASInya sudah ada, dan siap keluar untuk si buah hati?

303 views   |   2 shares
  • Memberikan ASI, adalah keinginan setiap ibu di dunia ini. Maka, biasanya, sejak masih mengandung, banyak yang telah memertanyakan apakah ASInya akan cukup atau tidak. Bahkan banyak juga yang mempertanyakan "Usia kehamilan berapa ASI akan keluar?" "Perlukan mengonsumsi suplemen ASI sebelum persalinan?"

  • Sebenarnya tidak perlu cemas bila pada masa kehamilan belum mengeluarkan ASI. Tidak semua ibu hamil cepat mngeluarkan ASI. Setiap ibu hamil berbeda, ada yang cepat keluar ASI, tapi terkadang ada juga yang lama. Bahkan ada yang sampai melahirkan belum mengeluarkan ASI. Menurut pakar ASI, dr. Utami Roesli, Produksi ASI sangat dipengaruhi kondisi psikis si ibu. Bila hati ibu tenang, bahagia, maka produksi ASI akan berlimpah. Kemungkinan hanya 1 dari 1000 wanita yang benar-benar tidak dapat menyusui. Untuk itu Anda tidak perlu khawatir.

  • Persiapan dengan suplemen ASI tidak dilarang namun hal yang terpenting sebenarnya lebih terletak pada kondisi psikis dan juga rangsang hisap bayi. Apakah yang memengaruhi keluarnya ASI pada ibu hamil? Dalam keadaan normal produksi ASI pada ibu hamil dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya adalah faktor Fisik dan Psikologis.

  • Faktor fisik misalnya asupan gizi, pola istirahat, dan faktor hormon. Faktor psikologis dipengaruhi oleh ketenangan jiwa/pikiran. Bila kedua faktor tersebut tidak terpenuhi dengan baik ataupun mengalami hambatan dan gangguan maka tentunya produksi ASI akan mengalami gangguan dan hal ini bisa berakibat dan menyebabkan ASI terhambat.

  • Karena itu, menurut Dr Tan Shot Yen, ketimbang memikirkan suplemen ASI saat hamil, lebih baik fokus pada tumbuh kembang janin. Mengonsumsi sayuran dan buah segar, misalnya, jauh lebih baik untuk pembentukan massa tulang ketimbang suplemen apa pun. Ibu yang mengonsumsi sayuran dan buah segar tidak akan mengalami konstipasi yang serig berujung pada wasir, sebelum atau setelah melahirkan karena proses mengejan. Selain itu, ibu hamil sangat membutuhkan vitamin D. Pro vitamin D dari cahaya matahari pagi amat bermanfaat sebagai pemicu pembentukan vitamin D dalam darah. Kehebatan vitamin D bukan hanya bekerja sama dengan kalsium untuk kekuatan tulang dan gigi, namun juga sebagai pengatur daya kekebalan tubuh. Karenanya paparan cahaya matahari adalah resep mujarab bagi ibu hamil untuk menghindari kemungkinan autism pada anak yang dilahirkan nanti.

  • Faktor kesehatan dari ibu hamil sendiri

  • . Kesehatan ibu dalam hal ini memegang peranan yang penting dalam hal menunjang produksi ASI yang cukup, termasuk dalam hal ini adalah faktor hormonal dan istirahat yang cukup bagi ibu yang menyusui. Bila kesehatannya terjaga maka penyebab ASI tidak keluar dapat diminimalisasi.

  • Advertisement
  • Untuk itu, ahli gizi Wied Harry Apriadji mengungkapkan kuantitas konsentrasi nutrisi dalam ASI sangat dipengaruhi oleh pola makan ibu. Karena itu ibu hamil dan menyusui wajib mencukupi:

    • Asam lemak: yang berasal dari ikan segar, kacang-kacangan dan biji-bijian

    • Protein : yang bisa didapatkan dari bahan makanan hewani maupun nabati seperti daging ayam, ikan, belut, telur, tempe, tahu dan polong-polongan

    • Vitamin B Kompleks: yang terdapat dalam kacang-kacangan, jamur, sayuran daun hijau.

    • Vitamin C: selain memacu fungsi imunitas tubuh, asupan vitamin C juga bermanfaat untuk meningkatkan penyerapan kalsium, zat besi. Bisa didapatkan dari buah berwarna kuning, jingga dan merah. Ada juga buah lain yang kaya vitamin C seperti rambutan, sirsak, sawo dan kiwi.

  • Berpikiran positif

  • Satu hal yang tidak kalah penting dalam hal ini adalah faktor dukungan dari sekitar dan orang yang terdekat, yaitu suami dan anggota keluarga lainnya. Dukungan suami maupun keluarga lain dalam rumah akan sangat membantu berhasilnya seorang ibu untuk menyusui. Begitu pula dukungan dari lingkungan pekerjaan tempat bekerja sang ibu bila sang ibu tersebut bekerja misalnya dengan tersedianya ruangan khusus untuk memerah ASI, lemari es untuk menyimpan ASI perah dan sebagainya.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Perlukah saya mengonsumsi suplemen ASI jauh sebelum bersalin?

Memberikan ASI kepada anaknya, adalah keinginan setiap ibu. Karena itu, seringkali calon ibu penasaran, saat masih mengandung, apakah ASInya sudah ada, dan siap keluar untuk si buah hati?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr