Pentingnya mengajarkan keterampilan "practical life" pada anak

Permainan yang baik adalah permainan yang memberi ruang kepada anak untuk bereksplorasi dan tingkat perbedaan gender yang rendah.

270 views   |   shares
  • Dewasa ini perkembangan ilmu pengasuhan terus berkembang. Termasuk menerapkan berbagai macam metode pengajaran kemandirian anak melalui berbagai macam media. Media yang digunakan untuk mengenalkan kepada anak-anak bisa melalui permainan.

  • Ada yang melalui poster, video, alat peraga, sandiwara, hingga anak diminta untuk praktek melakukan semuanya secara langsung.

  • Metode secara langsung ini disebut dengan practical life. Menurut Depdiknas pentingnya mengajarkan anak tentang practical life bertujuan antara lain :

    1. Menyadarkan atau mengenalkan perilaku yang dikehendaki dalam kehidupan sehari-hari.

    2. Mentolerir adanya ragam perilaku yang mencerminkan adanya keragaman nilai.

    3. Menerima perilaku yang dikehendaki dan menolak perilaku yang tidak dikehendaki, baik oleh diri sendiri maupun orang lain.

    4. Memilih perilaku yang mencerminkan nilai-nilai yang dikehendaki, misalnya disiplin, mandiri, sopan, ramah, hormat dan menghargai orang lain.

    5. Menginternalisasi nilai-nilai yang baik sebagai bagian dari kepribadian yang menuntun perilaku sehari-hari.

  • Psikolog Pendidikan ibu Elly Risman dalam tayangan di sebuah televisi swasta juga mengaminkan hal tersebut. Beliau menyerukan 'permainan' yang baik adalah permainan yang memberi ruang kepada anak untuk bereksplorasi. Salah satu yang disarankan adalah permainan yang mengajarkan anak tentang practical life. Karena hal ini kelak akan dijadikan modal bagi anak ketika kelak ia dewasa, saat harus mandiri dan tidak bergantung lagi pada orang tuanya.

  • Sepertihalnya permainan yang mengajarkan kepada anak bagaimana kemampuan memotong, menggunting, mengupas. Aktivitas memotong, menggunting, mengupas mungkin terlihat seperti permainan yang berbahaya untuk anak, tetapi tahapan ini justru perlu dikenalkan. Tentunya dengan fasilitas dan bahan permainan yang aman. Misalnya memotong playdough dengan menggunakan pisau plastik, menggunting kertas dengan gunting plastik, ataupun mengupas buah-buahan seperti jeruk, pisang, anggur, atau telur rebus.

  • Aktivitas yang dikategorikan practical life adalah saat mengajarkan anak tentang kehidupan sehari-hari. Begitu pula dengan aktivitas seperti melipat baju, merapikan sepatu, menyikat gigi. hal ini bertujuan membiasakan anak perilaku-perilaku positif yang dapat dilakukan sendiri, tanpa bantuan orang tua. Selain itu adapula aktivitas yang meminta anak untuk mengkategorikan sesuai warna, bentuk dan ukuran. Intinya hal ini akan sangat bermanfaat untuk kehidupannya kelak, apabila telah hidup sendiri.

  • Advertisement
  • Practical life, tidak memerlukan bahan permainan yang mahal dan tidak harus membelinya. Anda dapat dengan mudah melakukannya bersama anak-anak, dengan peralatan dan bahan yang tersedia di rumah setiap hari. Libatkan anak untuk semua aktivitas rumah yang Anda lakukan guna melatih kemandiriannya, membangun komunikasi dan kerjasama, serta meningkatkan bonding antara Anda dengan anak.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Profil Penulis Irni, lulusan Sarjana Psikologi UBAYA. Saat ini menetap di Jepang mendampingi suami bersama dua buah hatinya. Aktif menulis di berbagai media dan buku Pengembangan Diri. Baginya menulis adalah media berbagi pada sesama.

Situs: http://www.irniis.com

Pentingnya mengajarkan keterampilan "practical life" pada anak

Permainan yang baik adalah permainan yang memberi ruang kepada anak untuk bereksplorasi dan tingkat perbedaan gender yang rendah.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr