Mencegah Gertakan

Kita sering mendengar keluhan tentang gertakan yang kebanyakan terjadi di sekolah. Tetapi dengan berkembangnya teknologi, kerap pula terjadi gertakan melalui internet yang disebut cyber bullying.

578 views   |   shares
  • Kita sering mendengar keluhan tentang gertakan yang kebanyakan terjadi di sekolah. Tetapi dengan berkembangnya teknologi, kerap pula terjadi gertakan melalui internet yang disebut cyber bullying. Anak-anak kita mungkin pernah mengalaminya, menjadi korban atau ikut-ikutan temannya melakukan gertakan secara sadar atau tidak. Bagaimana kita mencegah hal ini? Di bawah ini ada beberapa saran yang dapat membantu menghentikan perbuatan menggertak.

  • Mencegah

  • Ben Afleck, bintang Hollywood terkenal, belum lama ini menjadi bulan-bulanan khususnya di internet ketika dia diberitakan terpilih sebagai Batman dalam seri film ini yang akan datang. Banyak orang tidak suka akan gagasan ini dan menganggap dia tidak cocok untuk peran tersebut. Produsernya menyarankan agar dia tidak membuka internet selama beberapa hari. Saya setuju sekali dengan saran ini karena saya sendiri suka heran mengapa ada anak yang sampai bunuh diri. Bukankah bila dia tidak membuka internet dia tidak akan membaca semua hal yang buruk yang ditulis orang mengenai dirinya. Yah, mungkin saya kurang mengikuti zaman, karena menilik perilaku orang di jalanan, semua orang matanya hanya tertuju kepada blackberrynya. Seolah-olah hidup ini tidak berarti dan tidak memiliki tujuan selain dari membaca media sosial di internet. Tetapi bila perlu, dan bila ini menyangkut hidup dan mati anak Anda, ada baiknya Anda menyita blackberry anak Anda untuk waktu tertentu. Gantilah kegiatannya dengan membaca buku, menonton TV, bermain game, melakukan kegiatan bersama keluarga, dan tentu saja belajar. Alihkanlah perhatiannya dari media sosial yang menyakitinya. Blok orang-orang yang menulis hal-hal yang jelek tentang dirinya. Laporkan perbuatan menggertak ini kepada orang-orang yang berwenang, guru di sekolah, bahkan kepada yang berwajib bila perlu supaya diberikan larangan dengan ancaman hukuman terhadap para penggertak.

  • Mengajarkan rasa percaya diri

  • Para penggertak sebetulnya tidak mempunyai rasa percaya diri, karena itu mereka mencari mangsa orang yang lemah untuk membuat diri mereka merasa kuat. Ajarkan kepada anak-anak Anda rasa percaya diri, dengan demikian mereka tidak akan menjadi penggertak dan juga tidak akan takut menghadapi gertakan. Ketika saya duduk di kelas 5 SD salah seorang teman sekelas saya mengajak teman-teman lainnya untuk memusuhi saya. Tetapi karena saya tidak peduli dan tidak takut teman-teman saya tidak memusuhi saya lagi dan menjauhi si penggertak. Biasanya penggertak memilih orang yang tampaknya memiliki kelemahan seperti kegemukan, tidak mengikuti mode, kurang pandai dan sebagainya. Ajarlah anak-anak untuk menerima diri mereka seperti apa adanya.

  • Advertisement
  • Menanamkan belas kasih

  • Seorang ayah yang anaknya meninggal di usia 12 karena kecelakaan, berkeliling ke sekolah-sekolah untuk mengajarkan kebaikan. Semboyannya "Menjadi ramah seperti Josh," membantu banyak anak belajar tentang belas kasih. Beberapa anak penggertak menghampirinya serta menyatakan penyesalannya atas perbuatan mereka dan berjanji tidak akan melakukan gertakan lagi. Anak-anak perlu diajar untuk menjadi anak yang baik hati dan suka membantu orang lain sejak dini, sebelum mereka mulai bersekolah.

  • Menjalin hubungan keluarga yang erat

  • Dengan mendengarkan cerita anak-anak Anda tentang sekolah, pergaulan dan apa saja yang menyangkut diri mereka, Anda dapat menjalin hubungan batin dengan mereka. Ajukan pertanyaan untuk menunjukkan perhatian, tanggapi cerita mereka bila perlu, berikan saran dan nasihat, namun jangan pernah menghakimi mereka. Dengan demikian Anda menanamkan kepercayaan dalam diri mereka bahwa mereka dapat bercerita apa saja kepada Anda. Bila Anda menilai ada gejala gertakan yang mereka alami atau lakukan, bertindaklah tegas, jangan menganggap sepele dan mengira semua itu akan berlalu suatu hari nanti.

Baca, hidupkan, bagikan!

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Mencegah Gertakan

Kita sering mendengar keluhan tentang gertakan yang kebanyakan terjadi di sekolah. Tetapi dengan berkembangnya teknologi, kerap pula terjadi gertakan melalui internet yang disebut cyber bullying.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr