7 kekhawatiran yang kerap dialami oleh ibu baru

Yakin Anda bisa melaluinya dan perbanyak informasi serta berbagi dengan ibu lainnya, itulah kunci sukses saya merawat si buah hati.

282 views   |   shares
  • Menjadi seorang ibu baru yang minim dengan pengalaman membuat saya merasa sangat was-was. Saya belum terbiasa mendengar bayi kami menangis di tengah malam atau ketika tiba-tiba tubuhnya demam seperti beberapa waktu yang lalu. Suami sayalah yang berusaha menenangkan ketika saya terlihat gugup dan suami saya jugalah yang berusaha menghibur ketika saya diliputi rasa cemas. Beribu rasa terimakasih serta sayang saya kepada suami.

  • Para ibu baru, hal yang sama mungkin saat ini juga sedang Anda alami. Belajar dari pengalaman saya, jangan khawatir berlebihan sebab justru akan mempersulit diri Anda sendiri. Berikut beberapa hal yang pernah saya alami dan semoga bisa membantu.

  • 1. Bayi nangis atau rewel

  • Ada beberapa penyebab mengapa seorang bayi terus-terusan menangis. Suatu hari saya membeli salah satu produk susu untuk ibu menyusui, di dalamnya disertakan sebuah CD berisi informasi tentang cara mengenali tangisan bayi dari suaranya. Dari situ saya menyadari perbedaan dalam tangisan bayi dan berusaha memahami tanda-tanda yang berusaha ia sampaikan seperti lapar, haus, ketakutan, dan sebagainya.

  • 2. Demam

  • Beberapa waktu yang lalu suhu badan bayi kami tiba-tiba naik di malam hari. Sebagai ibu yang belum berpengalaman saya merasa sangat cemas sekali. Beruntung saat itu klinik langganan keluarga masih buka, segera saya dan suami membawanya menemui dokter. Benar saja, dokter mendiagnosa bayi kami terserang radang saya langsung teringat, ini mungkin karena kami mengajaknya jalan-jalan sehari sebelumnya.

  • 3. Takut terjatuh dan tenggelam

  • Aduh, ini adalah hal yang paling saya takutkan ketika memandikan bayi kami. Namun berbekal tayangan di Youtube, saya dan suami belajar bersama secara otodidak cara memandikan bayi kami. Memang menakutkan sekali, apalagi saat anak kami terus menerus bergerak dengan tubuh licin terkena sabun.

  • 4. ASI tidak keluar

  • Saat hamil saya sempat merasa was-was karena ASI tak kunjung keluar hingga kehamilan memasuki usia delapan bulan. Saya mencoba konsultasi dengan seorang bidan dan mendapatkan informasi bahwa hal tersebut adalah normal. Baru sekitar dua minggu mendekati hari persalinan, saya mendapati ASI saya keluar untuk pertama kalinya meskipun tidak selancar yang saya harapkan. Saya juga diajarkan untuk tidak panik jika ASI belum keluar lancar saat bayi sudah lahir. Kebutuhan ASI bayi baru lahir pun tidak terlalu banyak, hari-hari di awal kelahiran kami gunakan untuk berlatih menyusui dan bayi pun berlatih menghisap agar ASI dapat dikeluarkan secara maksimal.

  • Advertisement
  • 5. B ayi tidur terus

  • Pola tidur bayi yang baru lahir memang agak aneh. Ia bisa terus-terusan tidur di siang hari dan bangun di malam hari atau sebaliknya. Beberapa sumber terpercaya mengatakan, bahwa hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan bayi untuk membedakan siang dan malam. Jadi, jangan khawatir jika saat ini Anda sedang mengalaminya, hanya saja pastikan bayi Anda tetap mendapatkan asupan ASI secara rutin. Anda juga dapat melatihnya untuk peka perbedaan siang dan malam, dengan membiarkan sinar matahari menerangi ruangan kamar selama siang dan mematikan lampu ruangan saat tidur malam.

  • 6. Belum jatuh cinta

  • Sebuah sumber mengatakan, setelah melahirkan ada beberapa ibu belum siap menerima kehadiran buah hatinya. Wah, semoga hal ini tidak sedang Anda alami ya. Sejatinya, seorang ibu harus sudah siap lahir dan batin ketika mengetahui dirinya hamil dan terjadi ikatan batin selama si anak berada dalam perut ibu hingga ia terlahir nantinya.

  • 7. Khawatir tak pandai merawat

  • Tidak ada seorangpun yang sempurna, semua ibu baru pasti mengalami banyak kekhawatiran. Ketika merasa tak pandai dalam merawat jangan langsung putus asa, jadilah pribadi yang optimis dan perbanyaklah informasi membaca dan saling berbagi informasi dengan ibu-ibu lain yang sedang menghadapi problem serupa.

  • Setelah dapat melewati kecemasan-kecemasan di atas, satu hal lagi yang tidak kalah penting dibutuhkan seorang ibu baru adalah, dampingan dan dukungan dari orang-orang terdekatnya terutama suami. Dengan memiliki dukungan yang baik, niscaya Anda dapat melalui semuanya dengan baik dan nyaman.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

7 kekhawatiran yang kerap dialami oleh ibu baru

Yakin Anda bisa melaluinya dan perbanyak informasi serta berbagi dengan ibu lainnya, itulah kunci sukses saya merawat si buah hati.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr