Angon Bebek - Enam Hal yang Dapat Kita Pelajari dari Pola Iring-Iringan Kawanan Ternak Bebek

Pemandangan ini mengingatkan saya pada ungkapan sinis yang kerap kita dengar terkait dengan etika yang buruk saat mengantre di depan kasir atau di tempat lainnya yang mengatakan, “Bebek saja bisa antre!”

2,607 views   |   2 shares
  • Selama masa libur Lebaran tahun 2013, kami sekeluarga menghabiskan waktu untuk melepas kepenatan dengan menikmati suasana pedesaan di kaki gunung Merapi, Magelang, Jawa Tengah. Suasana pedesaan yang begitu nyaman dan alami dengan hawanya yang sejuk serta suasana kehidupan masyarakat pedesaan tradisional Jawa yang begitu kalem dan ramah membuat kami ingin berlama-lama dan enggan untuk meninggalkan daerah tersebut.

  • Seperti umumnya masyarakat pedesaan di Indonesia, kebanyakan penduduk setempat menggantungkan kehidupannya pada alam dengan cara bertani dan beternak. Tanahnya yang subur telah membuat kehidupan masyarakat setempat tidak berkekurangan.

  • Salah satu pemandangan yang menarik perhatian kami adalah kebiasaan masyarakat setempat untuk mengangon atau menggembalakan ternak bebek mereka. Suatu hari ketika kami sedang melewati sebuah jalan di pedesaan itu kami mengamati sepasang suami istri yang sedang mengangon sekawanan ternak bebek.

  • Saat berjalan, kawanan ternak bebek memperlihatkan sebuah pola yang unik. Secara bergerombol mereka berjalan beriringan membentuk formasi yang menyerupai segitiga dengan salah satu di antara mereka berada di bagian paling depan sebagai pemimpin barisan. Selama perjalanan masing-masing bebek dalam formasi tersebut tetap berada di tempatnya dan tidak seekorpun di antara mereka yang berusaha mendahului bebek lainnya yang ada di depannya.

  • Pemandangan ini mengingatkan saya pada ungkapan sinis yang kerap kita dengar terkait dengan etika yang buruk saat mengantre di depan kasir atau di tempat lainnya yang mengatakan, “Bebek saja bisa antre!”

  • Tentu saja ungkapan ini tidak enak didengar, namun kita dapat belajar banyak nilai positif dari pola iring-iringan kawanan ternak bebek berkenaan dengan budaya antre yang baik. Berikut ini adalah beberapa hal di antaranya.

  • Penghargaan dan penghormatan terhadap hak orang lain

  • Ketika kita sedang berada dalam antrean kita belajar untuk mengembangkan sikap penghargaan dan penghormatan terhadap hak orang lain yang lebih dahulu dari kita. Selain itu kita juga belajar untuk mengendalikan sifat egois serta rasa ingin didahulukan yang ada dalam diri kita.

  • Pengelolaan waktu dan disiplin diri

  • Bila kita ingin berada di bagian depan antrean, kita harus belajar mendisiplinkan diri soal waktu serta sikap antisipatif dengan cara datang lebih awal.

  • Kesabaran

  • Bila kita berada di antrean paling belakang, kita melatih diri dan belajar bersabar untuk menunggu giliran kita. Kesabaran merupakan salah satu kualitas karakter yang tidak tumbuh begitu saja dalam diri kita. Upaya dari diri kita diperlukan untuk melatih dan mengembangkan kesabaran. Salah satu cara untuk melatih kesabaran adalah dengan tetap berada di tempat kita saat kita sedang berada dalam antrean.

  • Advertisement
  • Sopan santun, etika, dan budaya rasa malu

  • Ketika kita berada dalam antrean, kita belajar untuk mengembangkan budaya rasa malu saat kita secara tidak etis hendak mendahului dan menyerobot barisan. Bilapun kepentingan kita benar-benar mendesak, paling tidak kita dapat meminta izin secara sopan dan beralasan untuk didahulukan, kepada orang lain yang berada di depan kita.

  • Tanggung jawab dan sikap konsekuen pribadi

  • Budaya antre mengajari kita untuk bertanggung jawab dan menerima konsekuensi dari keterlambatan yang mengharuskan kita untuk berada di bagian belakang.

  • Sosialisasi dan interaksi

  • Kita dapat menggunakan kesempatan saat berada dalam antrean untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang-orang di sekitar kita dengan cara bertegur sapa dan mengobrol bersama mereka. Hal ini juga dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi dampak dari rasa bosan ketika kita sedang menunggu dalam antrean yang panjang.

  • Hal-hal yang berkenaan dengan budaya antre yang baik tidak terbatas pada poin-poin yang dibahas dalam tulisan ini. Banyak aspek lainnya yang dapat kita gali guna meningkatkan nilai anutan serta kualitas pribadi kita. Budaya antre yang baik dimulai dari keluarga, dan pada akhirnya akan menjadi cerminan tingkat kemajuan peradaban masyarakat kita. Mengantrelah dengan sopan!

Bagikan pada teman dan keluarga..

Setiaman Zebua is a native of Nias, Sumatra Utara,now living in Bekasi, Jawa Barat, Indonesia, and working for a family owned catering business. He is a father of two. Email me: zebuase@gmail.com

Angon Bebek - Enam Hal yang Dapat Kita Pelajari dari Pola Iring-Iringan Kawanan Ternak Bebek

Pemandangan ini mengingatkan saya pada ungkapan sinis yang kerap kita dengar terkait dengan etika yang buruk saat mengantre di depan kasir atau di tempat lainnya yang mengatakan, “Bebek saja bisa antre!”
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr