Kiat menolak tawaran kartu kredit dengan halus dan pantas

Tidak jarang orang merasa frustrasi dan pada akhirnya memaki-maki operator yang menelpon menawarkan kartu kredit. Padahal masih banyak cara lain yang dapat dilakukan loh.

582 views   |   1 shares
  • "Entah mengapa setelah membuka pinjaman kartu kredit, banyak bank lain yang terus menerus menelepon saya, menawarkan kartu kredit dengan berbagai macam kelebihan. Sekali, tidak masalah dua kali boleh saja. Tetapi jika sudah sering kali, saya jadi menjadi kesal dan terganggu." Tutur Anita, seorang ibu rumah tangga yang merasa putus asa dengan operator kartu kredit yang kerap mengganggunya.

  • Pengalaman Anita mungkin saja juga Anda alami. Banyak orang yang mengalaminya menanggapi hal ini dengan biasa saja, tetapi tidak sedikit yang merasa kesal dan sangat terganggu dengan tawaran kartu kredit yang sering kali muncul di jam-jam istirahat. Pada akhirnya seringkali Anda harus memarah-marahi pihak telemarketer yang menawarkannya kartu kredit.

  • Sebenarnya tidak perlu sampai harus memaki-maki orang lain di telepon. Begini kiat menolak tawaran kartu kredit dengan cara yang halus dan pantas yang dapat Anda lakukan:

  • 1. Tidak perlu mengangkat telepon

  • Jika Anda mendapatkan telepon dari nomor yang tidak dikenal, sebaiknya jangan diterima. Bisa jadi telepon tersebut berasal dari marketing kartu kredit. Jika memang penelpon tersebut merasa penting berbicara dengan Anda, kemungkinan besar ia akan mengirimkan pesan agar dapat berbicara dengan Anda. Untuk itu, tidak perlu mengangkat telepon dari nomor asing ya.

  • 2. Tanyakan dari mana mereka mendapat nomor Anda

  • Jika Anda menerima telepon dari marketing yang ingin menawarkan kartu kredit, tanyakan dari mana mereka mendapatkan nomor telepon Anda. Jika mereka tidak dapat menjawab, cukup jelaskan "Maaf saya tidak dapat menerima telepon ini jika informasinya tidak jelas." Dengan begitu, mereka tidak akan berani lagi menelpon Anda untuk menawarkan kartu kredit.

  • 3. Katakan "Tidak, terima kasih. Saya masih belum berminat"

  • Saat pertama kali Anda tahu bahwa orang yang melepon ingin menawarkan kartu kredit, langsung saja katakan "Terima kasih, saya masih belum berminat." Dengan begitu, mereka tidak akan berpanjang lebar lagi menjelaskan serangkaian penawaran yang telah disiapkan bagi Anda dan mengakhiri pembicaraan tersebut.

  • 4. Alasan sudah memiliki cukup kartu kredit

  • Anda juga bisa menggunakan alasan ini untuk menghentikan orang menawarkan kartu kredit. Ketika Anda mengatakan, "Terimakasih, saya sudah memiliki cukup kartu kredit" mereka akan memahami bahwa Anda tidak sedang membutuhkan kartu kredit tambahan.

  • 5. Maaf saya sedang sibuk

  • Alasan terakhir ini paling sering digunakan dan cukup ampuh untuk menghentikan obrolan secara halus. Ketika Anda menerima telepon dari si penawar kartu kredit, bilang saja "Maaf ya, saya sedang sibuk." Mereka akan mengerti bahwa Anda sedang tidak ingin diganggu.

  • Advertisement
  • 6. Ekstra hati-hati dalam menjawab

  • Dan terakhir, selain menolak secara halus tawaran kartu kredit Anda juga harus ekstra hati-hati menjawab pertanyaan yang diajukan karena percakapan Anda direkam. Jika Anda tidak menginginkannya sebisa mungkin hindari memberikan pertanyaan dan pernyataan yang berlebihan. Pertegas bahwa Anda tidak ingin menerima tawaran apapun yang berhubungan dengan kartu kredit.

  • Sebaiknya hindari berkata kasar dan membentak para operator kartu kredit. Selain karena pembicaraan Anda direkam, mereka pun hanya para pencari nafkah yang sedang melakukan pekerjaan. Semoga Anda tidak lagi merasa terganggu dengan para operator kartu kredit, lewat tips di atas ya.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

Kiat menolak tawaran kartu kredit dengan halus dan pantas

Tidak jarang orang merasa frustrasi dan pada akhirnya memaki-maki operator yang menelpon menawarkan kartu kredit. Padahal masih banyak cara lain yang dapat dilakukan loh.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr