Pentingnya seleksi dokter spesialis anak untuk si kecil

Apa saja sih kualifikasi ketika memilih dokter spesialis anak yang terbaik untuk anak saya?

216 views   |   2 shares
  • Sebelumnya, perbolehkan saya berbagi sedikit tentang pengalaman saya berinteraksi dengan dokter spesialis anak (DSA) dari anak semata wayang saya—yang terus terang, jauh dari mulus.

  • Pada dasarnya saya ini memang orang yang lebih memilih untuk simple dalam berbagai hal, dan kebetulan soal memilih dokter untuk anak, saya pun tidak terlalu ambil pusing. Sejak si kecil lahir sampai ia berusia hampir 8 bulan sekarang, DSA-nya adalah dokter yang juga menangani sejak anak saya lahir—yang sekaligus merupakan rekomendasi dari dokter kandungan yang menangani saya sepanjang kehamilan hingga persalinan.

  • Tapi, yang perlu diketahui adalah, saya dan suami sesungguhnya tidak cocok dengan DSA kami sejak pertama kali bertatap muka. Tapi, lagi-lagi karena kami tidak terlalu memusingkan itu, hingga kami tetap berkonsultasi dan memenuhi jadwal imunisasi si kecil selama ini.

  • Keputusan 'berpindah ke lain hati' akhirnya harus diambil. Yaitu ketika si kecil demam tinggi hingga hampir satu minggu dan selama itu pula dokter kami sama sekali tidak bisa menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Mulai dari apa penyebab demamnya, tindakan apa yang harus dilakukan sehingga hanya membuat kami semakin bingung.

  • Di titik inilah saya memutuskan pindah ke DSA lain yang (kebetulan) memang selama ini menjadi idola di rumah sakit tempat kami berobat. Antreannya selalu panjang. Namanya bahkan selalu terdengar di setiap kali kami kontrol ke DSA kami.

  • Dari pengalaman inilah, saya ingin berbagi. Apa saja sih, yang menjadi pertimbangan ketika kita menjatuhkan pilihan soal kepada siapa kita berkonsultasi tentang kesehatan anak?

  • 1. Membuat anak merasa nyaman

  • Sejak pertama kali kunjungan, cocok atau tidaknya Anda dengan DSA Anda bisa diukur. Perhatikan bagaimana cara dokter menangani buah hati Anda. Semakin nyaman Anda dan anak terhadap dokter, berarti semakin layak dokter tersebut Anda andalkan.

  • 2. Harus bisa dipercaya

  • Ketika Anda menyambangi dokter lantaran ada keluhan dari kesehatan si kecil dan dokter memberikan saran atau tindakan, tidak ada perasaan khawatir dan keraguan di dalam hati Anda. Jika Anda masih merasa tidak percaya dan khawatir bahwa diagnosisnya tidak tepat, itu bisa menjadi 'alarm' bahwa Anda berada di tangan dokter yang salah.

  • 3. Mampu membantu Anda merawat si buah hati

  • Memiliki dokter spesialis anak yang dapat diandalkan tentu bisa meringankan beban kekhawatiran Anda dalam merawat kesehatan si kecil. Jika selama ini Anda tidak merasa terbantu dalam hal mengasuh dan merawat anak Anda dalam hal kesehatannya, itu tandanya Anda masih harus menyeleksi DSA untuk anak Anda.

  • Advertisement
  • 4. Ramah dan sabar

  • Selain mampu membuat anak merasa nyaman, lihat juga bagaimana keramahan dokter anak tersebut kepada staf di klinik dan keluarga pasien. Perhatikan pula bagaimana dia menangani keluhan Anda dan anak Anda. Penting kiranya bahwa sang Dokter memiliki kesabaran lebih banyak dalam mendengarkan keluhan pasien. Satu lagi yang krusial adalah mengenai apakah si Dokter mudah dihubungi bila si Kecil mendadak sakit di luar jam praktiknya.

  • 5. Tempat praktik yang nyaman

  • Perhatikan ruang tunggu yang disediakan. Selain harus nyaman, ruang tunggu hendaknya aman bagi si Kecil. Selain itu, perhatikan pula berapa lama Anda harus menunggu dokter menangani pasien lain. Jangan lupa untuk memperhatikan kenyamanan dan luas tempat parkir juga.

  • 6. Kualitas pengetahuan yang mumpuni

  • Antrean yang panjang di tempat praktik dokter bisa menjadi penanda paling sederhana bahwa ia telah menjadi dokter 'favorit' pasien. Tidak ada salahnya untuk bertanya kepada pasien dokter tersebut di saat Anda sama-sama berada di ruang tunggu praktik-mengapa mereka memilih untuk rela mengantre dan berkonsultasi dengan dokter yang bersangkutan. Dari sana Anda bisa mendapatkan bahan pertimbangan tambahan dalam menyeleksi DSA pilihan Anda.

  • 7. Tidak segan memberikan informasi

  • Dokter yang bersedia memberikan informasi tanpa harus banyak ditanya tentu akan lebih memudahkan Anda dalam memperoleh informasi. Dokter yang baru menjawab hanya ketika ditanya, bisa dikategorikan sebagai dokter yang 'pelit informasi'. Karena itu, cobalah untuk memasukkan poin ini dalam syarat kualifikasi Anda dalam mencari DSA untuk di kecil.

  • Nah, untuk Anda orangtua baru yang masih memilih DSA untuk si kecil, mungkin pengalaman pribadi saya di atas bisa menjadi catatan Anda. Jangan pertaruhkan kesehatan anak kepada seorang yang ahli namun tidak bisa membantu Anda secara sepenuhnya. Semoga bermanfaat.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Lulus sebagai Sarjana Sastra dan menjabat sebagai Content Manager www.keluarga.com. Wiwin mengawali kariernya di media cetak harian nasional tertua di Indonesia, mengasah kemampuannya sebagai jurnalis mulai dari reporter junior hingga editor senior di beberapa majalah gaya hidup asing dan lokal Indonesia.

Situs: http://wiwinwiw.wordpress.com

Pentingnya seleksi dokter spesialis anak untuk si kecil

Apa saja sih kualifikasi ketika memilih dokter spesialis anak yang terbaik untuk anak saya?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr