Bagaimana Menjalani Kehidupan Pernikahan yang Bahagia

Sebuah pernikahan yang bahagia tidak datang begitu saja karena kita telah mengucap janji “saya bersedia.” Dibutuhkan usaha dari suami dan istri untuk mewujudkannya.

23,184 views   |   28 shares
  • Sebuah pernikahan yang bahagia tidak datang begitu saja karena kita telah mengucap janji "saya bersedia". Dibutuhkan usaha dari suami dan istri untuk mewujudkannya. Berikut adalah 6 saran untuk membantu membuat sebuah hubungan yang paling berharga yang pernah Anda miliki.

  • Dalam bisnis, perusahaan akan menjadi sukses sebagaimana kesuksesan pemimpinnya, jika sebuah perusahaan memiliki pemimpin yang tidak efektif, maka perusahaan tersebut tidak akan menjadi efektif juga. Ambil contoh dari perusahaan Continental Airlines. Perusahaan penerbangan tersebut dianggap sebagai perusahaan penerbangan terburuk di Amerika pada akhir tahun 1980 an. Namun, pada tahun 1994 mereka merekrut Gordon Bethune sebagai presiden perusahaan mereka, dan pada tahun 2000 mereka dinobatkan sebagai maskapai penerbangan terbaik di Amerika (Lihat buku From Worst to First karya Gordon Bethune).

  • Perputaran tersebut terjadi karena faktor kepemimpinan. Demikian juga dengan keluarga dapat dikatakan berhasil atau sukses sebagaimana pemimpinya sebagai orang tua, kita memimpin keluarga kita. Namun kita tidak dapat memecat anak-anak kita, tetapi kita dapat memastikan bahwa kita melakukan tugas kepemimpinan kita dengan baik.

  • Sebuah pernikahan yang bahagia tidak datang dengan begitu saja karena kita telah mengucap janji "saya bersedia". Selain dari itu, dibutuhkan upaya baik dari suami dan istri untuk mewujudkan kebahagiaan tersebut. Namun, demikian dengan adanya usaha yang dilakukan dan dengan banyak pengertian, pernikahan dapat menjadi sebuah hubungan yang paling berharga yang pernah Anda miliki. Darimana Anda dapat memulai? Dalam lautan luas akan nasihat mengenai hubungan, hal ini dapat menjadi sulit untuk diketahui apa hal yang paling penting untuk kita lakukan. Kami akan berbagi 5 hal yang paling penting dalam hubungan pernikahan kami.

  • 1. Mendahulukan kepentingan bersama atau keluarga

  • Bukan menjadi hal yang kedua di dalam prioritas Anda. Tidak di belakang anak-anak Anda. Khususnya tidak juga di belakang orang tua Anda. Pertama, itu dimulai dengan menyisihkan atau memberi jeda waktu pada beberapa hal yang mungkin akan menyita banyak waktu Anda sebelum menikah, seperti mononton film, olahraga, menghabiskan waktu dengan teman-teman daripada dengan pasangan Anda, dan permainan. Kami tahu hal tersebut dengan cepat menjadi kebiasaan normal yang makin lama Anda nikmati. Pasti, kita juga akan menikmati beberapa kegiatan individu, dan adalah hal yang sehat untuk dilakukan, meskipun begitu, kami tidak pernah mengebelakangkan kepentingan bersama. Satu hal yang kecil yang kami lakukan pada bagian ini adalah kapanpun kami berbagi sesuatu yang lezat, kami selalu memberikan potongan pertama kue tersebut kepada orang lain, potongan atau gigitan yang terbaik, dan gigitan atau potongan yang terakhir. Hal tersebut adalah cara yang mudah untuk menunjukkan kepada orang lain bahwa Anda peduli akan kebahagian atau kesenangan mereka lebih dari diri Anda sendiri.

  • Advertisement
  • 2. Saling memberi manfaat dari keragu-raguan

  • Hal ini dapat menjadi hal yang paling sulit. Pasangan Anda adalah seseorang yang mencintai, menghormati, dan menghargai Anda lebih dari orang lain. Dengan demikian, mereka dapat juga menjadi seseorang yang menyembuhkan luka terdalam Anda. Hal ini adalah alami dan diharapkan. Pada saat yang sama, karena ikatan Anda tersebut, Anda dan pasangan memiliki keinginan baik untuk melukis dengan penerangan yang kurang terang. Kamu marah kepada saya ketika saya pulang terlambat sampai di rumah, kamu pasti mencoba untuk menyakiti saya, kamu tidak memberitahu saya ketika kamu sampai di rumah? Sangan terluka! Daripada dengan cepat mengasumsikan yang terburuk, cobalah memutar keadaan dan menanyakan apakah Anda akan sengaja menyakiti perasaan Anda dengan melakukan hal yang sama. Kemudian biarkan masalah itu berlalu.

  • 3. Dengarkan

  • Para suami, ini terutama ditujukan untuk Anda. Istri Anda benar-benar menginginkan Anda untuk mendengarkan mereka. Kami tidak mengatakan, "mengetahui bahwa istri Anda sedang berbicara saat Anda sibuk menonton sepakbola dan benar-benar tidak dapat mendengar apa-apa." Dengarkan dia. Berhenti melakukan pekerjaan yang sedang Anda lakukan, lihat kepadanya, dan dengarkan apa yang dia katakan. Dengarkan dengan seksama sehingga Anda dapat memberikan saran dan tanggapan Anda pada hal yang sedang dia katakan. Dia tidak mau Anda untuk memecahkan solusi dan masalah yang sedang dihadapi (kenyataannya, dia mungkin akan lebih senang jika tidak), dia hanya ingin tahu bahwa Anda peduli dan akan selalu siap membantu jika dibutuhkan.

  • 4. Meluangkan waktu berdua saja

  • Seringnya waktu bersama adalah hal yang mudah ketika anak-anak, teman-teman, dan media menjadi teman atau sahabat karib Anda. meluangkan waktu, berpergian, untuk dapat terhubung satu dan lainnya. Kami senang melakukan perjalanan ke luar kota setiap tahun, walaupun hanya untuk 1 atau 2 malam saja.

  • 5. Jangan sekali-kali mencoba terlibat dalam "membicarakan sesuatu yang buruk tentang pasangan."

  • Sekalipun. Terhadap siapa pun. Dalam hal ini terkadang wanita sering melakukan tindakan yang salah demikian juga pria. Hal ini dapat berdampak SANGAT buruk di dalam sebuah pernikahan. Seringkali Anda mungkin berpikir hal ini sebagai "celah" atau melakukan hal ini karena orang lain juga sering melakukannya dan Anda ingin memiliki hubungan dengan cara yang sama. Hal ini adalah penting terutama ketika Anda berbicara dengan orang tua dan anggota keluarga yang lain. Terlepas dari apakah pasangan Anda mendengar atau tidak apa yang Anda katakan, karena hal tersebut adalah menyakitkan dan tidak setia. Jika Anda mengalami masalah dalam pernikahan Anda, diskusikan masalah Anda dengan pasangan Anda atau jika diperlukan Anda dapat mendiskusikannya dengan orang lain yang tidak akan memihak (mungkin sahabat Anda), walaupun demikian Anda harus tetap berhati-hati akan apa yang Anda katakan dan bagaimana Anda menyampaikannya. Kesetiaan adalah sangat penting dan sekali saja kepercayaan tersebut Anda langgar, maka akan sulit untuk mendapatkannya kembali.

  • Advertisement
  • 6. Pengampunan

  • Pengampunan bukanlah mengenai perasaan. Pengampunan adalah sebuah pilihan. Sebagaimana telah dikatakan di atas, mereka yang kita cintai memiliki kemampuan untuk menyakiti kita, baik dengan sengaja ataupun tidak sengaja, dan karena di dalam pernikahan kita akan selalu bersama dengan pasangan kita baik pagi maupun malam hari, kesakitan kita dapat terus meningkat. Dengan cepat. Jika kita mulai untuk menilai, dan terus saling mengingatkan hal-hal yang sudah dan belum kita lakukan, mengingat kembali hal-hal yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya, kita tidak mematuhi perintah untuk mengampuni dan pada akhirnya kita akan menghancurkan pernikahan kita. Pengampunan tidaklah mudah. Itu tidaklah murah. Pengampunan adalah sesuatu yang mahal yang harganya dan sangat sulit untuk dilakukan, namun jika kita benar-benar memiliki keinginan untuk berhasil, tidak hanya berhasil dalam hubungan pernikahan namun juga berhasil dalam kehidupan ini.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Syane Nathalia dari artikel asli "How to live a happy married life" karya Beau Sorensen.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Beau Sorensen is the COO of First Choice Home Health & Hospice, a health care company in Orem, UT.

Bagaimana Menjalani Kehidupan Pernikahan yang Bahagia

Sebuah pernikahan yang bahagia tidak datang begitu saja karena kita telah mengucap janji “saya bersedia.” Dibutuhkan usaha dari suami dan istri untuk mewujudkannya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr