8 strategi jitu mencegah anak menjadi 'picky eater' dengan makan sehat

Cegah anak menjadi pemilih makanan (picky eater) dengan mengenalkan makanan sehat sejak usia dini.

302 views   |   2 shares
  • Tahukah Bunda, anak Anda mampu belajar hal-hal yang paling sederhana dari kehidupan sehari-hari? Seperti kebiasaan orang tua dalam memberi menu makanan sehat. Tantangan setiap orang tua adalah menghadapi selera makan anak yang berubah-ubah dan banyaknya pilihan produk makanan instan. Tapi jika Anda tetap memperkenalkan makanan sehat dengan gizi yang seimbang sejak dini, hal ini akan membangun kebiasaan yang baik hingga mereka dewasa nanti.

  • Dalam website KFI (Yayasan Kegizian untuk Pengembangan Fortifikasi Pangan Indonesia) dituliskan, gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memerhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan dan berat badan (BB) ideal.

  • Mungkin Anda merasa kerepotan menyiapkan menu makanan sehat dengan gizi seimbang setiap hari. Tapi ketahuilah, semua akan terbayar saat Anda melihat hasilnya pada tumbuh kembang anak, dan bagaimana hal tersebut mencegah si kecil untuk menjadi picky eater atau pemilih makanan.

  • MASAK SENDIRI MENU MPASI

  • Memasak sendiri tanpa MSG, sedikit garam dan gula, akan membuat bayi mengenal rasa asli makanan dibandingkan dengan produk makanan instan.

  • Bagaimana Anda bisa mengetahui kadar gizi pada menu MPASI? Jangan khawatir, saat ini banyak informasi dari buku atau situs yang memberikan resep menu MPASI lengkap dengan perhitungan kandungan gizinya.

  • KELOLA WAKTU MAKANNYA

  • Buatlah jadwal makan utama dan snack secara teratur untuk memahami kapan si kecil merasa lapar dan kenyang.

  • BEBASKAN ANAK DALAM MENENTUKAN MENU MAKANAN

  • Ada saatnya anak merasa bosan dengan menu makanan favoritnya. Bebaskan ia memilih menu sarapan, makan siang dan makan malam, beserta makanan selingannya seperti buah, jus atau biskuit. Saat ia sedang batuk namun bersikeras ingin makan es buah, berikan alternaif menu dan beri ia pengertian yang tepat agar tidak merasa dipaksakan.

  • BELANJA DAN MASAK BERSAMA

  • Belanja ke supermarket adalah kegiatan menyenangkan yang dapat Anda dan anak lakukan. Di sana Anda bisa mengajaknya memilih bahan makanan yang diinginkan sambil mengenalkan bentuk, rasa dan manfaat gizinya bagi mereka.

  • Jangan biarkan ketakutan dapur berantakan menghentikan Anda untuk bereksplorasi di dapur bersama anak. Kegiatan ini bermanfaat melatih sensor motorik anak, seperti mengocok telur. Pastikan tidak ada benda tajam, panas dan berbahaya yang berada di jangkauannya.

  • Advertisement
  • BERI PUJIAN

  • Di depan anak, beritahukan kepada seluruh anggota keluaga bahwa ia telah membantu Anda menyiapkan makanan dengan baik. Lontaran pujian dari banyak pihak tentu akan membuat anak merasa senang, bangga dan bersemangat menghabiskan makanannya.

  • SAJIKAN MAKANAN DENGAN UNIK

  • Untuk membangkitkan selera makan, Anda bisa menyajikan makanan dengan unik dan menarik. Belilah peralatan makan warna-warni atau bergambar tokoh kartun dan superhero favoritnya.

  • Buatlah 'bento' dengan warna, rasa dan tekstur yang menarik, seperti burger berbentuk kepiting, nasi goreng bungkus telur dadar dengan hiasan wajah dari wortel dan rambut dari brokoli.

  • SIAPKAN CEMILAN SEHAT

  • Dimanapun Anda dan si kecil berada, usahakan untuk selalu menyediakan cemilan sehat seperti pisang, gluten free cookies, jus atau smoothies sayuran. Batasi anak mengonsumsi makanan dengan pemanis buatan seperti cokelat, permen dan minuman manis.

  • PEKA AKAN KEBUTUHAN MAKAN ANAK

  • Berikut beberapa kebiasaan buruk orang tua yang sering dilakukan, antara lain:

    • Memaksa si kecil untuk makan makanan yang tidak ia sukai. Hal ini dapat membuat hilang selera makan dan bosan makan.

    • Memaksakan anak untuk harus menghabiskan makanan. Beri porsi makan secukupnya sesuai kemampuan makan anak.

    • Jangan menggunakan makanan sebagai hadiah, hukuman atau untuk mencari perhatian Anda.

    • Membawa anak ke restoran junk food.Pilihlah restoran yang menyediakan menu makanan sehat untuk si kecil.

  • Kebiasaan memberikan anak makanan sehat dengan gizi yang seimbang sejak dini, akan membuat aktivitas makan sehat ini akan berlanjut sampai ia dewasa. Selamat mencoba!

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Setelah melahirkan Raphael, Celerina memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga dan mengurus buah hatinya tanpa bantuan baby sitter. Disinilah ia kemudian menemukan passion-nya yang baru yaitu memasak khususnya menu MPASI (Makanan Pendamping ASI)

8 strategi jitu mencegah anak menjadi 'picky eater' dengan makan sehat

Cegah anak menjadi pemilih makanan (picky eater) dengan mengenalkan makanan sehat sejak usia dini.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr