7 cara sederhana mengajarkan tepat waktu kepada anak sejak masih kecil

Anak harus kreatif dan bebas mengungkapkan pendapatnya, ya benar. Namun tak berarti seenaknya dengan waktu. Sebab, dengan menerapkan manajemen waktu yang baik, segala bakat dan potensinya jelas akan lebih tergali

422 views   |   3 shares
  • Kebiasaan "jam karet" adalah hal yang menyebalkan untuk semua orang. Dan saat sudah dewasa, kebiasaan ini akan sangat sulit untuk berubah. maka dari itu, jika putra atau putri kita masih kecil, mari biasakan mereka untuk selalu tepat waktu. Bagaimana caranya?

  • Yang paling pertama harus ditanamkan untuk membiasakannya tepat waktu adalah; mengajarkan rutinitas. Sebab hanya dengan cara itu yang dapat membangun rasa aman dan kemampuan mendisiplinkan diri sendiri. Ya, karena anak-anak pada dasarnya tidak menyukai perubahan dan agak sulit menerima sesuatu yang baru, kata Jean M. Thomas, M.D., Profesor psikiatri dan behavioral science dari The George Washington University School of Medicine and Health Sciences.

  • Nah, seperti kita juga, cara termudah untuk mengatasi ketidaknyamanan dari berbagai perubahan yakni dengan rutinitas yang telah familiar. Sesuatu yang dapat mereka prediksi. Rutinitas seperti ini akan menjadi dasar terpenting dalam hidup anak-anak untuk menanamkan pentingnya manajemen waktu dan bahkan bisa membuat si kecil mampu mengatasi perubahan sebesar apa pun, sebab anak akan tumbuh dengan rencana di kepalanya, dan menginternalisasi berbagai kebiasaan konstruktif, seperti tertulis di laman AHA Parenting, dari dr Laura Markham.

  • Bagaimana cara melakukannya? Berikut beberapa tipsnya:

  • 1. Biasakan mempersiapkan segala keperluan sejak malam

  • Tas sekolah, baju yang akan dibawa, rencana untuk sarapan. Ajak anak terlibat dalam persiapan ini, jadi mereka pun dapat memilih sendiri bahkan membantu mempersiapkan yang mereka mampu lakukan sendiri.

  • 2. Biasakan mengajak mereka menyusun rencana

  • Untuk awal-awal tak perlu tertulis. Ajak saja si kecil mengobrol saat sarapan. Hari ini rencana ibu akan ke kantor lalu makan siang, dan sorenya harus rapat keluar kantor, misalnya. Lalu tanya rencananya hari ini. Jika bepergian bersamanya pun beritahukan sejak awal, hari ini ke mana saja tujuan bepergiannya. Bahkan jika ia sudah cukup besar, katakan juga jamnya.

  • 3. Ajarkan mengenal jam dan hari

  • Banyak cara menyenangkan untuk mengajarkan hal ini. Apalagi kini banyak juga mainan yang dijual bebas dan berwarna-warni. Jika masih sulit, mengajak anak untuk mulai membangun kesadaran akan waktu. Yang termudah bisa dengan matahari. Sudah terang, berarti siang. Mulai gelap, berarti sore. Lalu berikan jadwal harian si kecil berdasarkan waktu tersebut.

  • 4. Ajak bermain "Berapa lama?"

  • Mungkin yang ini juga terasa sulit. Namun, anak akan semakin mengenal waktu jika ia dapat bermain "berapa lama". Misalnya si kakak ingin memainkan mainan yang sedang dipegang adiknya. Katakan "Hitung sampai 30, dan kamu boleh memainkannya" selain itu, Anda juga bisa membicarakan soal aktivitas rutin dengan durasi "Kalau ke sekolahnya dengan jalan kaki, kita butuh waktu sepuluh menit. Kalau naik sepeda hanya lima menit, lho" bermain dengan stopwatch juga menyenangkan. Berapa lama kamu bisa menahan nafas, misalnya.

  • Advertisement
  • 5. Menentukan prioritas

  • Lima menit sebelum berangkat sekolah, si kecil melihat serial kartun favoritnya di televisi. Tegaskan dia mengenai prioritas. Pergi sekolah dulu, nanti pulang sekolah boleh menonton. Dengan membiasakan si kecil mengenal prioritas, mereka akan tahu caranya mengatur rencana sehingga bisa tepat waktu. Namun, ingat, ini hanya untuk memilih kegiatan yang lebih penting ketimbang yang lain. Bukan memilih cara. Apakah ia ingin mengenakan jaket dulu baru sepatu, biarkan ia yang memilihnya.

  • 6. Menyusun rencana mingguan dengan kalender sederhana

  • Buatkan sebuah kalender sederhana dengan papan tulis, agar bisa dihapus setiap pekan. Jika ia sudah cukup besar, biarkan ia mengisi sendiri kotak-kotak jadwal tersebut. Namun jika ia belum bisa membaca, Anda bisa membantu dengan menyebutkan nama hari dan jadwal kegiatannya. Biasakan menggunakan jadwal tersebut setiap saat agar ia terbiasa. Akan lebih menyenangkan jika Anda mencetak foto-foto kegiatan tersebut dan menempelkannya di kalender, sehingga ia merasa memonitor dirinya sendiri.

  • 7. Berikan Tenggat waktu

  • Karena ia sudah mengerti jadwal, kebiasaan dan rutinitas, maka sesekali ajarkan juga tenggat waktu. "Adek harus mandi, dan pakai baju dalam waktu 10 menit. Sebab jika tidak, kita akan terlambat berangkat ke sekolah.." misalnya. Jangan lupa berikan pelukan dan ciuman jika ia berhasil memenuhi tenggatnya.

  • Dan jangan lupa juga untuk melakukannya sambil bersenang-senang, dan tetaplah membangun koneksi dengan menghindari teriakan-teriakan.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

7 cara sederhana mengajarkan tepat waktu kepada anak sejak masih kecil

Anak harus kreatif dan bebas mengungkapkan pendapatnya, ya benar. Namun tak berarti seenaknya dengan waktu. Sebab, dengan menerapkan manajemen waktu yang baik, segala bakat dan potensinya jelas akan lebih tergali
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr