Bagaimana Berkomunikasi dengan Seorang Narsis

Tanda-tanda, gejala, dan cara mengenali dan pada akhirnya berkomunikasi dengan efektif mengenai kenarsisan.

1,068 views   |   1 shares
  • Narsisme adalah gangguan kepribadian yang dapat didiagnosis dan dicirikan dengan sebagai berikut:

    • Meningkatnya rasa bangga akan diri sendiri dan kemampuan sendiri

    • Kepercayaan diri yang rapuh yang ditutupi oleh penampilan yang terlalu percaya diri

    • Kurangnya pengakuan dari orang lain secara emosi dan kebutuhan

  • Orang dengan kepribadian narsis dapat kesulitan mempertahankan hubungan pertemanan dan berpasangan secara emosional yang mendalam. Mereka sering kali mendominasi atau memanipulasi hubungan yang mereka miliki. Mereka dapat saja menolak baik itu wewenang yang ketat, atau tampak benar-benar pasrah. Namun, hanya di bawah kedok kebaikan. Narsisme dapat menjadi sisi hubungan yang diabaikan dan diperlakukan kasar. Memainkan kedua peran sebagai orang yang dikasari atau korban.

  • Banyak orang menunjukkan beberapa gejala narsisme di aspek yang berbeda dalam kehidupan mereka. Tidak melulu berada dalam ruang lingkup gangguan kepribadian narsisme, tendensi narsistik ini dapat tidak dikenali atau didiagnosa. Kebanyakan karena orang tidak terlalu memiliki keterampilan dalam membaca kepribadian seseorang dan memberikan Anda apa yang mereka pikir Anda perlukan. Ironisnya, sementara mereka dapat bersikap individualistis, orang yang narsis kekurangan kesadaran diri. Semua orang kecuali mereka akan mengenali adanya masalah. Masalahnya adalah mereka.

  • Bagaimana Anda tahu jika Anda berurusan dengan narsis? Seorang yang narsis dapat saja:

    • Individualistis

    • Kurang rasa empati

    • Gagal mengenali atau menghargai perasaan orang lain atau motivasi orang lain

    • Melebih-lebihkan kemampuan mereka yang sesungguhnya, pencapaian, pengetahuan, keterampilan dan altruisme mereka

    • Melihat diri mereka sebagai pribadi yang spesial dan mengharapkan perlakuan yang istimewa

    • Bertindak sok kuasa

    • Mengharap untuk memimpin sementara orang lain harus mengikuti atau setuju

    • Menggunakan orang lain untuk kemajuan pribadi mereka sendiri

    • Terus-menerus mencari perhatian dan penghormatan

    • Percaya bahwa mereka hebat atau lebih baik dari orang lain

    • Meremehkan orang lain dan mengungkapkannya

    • Iri pada keberhasilan dan kekayaan orang lain

    • Percaya bahwa orang lain iri kepada mereka

    • Tampak keras kepala, dingin, dan perhitungan

    • Bersikap kasar atau tidak peduli

  • Advertisement
  • Bagaimana Anda dapat dengan efektif berkomunikasi dengan orang yang secara umum hanya dapat memproses apa yang terjadi dalam hidup dan pikiran mereka?

    • Biarkan mereka berpikir bahwa Anda berfokus pada mereka, namun alihkan perhatian mereka pada perasaan dan pikiran orang lain. Memberikan kepada mereka sudut pandang. Ketika mereka mencoba untuk membawa perasaan mereka atau pikiran mereka kembali ke tengah, hargai, dan alihkan lagi.

    • Ingatkan mereka tanggung jawab dalam masalah dan konsekuensi tindakan mereka. Tidak semua adalah kesalahan orang lain. Meskipun mereka akan mencoba untuk membuatnya terlihat demikian. Dan mereka tidak dapat mengeluh mengenai pilihan yang dengan bebas mereka pilih.

    • Ingatkan mereka akan tanggung jawab mereka untuk menjaga ego mereka, dan mengembangkan rasa percaya diri mereka. Sementara mengimbau mereka untuk mendukung kebutuhan orang lain juga. Tidak perlu membuat seseorang merasa baik, atau merasa apa pun dalam masalah itu, namun dengan menyediakan suasana yang hangat dan diterima bagi orang lain untuk bernaung.

    • Ingatkan mereka perbedaan antara peduli kepada orang lain dan mencoba mengendalikan mereka. Karena apa mereka pikir tidaklah selalu yang terbaik. Dukung dan tunjukkan kepedulian kepada orang lain. Jangan hanya memaksakan nasihat.

    • Mintalah mereka untuk benar-benar mendengarkan, tidak hanya berbicara. Pikirkan bagaimana hal yang dikatakan dapat berdampak sewaktu mereka mendengarkan. Berfokus pada bagaimana topik pembicaraan berdampak pada orang lain.

    • Pastikan untuk memperlihatkan secara langsung perbandingan kehidupan, sikap dan tindakan mereka kepada mereka anggap inferior atau tidak benar di kehidupan orang lain. Mereka dengan mudah mengenali kesalahan orang lain namun jarang memperhatikan, mengakui atau mengambil tanggung jawab dari kesalahan mereka. Jika mereka melakukan hal ini, mereka mungkin tidak akan terlalu berusaha untuk mengubah kesalahan itu, bila ada.

  • Narsisme dalam suatu dinamika hubungan atau keluarga dapat menjadi melelahkan. Itu dapat terasa seperti Anda dan orang ini hidup di dua dunia yang sungguh berbeda. Seseorang mengungkapkan kebenaran dan yang lain melakukan apa pun yang akan memposisikan mereka di atas, melampaui orang yang lainnya. Jangan khawatir. Ada jalan ke luar.

  • Jika Anda berpikir bahwa Anda mungkin berurusan dengan narsisme, cari tahu sebanyak mungkin mengenai gangguan dan tendesi tersebut. Kemudian, selidiki beberapa sumber di resources. Itu mungkin berakhir dengan permainan kata yang memang Anda perlukan untuk berurusan dengan orang yang Anda kasihi. Bagaimanapun juga, jika itu menjadi problematika dalam hubungan, dan tampaknya mereka tidak bersedia atau tidak mampu mengakui potensi masalah mereka dan konsekuensinya, carilah nasihat profesional. Seorang psikologi akan dapat membantu menuntun dan mengarahkan Anda melalui jenis potensi masalah dan menstabilkan hubungan Anda. Yang lebih baik lagi, membantu Anda mengendalikan dan membersihkan masalah itu bersamaan.

  • Advertisement
  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Sandiakira L. Pagalla dari artikel asli "It's not all about you How to communicate with a narcissist" karya Georgia Lee.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Georgia D. Lee is a graduate of the University of Miami School of Business and founder of www.Spiritual-Life-Skills.com, a multimedia self-help, self-actualization, spiritual education and personal empowerment system.

Bagaimana Berkomunikasi dengan Seorang Narsis

Tanda-tanda, gejala, dan cara mengenali dan pada akhirnya berkomunikasi dengan efektif mengenai kenarsisan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr