Kembalikan bobot tubuh setelah 'kelepasan' sepanjang mudik kemarin. Ini caranya

Opor, rendang, gulai, ketupat, kue-kue manis, es buah dengan sirop, Wuih. Siapa yang bisa menahan diri dari berbagai makanan khas yang dijumpai saat mudik ini? Namun, jika tiba-tiba bobot melonjak, harus bagaimana?

493 views   |   3 shares
  • Saat Lebaran tiba, aneka makanan yang tersaji di meja pasti sangat sulit dilewatkan. Semua makanan yang ada di meja sangatlah menggiurkan. Apalagi setelah sebulan berpuasa, kemudian mudik, aneka makanan yang ada di meja dan pastinya amat dirindukan, ingin dicicipi.

  • Tak masalah sih, apalagi angka timbangan sudah menurun karena sebulan berpuasa. Namun ingatlah, semuanya bisa berantakan lagi ketika Anda makan berlebihan saat Lebaran. Bagaimana tidak, makanan Lebaran banyak yang bersantan dan berlemak. Selain itu, perubahan-perubahan pola hidup dan pola makan saat puasa dan lebaran juga akan menjadi penyebabnya jika tidak siap menghadapinya.

  • "Selama satu minggu lebaran biasanya kan berkunjung ke rumah-rumah, makan makanan enak berkalori tinggi kemudian jam makan jadi tidak teratur. Nah, itulah yang biasanya akan membuat kalori melonjak," kata Marya Haryono, dokter gizi, seperti dilansir dari CNN Indonesia. Hal ini secara otomatis juga memengaruhi metabolisme pada tubuh dan berisiko meningkatkan berat badan dengan seketika.

  • Patut juga diingat bahwa saat puasa di bulan Ramadan, tubuh kita sudah terbiasa tidak makan dari pagi hingga sore hari. Perlahan-lahan tubuh kita melakukan penyesuaian atau adaptasi. Saat Lebaran tiba, tubuh kita seakan-akan dipaksa untuk melahap semua hidangan Lebaran dari pagi hingga malam hari. Jika kita tidak siap dengan kondisi ini, jangan heran berat badan akan langsung naik beberapa hari setelah Lebaran. Itulah sebabnya, kita dianjurkan puasa sunah enam hari setelah Lebaran. Karena setelah enam hari, hidangan Lebaran sudah mulai berkurang.

  • Oleh karenanya, Marya menyarankan untuk tetap melakukan pola makan yang sehat serta mengatur jadwal makan. Upaya ini dilakukan untuk menjaga angka timbangan agar tetap stabil. Selain itu yang terpenting, upaya ini juga akan menjaga kesehatan Anda dalam jangka panjang.

  • Sementara, dokter spesialis gizi klinik dari FKUI RSCM, Inge Permadhi, mengatakan makan banyak saat perayaan hari Lebaran wajar saja. Namun, ini harus disadari bahwa kita harus kembali ke pola makan normal yang tidak berlebihan. "Yang penting jangan lupakan aktivitas fisik, karena kegemukan akan terjadi kalau tidak ada aktivitas fisik. Walaupun di hari raya kita tetap makan normal, tetap lakukan aktivitas fisik rutin," pesannya seperti tertera di laman Dr.Oz Indonesia.

  • Supaya berat badan kita tetap ideal dan tetap langsing setelah Lebaran, ada baiknya anda perhatikan beberapa menu diet Lebaran sehat berikut ini untuk menjaga agar tubuh tetap sehat dan cantik.

  • Advertisement
    1. Jangan makan kuah. Sebisa mungkin jika Anda tetap ingin menyantap gulai, rendang ataupun ketupat dan opor ayam saran saya jangan makan juga kuahnya. Anda cukup makan daging yang tanpa gajih atau lemak dan hindari juga makan kulit ayam karena banyak mengandung lemak.

    2. Jangan makan gorengan. Sebaiknya ganti alternatif selain memasak dengan cara menggoreng dengan cara direbus, dikukus, atau Anda bisa juga coba yang lebih tradisional seperti dipepes.

    3. Buah setiap hari. Lebih baik menyajikan buah-buahan segar yang siap untuk dipotong-potong dari pada buah-buahan yang dicampur dengan minuman es buah yang tentunya pasti ada tambahan gula yang bisa meningkatkan kalori.

    4. Minum air putih lebih banyak. Jangan minum minuman seperti soft drink, minuman sirup buah dan minuman yang banyak mengandung gula lainnya. Perbanyak minum air putih. Jangan hanya seusai makan, namun juga setiap saat. Tidak perlu tunggu datang haus, sebab, haus adalah pertanda tubuh telah mengalami dehidrasi.

    5. Beras merah. Sebaiknya Anda mengganti nasi putih dengan nasi yang berasal dari beras merah, karena beras merah punya tinggi serat dan kalorinya rendah sehingga sangat baik bagi penderita diabetes. Bahkan, tidak perlu makan zat pati sama sekali, dan mengganti karbohidrat dengan sayuran hijau pun akan sangat bermanfaat. Selain menurunkan bobot, juga jauh lebih menyehatkan.

    6. Olahraga. Ini yang terkadang kita sepelekan, 30 menit saja melakukan olahraga seperti jalan kaki sampai berkeringat sudah cukup untuk membakar kalori agar tubuh selalu terjaga dan berat badan tetap langsing dan ideal.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Kembalikan bobot tubuh setelah 'kelepasan' sepanjang mudik kemarin. Ini caranya

Opor, rendang, gulai, ketupat, kue-kue manis, es buah dengan sirop, Wuih. Siapa yang bisa menahan diri dari berbagai makanan khas yang dijumpai saat mudik ini? Namun, jika tiba-tiba bobot melonjak, harus bagaimana?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr