Sisihkan THR untuk investasi dan keperluan masa depan, yuk!

Hari Raya berakhir, Anda pun tak punya cukup uang tersisa untuk menjalani hari sebelum gaji berikutnya tiba. THR bukan hanya untuk foya-foya. Sisihkan juga untuk investasi dan keperluan masa mendatang Anda, ini caranya!

439 views   |   1 shares
  • Tamu yang paling ditunggu menjelang Hari Raya, tak lain dan tak bukan adalah Tunjangan Hari Raya (THR). Suntikan keuangan yang Anda nantikan untuk menambah pundi-pundi demi kebutuhan menyambut Lebaran. Penambahan satu kali gaji di dalam rekening Anda, tak pelak kerap membuat Anda gelap mata. Serta merta THR dibelanjakan untuk berbagai keperluan, tanpa teringat untuk menyisihkannya. Tanpa Anda sadari, Hari Raya berakhir, Anda pun tak punya cukup uang tersisa untuk menjalani hari sebelum gaji berikutnya tiba.

  • Prita Ghozie, perencana keuangan dari Zap Finance, menyarankan untuk membuat alokasi yang tepat terhadap THR yang Anda terima. Komposisinya adalah sebagai berikut :

  • 1. Zakat

  • Salah satu kewajiban umat Islam yang harus ditunaikan sebelum Hari Raya. Sisihkan pertama kali, sekitar 10 persen dari THR Anda. Nantinya, akan ada perhitungan lebih lanjut tentang zakat ini, baik zakat fitrah maupun zakat maal. Selain itu, gunakan juga untuk memberikan sedekah atau membayar zakat yang masih tertunda.

  • 2. Kebutuhan Lebaran

  • Di pos ini biasanya terjadi pembelanjaan di luar kendali Anda. Oleh karena itu, patok pengeluaran tidak lebih dari 50 persen dari THR saja. Dalam pos ini sudah termasuk pemberian THR untuk asisten rumah tangga, sanak saudara, persiapan bahan pangan, pembelian pakaian, dan aksesori Lebaran baru, bila perlu. Jika Anda berminat untuk membeli perangkat elektronik, utamakan produk yang dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas pekerjaan Anda, seperti notebook, ponsel pintar, atau perangkat dapur untuk mendukung bisnis makanan homemade Anda. Singkirkan niat untuk sekadar "ikut tren terbaru" demi gengsi belaka.

  • 3. Persiapan mudik atau perjalanan liburan

  • Sebagai tradisi, perjalanan pulang kampung atau mudik menjadi salah satu komponen pengeluaran Lebaran yang patut Anda rencanakan. Alokasikan sekitar 20 persen THR Anda untuk transportasi dan akomodasi mudik keluarga Anda. Jika masih kurang, Anda dapat mengambil porsi pos kebutuhan Lebaran untuk menutupi kekurangannya.

  • 4. Dana darurat

  • Hari Raya usai, kantong pun ikut kempes. Fenomena yang sering terjadi dalam perjalanan keuangan Anda? Saatnya Anda persiapkan dana darurat, sebagai cadangan kas hingga tiba hari gajian berikutnya. Anda dapat mengambil 10 sampai 20 persen THR Anda dan menempatkannya di rekening terpisah.

  • Advertisement
  • 5. Persiapan Idul Adha

  • Dengan dua bulan tersisa, Anda dapat menyisihkan 10 persen THR Anda untuk persiapan dana qurban Idul Adha Anda. Selain memperingan, Anda dapat mengamankan gaji Anda nantinya untuk keperluan lainnya.

  • Selain untuk pengeluaran-pengeluaran di atas, Anda juga dapat menambahkan dua aspek lain dalam alokasi THR Anda, yaitu :

  • 1. Pelunasan hutang

  • Tambahan penghasilan berupa THR dapat Anda manfaatkan untuk mengurangi jumlah hutang Anda. Anda dapat mengambil 10 sampai 20 persen untuk membayar tagihan kartu kredit atau hutang lain seperti cicilan barang elektronik, kendaraan, atau pinjaman pribadi lainnya. Pelunasan hutang konsumsi seperti ini sangat penting, karena ada kemungkinan Anda akan menggunakan kartu kredit di masa Lebaran untuk keadaan mendadak atau darurat kala uang kas Anda tidak mencukupi.

  • 2. Investasi

  • Sebuah pos yang maha penting untuk masa depan Anda. Sangatlah bijak jika Anda menyisihkan dana investasi lebih awal saat menerima THR. Ambil setidaknya 10 persen dari THR Anda untuk keperluan di masa mendatang. Akan lebih baik jika Anda dapat merampingkan pengeluaran guna meningkatkan porsi investasi Anda.

    • Beberapa tujuan investasi yang dapat Anda tetapkan di antaranya dana darurat (dengan target 6 kali penghasilan bulanan Anda), biaya pendidikan anak, dana pensiun, dan perjalanan suci (umroh atau haji).

    • Instrumen investasi yang Anda gunakan, sebaiknya mengarah kepada investasi jangka pendek hingga menengah, yang lebih mudah Anda cairkan. Beberapa produk yang bisa Anda pertimbangkan di antaranya tabungan, deposito berjangka, dan reksadana pasar uang atau pendapatan tetap. Jika Anda telah memiliki portofolio reksadana sendiri, gunakan sisihan investasi ini untuk melakukan top-up atau menambah rentang produk investasi Anda.

    • Beberapa kalangan menyukai pembelian emas sebagai sarana investasi. Perhatikan baik-baik harga emas di pasaran, karena biasanya menjelang Hari Raya harganya melonjak cukup signifikan.

  • Advertisement
  • Pengendalian diri di bulan Ramadan, tidak terbatas pada nafsu makan, minum, atau amarah. Kontrol diri dalam menggunakan rezeki yang datang berbentuk THR juga tak kalah pentingnya. Asah terus kecerdasan finansial Anda dengan mengetahui pasti tujuan dan kondisi keuangan Anda. Tambahkan dengan pengetahuan pengelolaan keuangan praktis yang dapat Anda gali dari berbagai sumber.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Sisihkan THR untuk investasi dan keperluan masa depan, yuk!

Hari Raya berakhir, Anda pun tak punya cukup uang tersisa untuk menjalani hari sebelum gaji berikutnya tiba. THR bukan hanya untuk foya-foya. Sisihkan juga untuk investasi dan keperluan masa mendatang Anda, ini caranya!
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr