'Toples Kebaikan'. Cara efektif dan menyenangkan untuk ajarkan anak berbuat baik

Trik yang satu ini ternyata berhasil meredakan ‘perang dunia’ yang diciptakan anak-anak di rumah. Bagaimana caranya?

391 views   |   7 shares
  • Anak saya memang baru satu. Tapi, selama bertahun-tahun sebelum kehadiran si kecil, hidup saya sudah diramaikan dengan kehadiran keponakan-keponakan yang lucu. Atau, 'lucu' (dalam tanda petik).

  • Dari pemandangan yang saya lihat, saya menyimpulkan bahwa perbedaan usia yang cukup jauh ternyata tidak membuat mereka jauh dari aksi-aksi perseteruan. Terkadang si kakak yang tidak rela gadget-nya dipinjam si adik, atau si adik yang seringkali tidak peduli dengan amarah si kakak dan sengaja memancing emosi.

  • Belum lagi, tidak jarang adegan ini selalu berakhir dengan orangtua yang ujung-ujungnya terkesan seolah selalu membela si adik. Akhirnya kakak merasa terpojok dan kecewa.

  • Perserteruan terjadi berulang-ulang. Tiada hari tanpa 'perang dunia'.

  • Suatu kali saya teringat dengan dengan trik yang dituliskan oleh ibu tiga anak bernama Meghan di dalam blog pribadinya. Trik menyenangkan ini berhasil meredakan 'perang dunia' di rumahnya; 'Toples Kebaikan'.

  • Bagaimana caranya?
  • Sediakan 1 toples kaca atau plastik (yang penting transparan) dan pernak pernik bekas hiasan.

  • Biarkan kakak memilih warna pernak perniknya, misalnya kuning. Kemudian, untuk setiap kebaikan yang dilakukan, maka ia berhak memasukkan pernik miliknya ke dalam toples. Lakukan langkah yang sama kepada adik. Ingat, metode ini adalah metode kerjasama. Mereka harus berlomba membuat toples penuh.

  • Anda-pun harus ingat untuk konsisten memberikannya pernik untuk dimasukkan ke dalam toples setiap satu kebaikan berhasil dilakukan hingga toples berhasil penuh.

  • Jika sudah penuh?

  • Ingat, anak-anak cenderung lebih mengerti jika diberikan 'reward' yang konkret. Tanyakan pada mereka, apa yang mereka inginkan jika Toples Kebaikan mereka sudah penuh. Seperti yang dikatakan anak sulung Meghan, ia ingin dibelikan cupcake favoritnya jika berhasil memenuhi isi toples dengan kebaikan-kebaikan.

  • Setelah kesepakatan dibuat, jelaskan kepada anak-anak tentang contoh-contoh kebaikan yang bisa mereka lakukan. Misalnya:

    • Membantu adik berdiri ketika terjatuh

    • Berbagi mainan dengan adik

    • Membantu ibu membersihkan meja makan

    • Menyelimuti adik ketika tidur

    • Memeluk adik ketika ia menangis

    • Mengajak adik bermain bersama

    • Jika memberikan pujian, seperti misalnya "Rambut ibu bagus, deh". Memberikan pujian sederhana seperti ini ternyata efektif untuk melatih ego pada anak, lho.

  • Advertisement
  • Kelebihan dari Toples Kebaikan ini adalah, kemampuannya menciptakan dorongan untuk anak berbuat baik. Berdasarkan pengalaman Meghan, eksperimen ini ternyata lebih 'manjur' dibandingkan upaya verbal yang melelahkan. Anak-anak butuh sesuatu yang lebih nyata dibandingkan mereka hanya disodorkan kata-kata perintah dari orangtuanya.

  • Dengan Toples Kebaikan, Anda juga bisa sambil memuji anak lewat kata-kata.

  • "Wah, ibu suka sekali kakak membantu adik mengambilkan botol susunya ketika adik berusaha meraihnya di ujung meja. Nah, kakak berhak mengisi satu bola pernik ke dalam toples!"

  • "Adik, terima kasih ya sudah membantu ibu mengambilkan piring kotor di meja. Yuk, kita isi Toples Kebaikan-nya!"

  • Salah satu bonus yang didapatkan Meghan dari implementasi Toples Kebaikan ini adalah 'laporan' dari orangtua teman anaknya di sekolah. Ia mengatakan terima kasih karena putri sulung Meghan telah sigap berinisiatif membantu anaknya yang terjatuh di taman bermain.

  • Sebuah cara sederhana yang mampu membawa hasil menakjubkan 'kan? Bagaimana dengan Anda? Yuk, dicoba!

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Lulus sebagai Sarjana Sastra dan menjabat sebagai Content Manager www.keluarga.com. Wiwin mengawali kariernya di media cetak harian nasional tertua di Indonesia, mengasah kemampuannya sebagai jurnalis mulai dari reporter junior hingga editor senior di beberapa majalah gaya hidup asing dan lokal Indonesia.

Situs: http://wiwinwiw.wordpress.com

'Toples Kebaikan'. Cara efektif dan menyenangkan untuk ajarkan anak berbuat baik

Trik yang satu ini ternyata berhasil meredakan ‘perang dunia’ yang diciptakan anak-anak di rumah. Bagaimana caranya?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr