Katakan tidak pada utang. Hmm..bisa nggak ya?

Utang terjadi karena kita hidup tidak sesuai dengan penghasilan. Berapa pun penghasilan kita, kebutuhan kita akan lebih besar. Bagaimana menghindari utang?

711 views   |   5 shares
  • Utang terjadi karena kita hidup tidak sesuai dengan penghasilan. Berapa pun penghasilan kita, kebutuhan kita akan lebih besar. Bagaimana menghindari utang? Memang dalam hidup ini ada saja pengeluaran tidak terduga, seperti jatuh sakit, mobil rusak, rumah kebanjiran dan banyak hal lainnya. Bila kita tidak memiliki tabungan untuk biaya tidak terduga, ke mana lagi kita mesti mencari uang untuk membayar pengeluaran seperti itu kalau tidak berutang? Nah, pemikiran seperti inilah yang hendaknya kita hindari.

  • Persiapan adalah kunci untuk menghindari utang. Dengan persiapan yang baik, kita dapat membuat kehidupan ini lebih nyaman. Ada banyak persiapan yang harus kita lakukan sebagai manusia yang bertanggung jawab. Misalnya persiapan menghadapi bencana alam dengan persediaan makanan, persiapan menghindari penyakit pada anak dengan imunisasi, persiapan mengikuti ujian dengan belajar tekun, dan banyak persiapan lainnya.

  • Memang bila penghasilan kita sangat kecil, hanya pas untuk makan sehari-hari, bagaimana kita dapat mengatasi kebutuhan hidup lainnya? Untuk ini kita kembali harus melakukan persiapan dengan menuntut ilmu sebanyak mungkin. Paling tidak dengan cara itu kita dapat mengasah otak guna mencari jalan keluar ketika kehidupan dihimpit oleh beban pengeluaran tidak terduga. Bukan dengan cara mencari utang, melainkan dengan cara memperoleh penghasilan tambahan. Utang mendatangkan stres dan harus kita hindari sebaik mungkin dengan bekerja keras.

  • Di negara maju seperti AS, utang merupakan keharusan untuk menunjukkan bahwa kita memiliki kemampuan untuk membayar dan bertanggung jawab dalam hal itu. Tanpa sejarah utang yang biasanya berbentuk kartu kredit, kita tidak bisa memperoleh utang untuk membeli rumah. Inilah salah satu penyebab dari kebiasaan berutang pada orang-orang di negeri paman Sam. Orang yang bijaksana hanya akan menghalalkan satu utang, yaitu ketika membeli rumah. Untuk itu, mereka membina sejarah kredit dengan memiliki satu atau dua kartu kredit yang mereka bayar penuh setiap bulan.

  • Kesimpulan dari hal-hal di atas, kita dapat menghindari kejaran hantu utang dengan 3 cara:

  • 1. Persiapan yang masak

  • Timbalah ilmu semasa muda, baik secara formal seperti bersekolah, maupun secara tidak formal seperti mengambil kursus atau belajar sendiri bagaimana cara menjahit, memasak, membetulkan mobil rusak dan banyak keterampilan lainnya. Ajarkan kepada anak-anak bidang apa yang kita kuasai dan berilah kesadaran kepada mereka pentingnya persiapan bagi masa depan mereka.

  • Advertisement
  • 2. Menyusun anggaran

  • Berapa pun yang kita hasilkan tidak akan pernah cukup bila gaya hidup kita "lebih besar pasak daripada tiang." Dalam kehidupan modern ini, banyak tuntutan yang sebetulnya bukan kebutuhan. Inilah yang harus kita bedakan. Apakah yang ingin kita beli itu hanya keinginan atau memang benar-benar sesuatu yang kita perlukan? Kita perlu telepon, terutama dalam keadaan genting, kita membutuhkan kontak dan ini harus dilakukan dengan telepon. Tetapi apakah kita memerlukan 4 ponsel bagi setiap anggota keluarga? Jika kita memang tidak mampu, mengapa harus mengeluarkan biaya besar untuk itu? Bahkan mobil dapat digantikan dengan kendaraan umum jika perlu.

  • 3. Membuat tabungan

  • Berapa pun penghasilan kita, biasakanlah untuk menabung. Entah itu untuk persiapan anak kuliah atau untuk berjaga-jaga di saat kita sakit. Kita tidak pernah tahu kapan muncul kebutuhan yang tak terduga.

  • Yuk, atur keuangan kita dengan lebih bijak dan hidup lebih tenang tanpa utang.

Baca, hidupkan, bagikan!

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Katakan tidak pada utang. Hmm..bisa nggak ya?

Utang terjadi karena kita hidup tidak sesuai dengan penghasilan. Berapa pun penghasilan kita, kebutuhan kita akan lebih besar. Bagaimana menghindari utang?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr