Sudahkah Anda mengatakan cinta pada orangtua?

Cinta lebih berarti jika diungkapkan dengan perbuatan. Ya, pasti. Apalagi setiap orangtua pasti mencintai anaknya, begitupun sebaliknya. Namun apakah menunjukkan cinta dengan perbuatan saja, tak perlu mengungkapkannya dengan kata-kata?

254 views   |   1 shares
  • Bukan hal yang aneh lagi, jika keluarga Asia kebanyakan memang tidak saling mengatakan "Aku mencintaimu". Rasa sayang lebih banyak diungkapkan lewat perbuatan, atau pertanyaan-pertanyaan seputar kesehatan dan ungkapan seperti "Sudah makan atau belum?" benar kan? Hal ini bahkan pernah ditulis dalam sebuah artikel di laman dailylife.com.au.

  • Bahwa kenyataannya, orangtua Asia tidak memperlihatkan kasih sayang dengan mengumbar kata cinta, pelukan dan ciuman pada anak-anaknya. Begitupun sebaliknya. Bahkan dalam sebuah tulisan di Global Times mengungkap bahwa anak-anak yang mengatakan "Aku mencintaimu" di telepon, membuat orangtuanya kaget. Reaksi kebanyakan orangtua Asia tersebut malah bertanya "Ada apa?" atau "Apakah kamu sedang mabuk?"

  • Sosiolog dari Peking University, Xia Xueluan menjelaskan; kebanyakan orangtua China memang tidak terbiasa menunjukkan emosi positif, dan lebih sering mendidik anak-anaknya dengan kalimat negatif. Dalam budaya Asia, kata "Aku mencintaimu" adalah sesuatu yang bernilai tinggi dan sarat komitmen tak tergoyahkan, bukan sekadar menunjukkan kasih sayang semata. Karena itu, amat jarang diucapkan.

  • Meskipun demikian, salahkah mengatakan tiga kata tersebut pada kedua orangtua? Tentu tidak dong. Orangtua; seberapa menyebalkannya mereka, tetap saja berusaha keras untuk mendidik dan merawat kita, anak-anaknya. Bagaimanapun bentuknya, mereka berhak mendapatkan penghargaan dan kita wajib menunjukkan rasa sayang. Kenapa? Paul Hudson dari Elite Daily pernah mengungkapkan 8 alasannya:

  • 1. Langkah pertama dalam membangun hubungan baik adalah dengan membuat mereka tahu betapa berartinya mereka dalam hidup Anda.

  • Seharusnya tidak terlalu sulit, kok, untuk mengatakan pada orangtua, betapa berartinya keberadaan mereka, dan betapa Anda berterima kasih juga menyayangi mereka. Inilah yang akan memperkuat hubungan Anda dengan mereka.

  • 2. Tidak ada orangtua yang sempurna, namun ingatlah bahwa kebanyakan dari mereka tidak pernah lelah berusaha.

  • Jika Anda salah satu anak yang beruntung karena memiliki orangtua yang telah berusaha keras untuk merawat Anda dengan sepenuh hati, maka Anda wajib mencintai mereka seperti itu juga. Sebab memang tak semua anak terlahir dari keluarga dengan orangtua yang amat peduli pada perkembangan anak-anaknya. Bersyukurlah.

  • 3. Jangan berasumsi mereka tahu bahwa Anda mencintai mereka.

  • Ya, meski mereka tahu, setiap orang senang kok diingatkan akan sesuatu yang menyenangkan. Menunjukkan rasa sayang lewat tindakan memang lebih baik daripada kata-kata. Namun, setiap orang pasti senang mendengar ungkapan rasa sayang.

  • Advertisement
  • 4. Orangtua Anda takkan ada selamanya.

  • Ingatlah bahwa hanya Tuhan yang tahu soal usia. Anda mungkin tak diberi kesempatan lain untuk mengatakan bahwa Anda mencintai mereka. Jangan mengambil risiko yang berbuntut penyesalan.

  • 5. Kebanyakan orang dalam hidup Anda hanyalah "orang baru"

  • Ya, artinya; dalam hidup kita lebih banyak orang di sekitar yang tak terlalu berarti kehadirannya. Setiap kita pasti bisa menghitung dengan jari, orang-orang yang amat berarti, bukan? Lalu mengapa begitu sulit mengungkapkan cinta pada mereka yang amat berharga untuk Anda?

  • 6. Menyatakan cinta pada orangtua, sesungguhnya baik untuk diri Anda sendiri.

  • Tak hanya menyenangkan mereka, namun juga baik untuk jiwa Anda. Tidak perlu merasa takut akan penolakan, atau merasa malu. Mencintailah, atau tidak usah sama sekali.

  • 7. Menjadi contoh yang baik bagi anak-anak Anda.

  • Jika kini Anda kesulitan mengungkapkan rasa sayang pada orangtua Anda, maka ke depannnya pun Anda akan kesulitan mengatakan "Aku mencintaimu" pada anak-anak Anda. Karena Anda tak terbiasa. Mungkin sekarang tak terasa penting, namun Anda nantinya akan merasakan kebutuhan pengungkapan rasa sayang itu dari anak-anak Anda.

  • 8. Anda tak akan pernah tahu, seberapa beratnya hidup yang mereka jalani.

  • Cobalah melihat orangtua Anda dari sudut pandang bahwa mereka juga manusia biasa, seperti orang lain. Mereka juga pasti mengalami pasang surut kehidupan, dan saat-saat berat yang membuat mereka sulit tersenyum. Kita terbiasa melihat mereka di rumah dalam keadaan baik saja, tanpa pernah tahu apa yang ada dalam benak mereka. Senyum manis, pelukan dan kalimat "Aku mencintaimu" bisa saja jadi satu-satunya hiburan yang mampu membuat hari buruk mereka berubah jadi bahagia kembali, bukan?

  • Jadi, perlu atau tidaknya mengungkapkan "Aku mencintaimu" kepada orangtua, ada di tangan Anda. Tetap bertahan pada budaya Asia yang tidak ekspresif, atau mulai mengubah kebiasaan, pilihan Anda.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Sudahkah Anda mengatakan cinta pada orangtua?

Cinta lebih berarti jika diungkapkan dengan perbuatan. Ya, pasti. Apalagi setiap orangtua pasti mencintai anaknya, begitupun sebaliknya. Namun apakah menunjukkan cinta dengan perbuatan saja, tak perlu mengungkapkannya dengan kata-kata?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr