Hidroponik, hobi baru yang menyenangkan sekaligus bermanfaat

Coba hobi baru ini yuk; menanam dengan metode hidroponik di rumah!

875 views   |   7 shares
  • Keterbatasan lahan di daerah perkotaan seringkali membuat penduduk kota kesulitan untuk bercocok tanam. Tanaman hidroponik dapat menjadi solusi untuk mengatasi kesulitan lahan ini. Selain hemat tempat - teknik bercocok tanam dengan menggunakan media non tanah atau selain tanah ini juga ramah lingkungan, bahkan tanaman jenis ini dapat disusun ke atas sehingga menjadi lebih produktif.

  • Terdapat perbedaan yang signifikan antara cara tanam konvensional yang menggunakan media tanah dan cara tanam hidroponik yang memanfaatkan air sebagai medianya. Contoh tanaman yang sangat mudah untuk ditanam dengan teknik hidroponik adalah jenis tanaman sayuran seperti sawi, tomat, cabai, kangkung, pakcoy, kailan, seledri, kemangi dan sebagainya. Perawatan bagi tanaman hidroponik sendiri cukup dengan cara alami, berbeda dan lebih mudah daripada cara konvensional yang memakai pestisida untuk mengusir hama. Misalnya, untuk menghilangkan kutu cukup gunakan cairan bawang putih yang akan membuat tanaman hidroponik bebas pestisida.

  • Hal yang perlu diperhatikan dalam cara menanam hidroponik adalah media tanam dan nutrisi hidroponik atau pupuk hidroponik, pastikan media tanam cukup poros sehingga air dan nutrisi dapat diserap oleh akar tanaman tapi juga cukup kokoh untuk menopang tanaman hidroponik.

  • Anda siap untuk mulai bercocok tanam hidroponik? Berikut beberapa peralatan sederhana yang perlu Anda sediakan.

  • Benih

  • Sebagian besar tanaman hidroponik dibudidayakan dengan menggunakan biji. Oleh karena itu, pemilihan benih yang baik sangat menentukan keberhasilan dan hasil panen yang akan diperoleh. Jika tidak ingin terlalu repot menyemai benih, Anda bisa membelinya dalam bentuk kemasan sachet yang banyak dijual di toko-toko pertanian.

  • Rockwool

  • Rockwool adalah media tanam pengganti tanah, bentuknya seperti spons yang dipotong persegi sesuai dengan kebutuhan. Alternatif lain jika Anda kesulitan memperoleh rockwool adalah dengan menggunakan media sekam bakar atau cocopeat.

  • Netpot

  • Netpot adalah wadah untuk meletakkan rockwool, netpot juga bisa Anda bikin sendiri dari botol kecil bekas kecap atau gelas plastik yang telah dilubangi bagian bawahnya.

  • Kain flanel

  • Kain flanel berfungsi sebagai "sumbu" untuk menyalurkan cairan nutrisi ke akar tanaman. Kain flanel ini akan diletakkan di bawah netpot dan kemudian ditutupi dengan rockwool.

  • Pipa paralon

  • Pipa paralon berfungsi sebagai tempat meletakkan dan sekaligus media untuk menyalurkan nutrisi tanaman. Untuk hasil yang maksimal pilih atau gunakan paralon dengan ukuran diameter 2,5-3 inch.

  • Advertisement
  • Nutrisi hidroponik

  • Seperti cara tanam konvensional lainnya, tanaman hidroponik sangat membutuhkan nutrisi yang cukup agar pertumbuhannya optimal. Untuk nutrisi hidroponik sendiri saat ini sudah banyak yang menjualnya dalam kemasan sehingga Anda tidak perlu kerepotan mendapatkannya. Namun, jika ingin membuatnya sendiri (dikutip dari Rumah Hidroponik) Anda bisa mempersiapakan bahan-bahan berikut ini:

  • BAHAN

    • Pupuk Urea 1000 gr

    • Pupuk KCL 1000 gr

    • Pupuk NPK 1000 gr

    • Pupuk daun Gandasil atau growmore 50 gr

  • PERALATAN

    • Gunakan ember dengan volume 10 liter atau lebih

    • Drum plastik dengan volumen 50 liter atau lebih

    • Timbangan

    • Alat untuk mengaduk

    • Air sumur atau air sungai (jangan gunakan air PDAM yang mengandung kaporit tinggi)

  • CARA MEMBUAT

  • Pertama-tama yang perlu Anda lakukan adalah menimbang dengan tepat perbandingan masing-masing pupuk yang dibutuhkan, setelah itu tuangkan ke dalam ember dan campur dengan 20 liter air sedikit demi sedikit. Aduk terus hingga campuran tadi larut dan pastikan tidak ada endapan atau pupuk yang mengkristal. Setelah itu, Anda bisa menuangkan larutan pupuk ke dalam paralon dan tanaman hidroponik yang sudah siap tanam (sudah berkecambah) dapat segera diletakkan di dalamnya.

  • Mudah bukan bercocok tanam secara hidroponik? Ada banyak keuntungan yang akan Anda peroleh dengan memanfaatkan metode ini. Jika di awal budi daya Anda masih mengalami kegagalan itu adalah hal yang wajar, jangan mudah menyerah, Anda perlu terus berusaha dan belajar hingga Anda mampu menguasainya dengan baik.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Hidroponik, hobi baru yang menyenangkan sekaligus bermanfaat

Coba hobi baru ini yuk; menanam dengan metode hidroponik di rumah!
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr