Mengalah, bukan berarti kalah. Begitupun dalam hidup berumahtangga

Mengalah memang sulit, tapi mengalah bisa menjadi 'obat' paling manjur untuk menghentikan perselisihan. Sudahkah Anda mengalah?

5,511 views   |   70 shares
  • Kadang-kadang suami istri bentrok hanya karena hal-hal sepele. Mereka membicarakan film yang baru mereka tonton dan mempunyai pendapat berbeda tentang tokohnya, atau mereka ingin membeli barang namun selera mereka berlainan. Mereka saling mempertahankan pendapat dan keinginan sehingga hal sepele tadi dapat menjadi pertengkaran. Mengapa tidak mengalah saja? Ada memang suami yang selalu mengalah karena menghindari keributan. Istri yang seperti ini biasanya mau menang sendiri dan suka menjajah. Jadi bagaimana mengambil jalan tengah supaya rumah tangga damai?

  • Katakanlah si istri yang takut suami karena suaminya suka mengontrol, sehingga dia menurut saja apa kata suaminya, surga nunut neraka katut, kata neneknya. Ini juga bukan keseimbangan yang baik. Salah-salah bukan ikut ke surga atau terbawa ke neraka, tapi tergantung saja di awang-awang hidupnya. Tergantung kepada kepribadian masing-masing, namun seharusnya perkawinan bukanlah arena untuk mengadu kekuatan. Secara bijak suami dapat mengalah bila perlu, begitu juga istri sehingga tidak selalu satu pihak saja yang terus-terusan mengalah.

  • Dalam mengatur urusan lain dalam rumah tangga harus ditemukan keseimbangan, begitu juga dalam menjaga kedamaian rumah. Pikirkan sebelum Anda bertengkar sengit, Apa untungnya bersikeras dalam hal ini? Dalam hal-hal yang besar mungkin perlu berembuk dan pemikiran yang mendalam. Tetapi untuk hal-hal kecil lebih baik mengalah saja, ingat mengalah bukan berarti kalah atau salah.

  • Apa saja keuntungan yang dapat Anda peroleh dengan mengalah:

  • 1. Suasana rumah tangga lebih tenteram, ini sudah jelas. Anda tidak selalu berselisih.

  • 2. Anda dapat memiliki pikiran yang lebih terang untuk hal-hal lain yang lebih penting. Anda berdua dapat menjadi lebih kreatif dan memikirkan kemajuan rumah tangga.

  • 3. Anak-anak juga tidak terganggu karena mendengar perselisihan yang tidak ada habisnya.

  • 4. Dengan suasana yang rukun cinta akan lebih berkembang.

  • Tidak ada rumah tangga tanpa perselisihan, karena dua orang yang mempunyai kepribadian berbeda pasti memiliki lebih dari satu pendapat sesekali. Tetapi bila perselisihan itu berlangsung terus menerus, dapat mengganggu rumah tangga.

  • Bagaimana meredakan perselisihan?

  • 1. Humor dapat dipakai untuk meredakan perselisihan kecil

  • Bila Anda atau pasangan Anda memiliki rasa humor yang tinggi, Anda mungkin jarang membiarkan perselisihan meruncing. Namun jangan dicoba untuk perselisihan yang lebih berat, karena akan berkesan tidak menganggap serius persoalan.

  • Advertisement
  • 2. Komunikasi yang baik

  • Tidak ada yang lebih membantu dalam perselisihan yang berat daripada komunikasi. Dengan berembug, perbedaan-perbedaan dapat diselesaikan dan pasangan dapat berkompromi mengambil jalan tengah.

  • 3. Mintalah nasihat dari orang-orang lebih tua yang dapat memberi nasihat yang objektif

  • Jangan mendengarkan nasihat yang berat sebelah dari teman. Anda harus dapat menimbang sendiri nasihat mana yang lebih berharga bagi keluarga Anda.

  • 4. Berusahalah mempertemukan perbedaan-perbedaan Anda dengan unsur-unsur yang Anda junjung tinggi bersama.

  • Cinta Anda berdua bagi keluarga Anda dan satu sama lain, agama yang Anda yakini bersama, Tuhan yang sama-sama Anda sembah. Tidak ada yang lebih menyedihkan daripada membiarkan perbedaan-perbedaan pendapat meruntuhkan sebuah rumah tangga. Prinsip sebaiknya tidak dijunjung lebih tinggi dari cinta. Karena cinta yang sejati akan mengalahkan rintangan-rintangan seperti itu.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Mengalah, bukan berarti kalah. Begitupun dalam hidup berumahtangga

Mengalah memang sulit, tapi mengalah bisa menjadi 'obat' paling manjur untuk menghentikan perselisihan. Sudahkah Anda mengalah?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr