Merangkak ternyata punya banyak manfaat penting! Apa saja ya?

Saat bayi sudah memperlihatkan tanda-tanda ingin merangkak, maka waktunya menstimulasi mereka dengan rangsangan untuk merangkak maju. Berikut manfaat fase merangkak yang perlu Anda ketahui.

591 views   |   2 shares
  • Saat bayi sudah mampu mengangkat kepalanya sendiri, ini adalah tanda awal ia ingin mulai merangkak. Lengan memiliki kekuatan yang lebih cepat seperti saat bayi menggenggam tangan ibu atau mainan, dibandingkan kekuatan leher dan merangkak.

  • Sebelum membahas tentang stimulasi merangkak pada bayi, sebaiknya bunda memperhatikan fase-fase pertumbuhan otot dan syaraf yang menjadi aspek penting bagi tumbuh kembangnya:

    • Bayi usia 1-6 bulan
  • Pada fase ini, kemampuan melihat pada bayi akan semakin sempurna, sehingga ia pintar melihat ke arah orang atau benda yang ada di depannya. Tidak jarang pula ia ikut tersenyum. Kemudian ia akan semakin pintar menggerakkan kepala, tangan, kaki yang menendang-nendang dan punggung yang mulai kuat untuk duduk. Tentu Anda masih harus menjaganya.

    • Bayi usia 6-10 bulan
  • Saat bayi memasuki usia 6 bulan, kemampuan mengkoordinasikan tangan dan kaki sudah semakin baik. Walaupun ia lebih pintar menggerakkan tangan terlebih dulu ketimbang duduk, namun tidak perlu khawatir karena koordinasinya akan semakin membaik di usia ke-7 bulan. Fase merangkak setiap anak tidak sama, ada yang cepat, ada yang lambat bahkan ada bayi yang tidak melewati fase ini.

  • Pada Juli 2004, The National Science Foundation mempublikasikan hasil riset dari David Tracer, Ph.D., seorang ahli antropologi biologis serta ahli dalam bidang kesehatan ibu dan anak. Riset dilakukan Tracer sejak tahun 1988 kepada ibu dan anak dari suku Au di Papua Nugini.

  • Ditemukan bahwa bayi-bayi suku Au tidak merangkak karena para ibu sering menggendong bayi mereka yang berumur dibawah 12 bulan. Selain digendong bayi juga diletakkan dalam posisi duduk bukan tengkurap, hingga usia bayi tersebut siap untuk berjalan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko bayi terkena parasit dan penyakit diare. Hasilnya, bayi tetap bisa bejalan sesuai dengan umurnya.

  • MANFAAT MERANGKAK

  • Perlu bunda ketahui, merangkak bukanlah fase wajib yang harus dilakukan pada bayi. Merangkak tidak menjadi ukuran yang menentukan kecerdasan anak namun merangkak memiliki banyak manfaat:

    • Merangkak dapat merangsang saraf-saraf motorik yang dapat melatih dan memperkuat tulang punggung (spinal bone) sehingga mampu membuat bayi menopang tubuhnya saat menjalani fase tumbuh kembang.

    • Aktivitas kaki dan tangan yang bergerak berlawanan saat merangkak mampu melatih koordinasi saraf dari otak kanan dan kiri. Saat tangan kanan bergerak ke depan, kaki kiri mengikuti. Selanjutnya tangan kiri bergerak ke depan, kaki kanan mengikuti. Merangkak juga mampu meningkatkan produksi myelin, yaitu zat yang melapisi sel saraf dan membantu otak mengirim dan menerima pesen lebih cepat dan jelas.

    • Setiap gerakan seperti merangkak akan membuat otak lebih efisien dalam mengontrol proses kognitif seperti pemahaman, konsentrasi dan daya ingat serta dapat merangsang kepekaan terhadap visual, sentuhan dan jarak jauh-dekat.

    • Merangkak juga mampu menguatkan leher, otot dan sendi pada semua anggota tubuh dan pergelangan tangan termasuk siku dan bahu bayi. Kekuatan ini pun mampu melatih ia terampil melakukan aktivitas lainnya saat besar seperti berenang, memanjat, melompat dan sebagainya.

  • Advertisement
  • STIMULASI MERANGKAK

  • Saat bayi sudah memperlihatkan tanda-tanda ingin merangkak, saat itu pula waktu yang tepat untuk menstimulasinya. Saat ia duduk, taruhlah mainan yang menarik di hadapannya, sehingga ia tertarik untuk mengambil mainan tersebut.

  • Anda juga bisa bernyanyi atau memanggil namanya dan memintanya untuk merangkak maju menghampiri Anda. Aktivitas ini mampu membantu bayi memahami bahasa dan menstimulsi penggunaan kedua telinganya. Taruhlah benda di belakang badannya sehingga ia bisa merangkak sambil memutar dan menggeser badannya untuk mengambil benda tersebut.

  • Pastikan sekitar tempat bayi duduk dan merangkak sudah bersih, aman dari benda tajam dan nyaman seperti karpet atau alas busa. Hindarkan hal-hal berbahaya yang dapat mencelakakan mereka saat sedang merangkak seperti lantai licin, benda-benda kecil yang mudah tertelan dan lain sebagainya.

Bantu kami menyebarkan

Setelah melahirkan Raphael, Celerina memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga dan mengurus buah hatinya tanpa bantuan baby sitter. Disinilah ia kemudian menemukan passion-nya yang baru yaitu memasak khususnya menu MPASI (Makanan Pendamping ASI)

Merangkak ternyata punya banyak manfaat penting! Apa saja ya?

Saat bayi sudah memperlihatkan tanda-tanda ingin merangkak, maka waktunya menstimulasi mereka dengan rangsangan untuk merangkak maju. Berikut manfaat fase merangkak yang perlu Anda ketahui.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr