5 cara menjadi ibu yang lebih tenang

Menjadi tenang itu penting, lho. Apalagi ketika ibu menghadapi tingkah anak yang terkadang mengejutkan. Bagaimana caranya?

425 views   |   10 shares
  • Anda baru saja kelepasan memarahi anak? Kemudian Anda merasa sangat bersalah atas apa yang telah Anda lakukan sampai Anda menyalahkan diri sendiri lagi dan lagi?

  • Berikut adalah cara mudah untuk menjadi orangtua yang lebih tenang:

  • 1. Kenali amarah Anda

  • Ketika si kecil melakukan kesalahan, Anda pasti mudah kesal. Terkadang, Anda sadar betul bahwa mereka hanya sekadar melakukan hal yang memang kebanyakan anak seumuran mereka lakukan. Di sinilah Anda harusnya bisa memahami bahwa amarah tidak pernah bisa mnyelesaikan apapun. Marah hanya memperkeruh suasana, bahkan bisa menyakiti hati anak-anak kita.

  • 2. Dengarkan dahulu sebelum Anda bicara

  • Kita seringkali berasumsi bahkan sebelum anak kita menjelaskan yang sebenarnya. Terkadang, perilaku yang merepotkan dari anak-anak bisa terjadi karena semata-mata mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Misalnya, mereka penasaran dengan vas bunga cantik di atas meja, kemudian perlahan menariknya dan pecah. Disinilah Anda seharusnya bisa lebih fokus pada alasan mereka melakukan hal tertentu.

  • Caranya, Anda bisa bertanya dengan lembut kepada anak, mengapa ia memecahkan vas bunga. Setelah mendengar alasan mereka, Anda bisa memberitahukan agar mereka tidak mengulang kesalahan yang sama lagi. Mengurangi amarah pada anak dapat pula mengurangi munculnya sifat memberontak pada anak

  • 3. Redamlah

  • Jika emosi terasa ingin meledak, ambillah sedikit waktu untuk mengambil nafas yang dalam dan menjauh sejenak dari anak-anak (jika harus). Meredam emosi membutuhkan waktu yang tidak sebentar, karena itulah lakukan hal ini secara lebih sering agar kendali emosi Anda semakin terjaga.

  • 4. Berbicaralah dengan perasaan

  • Terkadang, sebagai orangtua, kita juga perlu mengutarakan apa yang kita rasakan pada anak kita. "Nak, maafkan ibu ya karena sudah marah padamu dan melewati batas. Ibu tadi kesal sekali karena rumah jadi berantakan lagi."

  • Cara ini juga bisa menjadi salah satu cara membangun komunikasi yang baik dengan anak, karena di depannya Anda mengakui kesalahan Anda.

  • 5. Ambillah waktu

  • Ketika tidak banyak hal memenuhi pikiran Anda, hal-hal kecil seteperti tingkah laku anak yang menjengkelkan pasti tidak menjadi masalah. Tapi kenyataannya pasti sebaliknya. Karena itulah, ada baiknya Anda mencari waktu untuk rehat sejenak dari rutinitas dan beban sehari-hari. 30 menit saja cukup kok untuk menyendiri dan relaks. Dengan demikian Anda bisa (mudah-mudahan) merasa jauh lebih baik dibandingkan terus memaksa diri sendiri untuk bisa melakukan semuanya sendirian.

  • Advertisement
  • Semoga, dengan cara-cara tadi, Anda bisa lebih mudah mengalahkan emosi, lebih tenang dan sukses menjadi ibu yang selalu siap dengan 'kejutan-kejutan' manis dari anak-anak Anda.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Lulus sebagai Sarjana Sastra dan menjabat sebagai Content Manager www.keluarga.com. Wiwin mengawali kariernya di media cetak harian nasional tertua di Indonesia, mengasah kemampuannya sebagai jurnalis mulai dari reporter junior hingga editor senior di beberapa majalah gaya hidup asing dan lokal Indonesia.

Situs: http://wiwinwiw.wordpress.com

5 cara menjadi ibu yang lebih tenang

Menjadi tenang itu penting, lho. Apalagi ketika ibu menghadapi tingkah anak yang terkadang mengejutkan. Bagaimana caranya?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr